Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Artis Nikita Mirzani menangis usai sidang lanjutan kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Nikita mengaku lega karena tinggal menanti vonis yang digelar 28 Oktober mendatang.

Nikita menangis usai menjalani sidang dengan agenda duplik atau tanggapan atas replik jaksa penuntut umum pada Kamis (23/10/2025).

Dia mengaku merindukan keluarga karena sudah sekitar delapan bulan ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Dia berharap majelis hakim memberikan vonis bebas atas perkara pemerasan dan tindak pidana pencucian uang.

Baca Juga Agenda Pembacaan Duplik, Nikita Mirzani: JPU Tukang Sulap | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/625073/agenda-pembacaan-duplik-nikita-mirzani-jpu-tukang-sulap-sapa-pagi

#nikitamirzani #sidangduplik #pnjaksel

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/625215/nikita-mirzani-menangis-jelang-vonis-semoga-hakim-mengadili-seadil-adilnya-indo-update

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kita ke berita lainnya saudara, artis Nikita Mirzani menangis usai lanjutan atau menjalani sidang lanjutan kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang di pengadilan negeri Jakarta Selatan.
00:13Nikita mengaku lega karena kini tinggal menanti fornis yang akan dibacakan pada 28 Oktober.
00:30Nikita Mirzani menangis usai menjalani sidang dengan agenda duplik atau tanggapan atas replik jaksa penuntut umum.
00:39Nikita mengaku merindukan keluarga karena sudah sekitar 8 bulan ditahan di rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
00:45Ia pun berharap Majelis Hakim memberikan fornis bebas atas perkara pemerasan dan tindak pidana pencucian uang.
00:53Nikita Mirzani menangis usai.
00:59Nangis akhirnya selesai.
01:04Tunggu dulu.
01:11Nangis akhirnya selesai ya.
01:17Ini tanggal 28 ini hari yang saya nanti banget setelah kurang lebih 8 bulan.
01:25Akhirnya tanggal 28 ini terserah lagi gitu.
01:28Mudah-mudahan aku gak punya harapan lain selain ke Bapak Hakim yang mulia.
01:33Semoga bijaksana dan bisa mengadili seadilah dinunya.
01:36Sudah kangen banget pengen tidur di kamar sama-sama.
01:44Mudah-mudahan tanggal 28 apa yang aku harapin, yang aku doa selama ini insya Allah terkabur.
01:50Apa yang dijalani nanti menunggu tanggal 28 itu?
01:54Ya menunggu lama sih ya.
01:58Karena ditahan tuh kan waktu yang sebentar.
02:01Satu hari aja tuh udah kayak satu minggu gitu kan.
02:04Jadi ini malah udah mulai kayak melo gitu.
02:09Kayak udah mulai kayak silkus mau selesai masa lagi.

Dianjurkan