00:00Seorang yang berumah tangga warga Dusun Bernung, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran Lampung,
00:09ini mengolah jamu tradisional menjadi minuman kekinian yang tetap menyehatkan.
00:15Siapa sangka, dari olahan sederhana berbahan dasar yang mudah didapat di desanya,
00:20kini justru menjadi ide bisnis yang cukup menguntungkan.
00:23Ada dua varian minuman jamu kekinian yang ia buat dengan nama Chiharu Drink,
00:30seperti kunyit asam dan jahe gula aren, yang pengemasannya menggunakan botol.
00:36Menariknya, jamu ini juga dipadukan dengan krimer,
00:38sehingga menghasilkan rasa yang lebih gurih dan lembut, tanpa menghilangkan hasilnya alaminya.
00:43Anak awal mulanya itu memelihat keadaan sekarang itu kan banyak minuman yang berbahaya,
00:53pewarna, pemanis, buatan.
00:55Jadi saya pengennya bikin minuman yang sehat buat anak-anak, dewasa, remaja.
01:04Jadinya yang familiar di sini kan kunyit sama jahe.
01:09Tapi, apa namanya komentar, jahe sama kunyit itu jamu banget gitu loh.
01:17Jadi tadinya agak, pemasarannya gimana nih,
01:21kalau udah ngomongin jahe sama kunyit kan pasti jamu banget.
01:25Banyak yang nggak seneng gitu, pokoknya yang pikiran pasti pahit gitu kan.
01:28Tapi, kalau jahe ini pakai aren, jadi gulanya itu yang sehat.
01:36Minuman jamu kekinian ini dijual dengan harga terjangkau,
01:40mulai dari 10 ribu rupiah per botol,
01:42dan biasa dipasarkan melalui media sosial dan pameran UMKM.
01:48Kehadiran Ciharudring menjadi bukti bahwa jamu bukan sekedar minuman tradisional,
01:52melainkan dengan sedikit inovasi,
01:54pisau tampil lebih modern dan diterima oleh berbagai kalangan,
01:58khususnya generasi muda yang mulai sadar akan pentingnya hidup sehat.
Komentar