00:00Intro
00:00Mahkamah Agung melalui Badan Urusan Administrasi MA
00:18resmi meluncurkan aplikasi Batara
00:21atau Budgeting and Planning Application
00:23for Transparency, Accuracy and Resource Alignment.
00:26Peluncuran dilakukan 17 Oktober 2025 di Jakarta.
00:31Peluncuran aplikasi Batara dilakukan oleh
00:33Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Sobandi.
00:36Sobandi didampingi menggagas aplikasi Batara,
00:40Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi MA, Sahwan,
00:43dan Pejabat Eselen II Mahkamah Agung.
00:45Hadir pula dalam acara Perwakilan Kementerian Keuangan
00:48dan Perwakilan Kementerian PPN Bapenas.
00:50Dalam sambutannya, Sobandi bilang
00:52peluncuran Batara bukan sekedar peresmian aplikasi baru,
00:56melainkan sebuah deklarasi komitmen Mahkamah Agung
00:58dalam menggeser paradigma tata kelola peradilan
01:01dari sistem manual dan tersebar
01:03menjadi sebuah ekosistem informasi yang terintegrasi,
01:06modern, transparan, dan akuntabel.
01:10Sobandi menambahkan,
01:11Batara adalah simbol nyata dari transformasi digital
01:14yang bertujuan mengintegrasikan secara penuh aspek
01:17perencanaan penganggaran aset dan data kepegawaian.
01:21Dengan integrasi antara perencanaan penganggaran aset dan data kepegawaian,
01:29kita menuju satu data, satu arah kebijakan,
01:34dan satu tujuan.
01:38Meningkatkan kualitas pelayanan peradilan bagi masyarakat
01:43mencari keadilan tujuannya.
01:45Sementara itu, penggagas aplikasi Batara
01:49yang di Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Mahkamah Agung,
01:52Sahwan mengungkapkan keunggulan Batara
01:54yang terletak pada kemampuan merangkai data
01:56yang sebelumnya terpisah
01:57dalam aplikasi e-plans,
02:00e-bima,
02:01e-sadewa,
02:01dan sikap yang tertuang dalam aplikasi Batara.
02:04Kata Sahwan,
02:06Batara akan terhubung langsung dengan sistem penganggaran
02:08dan perencanaan pemerintah pusat,
02:10antara lain aplikasi dari Kementerian Keuangan,
02:12yaitu Sakti,
02:13Span,
02:14Satuja,
02:15dan aplikasi Krisna dari Kementerian PPN Bapenas.
02:18Kita menyatukan data-data yang ada di PPN Bapenas itu
02:22di satu wadah yaitu Batara.
02:25Nah, tujuannya itu untuk mempermudah
02:26dan untuk mempercepat
02:28dalam rangka pengambil keputusan
02:29kalau hal penyusunan anggaran
02:31penggunaan Batara kedepannya itu
02:33akan melibatkan dari Bapenas,
02:35Bapenas,
02:36dan juga dari Kementerian Keuangan,
02:37khususnya Direkturat Jenderal Anggaran,
02:39dan juga setker dari empat lingkungan peradilan,
02:41baik yang ada di tingkat banding
02:42maupun yang ada di tingkat pertama.
02:44Batara mendapatkan respon positif
02:47dari Direkturat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan
02:50dan dari Direkturat Jenderal Badan Perlilan Agama Mahkam Agung.
02:54Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
02:57atas kerja keras
02:58dan juga inovasi yang telah diciptakan oleh Pak Sahwan
03:04terkait dengan Batara,
03:08khususnya atas upaya beliau
03:10dalam meningkatkan pelayanan publik.
03:13Ini membuktikan bahwa
03:15bukan hanya formalitas aplikasi,
03:18tapi ini kerja serius
03:20dalam upaya transformasi digital
03:22yang tadinya beberapa aplikasi berserek-arak
03:26ini disatukan.
03:27Sehingga ini memudahkan kita semua,
03:30terutama pimpinan dalam mengambil kebijakan.
03:34Batara hadir membawa semangat
03:35satu data, satu arah,
03:37yang dimaknai informasi perencanaan
03:38dan penganggaran diolah dari sumber yang sama,
03:40valid dan terstandar.
03:44Serta setiap langkah perencanaan,
03:45penggunaan anggaran mengarah pada satu tujuan bersama,
03:48yaitu peningkatan kualitas pelayanan perlilan
03:50bagi masyarakat pencari keadilan.
03:52Terima kasih.
03:56Terima kasih telah menonton!
Komentar