Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Seorang koki yang telah memiliki pengalaman memasak selama 21 tahun, memilih untuk melepaskan kariernya di restoran dan hotel demi menjadi koki di dapur SPPG yang menyediakan makan bergizi gratis (MBG).

Keputusan itu diambil karena ia ingin menjadi bagian dari program yang memberikan makanan bergizi dan layak bagi anak bangsa.

Memasak beragam makanan sudah menjadi hal yang biasa bagi Rahmat. Dapur telah menjadi bagian dari hidupnya selama 21 tahun sejak ia memutuskan berkarier sebagai koki.

Restoran ternama hingga hotel berbintang pernah menjadi tempatnya bekerja. Namun sejak awal Oktober 2025, Rahmat memilih meninggalkan kariernya di restoran dan hotel untuk menjadi koki di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makassar, yang menyediakan menu makan bergizi gratis bagi ratusan siswa di Kota Makassar.

Di SPPG Manggala, Kota Makassar, Rahmat dan timnya harus memasak menu MBG untuk 16 sekolah, mulai dari tingkat SD hingga TK, dengan jumlah penerima manfaat mencapai 3.200 orang.

Rahmat bergabung dengan dapur SPPG karena ingin memperoleh pengalaman baru dalam pengolahan masakan, sekaligus berkontribusi dalam menyukseskan program MBG.

Dengan semangat dan dedikasinya, Rahmat membuktikan bahwa kontribusi kecil pun dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat luas, sebuah harapan bagi keberlanjutan program yang berfokus pada kualitas gizi dan kesehatan generasi mendatang.

Baca Juga Inovatif! Guru SMA di Karanganyar Buat Aplikasi untuk Awasi Kelayakan Makanan MBG | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/623877/inovatif-guru-sma-di-karanganyar-buat-aplikasi-untuk-awasi-kelayakan-makanan-mbg-sapa-malam

#koki #sppg #mbg #makanbergizigratis

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/623878/tinggalkan-karir-di-hotel-koki-dengan-pengalaman-21-tahun-pilih-jadi-koki-sppg-program-mbg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Seorang koki yang sudah memiliki pengalaman memasak selama 21 tahun
00:04memilih untuk melepas karirnya di restoran dan hotel
00:07untuk menjadi koki di dapur SPPG yang menyediakan makan bergizi gratis.
00:14Keputusan yang diambilnya karena ia ingin ikut menjadi bagian dari program
00:18yang memberikan makanan bergizi dan layak bagi anak bangsa.
00:22Memasak beragam makanan menjadi hal yang umum bagi Rahmat.
00:30Dapur sudah menjadi bagian dari hidupnya selama 21 tahun
00:34saat Rahmat memutuskan untuk berkarir menjadi koki.
00:38Restoran ternama hingga hotel berbintang pernah menjadi tempatnya bekerja.
00:43Namun sejak awal Oktober 2025, Rahmat melepas karirnya di restoran dan hotel
00:48untuk menjadi koki di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Makassar
00:53yang menyediakan menu makan bergizi gratis bagi ratusan siswa di kota Makassar.
00:59Di SPPG Manggala, kota Makassar inilah Rahmat dan timnya harus memasak menu MBG untuk 16 sekolah
01:07dari tingkat SD dan TK yang jumlahnya mencapai 3.200 orang penerima manfaat.
01:14Rahmat memilih untuk bergabung dengan dapur SPPG karena ingin mendapatkan pengalaman baru
01:21dalam pengolahan masakan dan menjadi bagian dalam menyukseskan program MBG.
01:27Mungkin kalau di ruang makan, restoran, maksudnya di hotel, kita memasak buat masyarakat umumnya keluarga.
01:38Tapi kan di MBG kita prioritaskan untuk anak-anak yang akan menjadi calon penerus bangsa.
01:48Kita kolaborasi dengan ahli gizi. Saya dari shape-nya, saya buatkan makanan diutamakan rasa, tampilan dan rasa
02:02terus dinilai sama ahli gizi layak atau tidaknya.
02:06Dengan semangat dan dedikasi yang dimilikinya, Rahmat menunjukkan bahwa kontribusi kecil
02:11bisa memberikan dampak besar bagi masyarakat luas.
02:14Sebuah harapan bagi kesenambungan program yang berfokus pada kualitas gizi dan kesehatan generasi mendata.
Komentar

Dianjurkan