Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
3 Konten dengan Penonton Terbanyak dalam Sepekan

Ini dia 3 konten yang paling banyak ditonton dalam sepekan terakhir menurut versi channel youtube Beritabali.com, terima kasih Semeton atas dukungannya!

Konten mana yang paling Semeton suka? Yuk tulis di kolom komentar dan kasih tahu konten apa lagi yang Semeton mau lihat!

Editor : FDI

#Bali
#AllAboutBali
#BeritaBali
#ViralBali
#TrendingBali
#BeritaViral
#KontenPopuler
#UpdateBali
Transkrip
00:00Tiga konten dengan penonton terbanyak dalam sepekan.
00:04Ketiga, PDAM Badung tambah suplai air bersih ke selatan.
00:09Badung, suplai air bersih ke wilayah Badung Selatan yang mencapai 1000 liter per detik ternyata masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat dan industri, khususnya sektor pariwisata.
00:18Maka dalam upaya mengatasi hal tersebut, menurut Direktur Utama, Dirut, PDAM Badung, Iwayan Suyasa, menyebutkan akan melakukan pembangunan jaringan perpipaan hingga penguatan panel distribusi dalam waktu dekat ini, dari 100 persen suplai air, sekitar 30.
00:36Persennya langsung terserap oleh sektor perhotelan dan industri pariwisata di Badung Selatan, ujar Suyasa saat ditemui di Desa Kapal, Kabupaten Badung, Rabu 3 September 2025.
00:47Dirinya menyampaikan, guna mengatasi persoalan ini.
00:52PDAM Badung menyiapkan langkah strategis dengan penambahan suplai air bersih melalui pembangunan jaringan perpipaan baru, pemasangan pompa tambahan, serta penguatan panel distribusi.
01:02Kami akan tambah pensuplayannya dengan infrastruktur pendukung agar aliran air lebih optimal.
01:08Upaya ini penting mengingat kebutuhan air di Badung Selatan terus meningkat, tutupnya.
01:13Kedua, Bupati Badung dorong pemanfaatan air laut jadi air bersih.
01:19Kalau kita hanya mengandalkan air permukaan, ini kan sangat terbatas kan perjalanan kita.
01:27Apakah gara-gara dengan air ini, kita tidak menyiapkan air?
01:31Kan persoalan lagi kan?
01:33Nah, oleh kerana itu lah, maka sekarang kita coba, coba ubah untuk air-air yang komersial, yang kayak markan Swero tadi, yang tepat bilang.
01:42Kita akan bawa kepada teman-teman yang beriak di komersial juga.
01:47Misalnya ada hotel, kayak bandara, kayak restoran, yang komersial lah.
01:52Tapi kalau air permukaan ini, kita akan mendorong ke masyarakat, ke rumah tangga, sehingga harganya akan bergerak.
01:58Itu yang kita akan lakukan.
02:00Sehingga kalau semakin banyak kita, kebutuhan masyarakat komersial ini kita perlu dengan Swero, itu akan menyebabkan semakin banyak juga air yang bisa arahkan untuk masyarakat.
02:10Kalau sekarang kan tidak, sekarang ini kan air permukaan semua, baik itu hotel, masyarakat, ini berbagi semua.
02:18Nah, inilah yang saya minta agar dilakukan satu perubahan nantinya, melalui menyiapkan duit air baru melalui Swero ini, Swero, apa, air laut, memanfaatkan air laut ini.
02:30Nah, mudah-mudahan dengan seperti itu, ya, apa yang menjadi kekuatan kita terhadap penjalanan air ini bisa kita atasi.
02:36Karena kan air laut tidak pernah habis ya, walaupun memang dari segi prosesnya, ya memang tidak lebih mahal.
02:43Lebih mahal sedikit daripada kita tidak ada air, kan jadi persoalan.
02:47Nah, itulah yang saya tantang pada BDAF untuk segera bergerak.
02:50Kenapa? Karena potensi Badung ini sangat besar, sangat besar, Pak.
02:54Dengan masyarakatnya, Baru Satu Hari juga akan pembangunan akan sebegini masyarakat.
02:58Apalagi kebijakan saya yang fokus ke infrastruktur, otomatis akan meningkatkan carrying capacity kita.
03:04Dengan meningkatkan carrying capacity, otomatis kebutuhan akan akhirnya akan sebegini banyak.
03:08Pertama, Danrem 163 tegaskan komitmen TNI selalu ada untuk rakyat.
03:14Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu,
03:20jajaran Korem 163 Wirasatya siap selalu hadir di tengah-tengah masyarakat serta berkolaborasi dengan pihak terkait.
03:27Sehingga dengan kehadiran TNI diharapkan dapat mengatasi masalah yang dihadapi masyarakat serta bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
03:34Hal tersebut diungkapkan Danrem 163 Wirasatya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra,
03:41pada giat peletakan batu pertama proses pembangunan bantuan bedah rumah tidak layak huni di Desa Belancan,
03:47Kintamani, Bangli, 3 September 2025.
03:52Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi TNI dengan pemerintah Provinsi Bali beserta pihak terkait
03:57dalam mensukseskan program penanganan kawasan kumuh melalui bedah rumah.
04:01Untuk Desa Belancan, Kintamani, akan dibangun sebanyak 16 unit bedah rumah.
04:08Danrem 163 Wirasatya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra mengatakan,
04:14TNI secara rutin akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu pengerjaan bedah rumah warga
04:19yang memperoleh bantuan hingga selesai, dengan menerjunkan anggota dari jajaran Kodim 1626 dan masyarakat.
04:26Melalui program botong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat diharapkan bisa membantu masyarakat kurang mampu,
04:33meningkatkan hubungan harmonis antara TNI dan rakyat,
04:36serta mendukung program pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni.
04:40Sehingga TNI bisa selalu berada di hati masyarakat.
04:44Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memperoleh bantuan bedah rumah.
04:50Karena sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan dalam kehidupan sehari-hari,
04:53dan bisa lebih fokus untuk mencari pekerjaan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
04:59Program penanganan kawasan kumuh yang dirancang Gubernur Bali pada tahun 2025
05:04terdapat sebanyak 212 bedah rumah yang tersebar di beberapa kabupaten di Bali,
05:09sedangkan untuk Kabupaten Bangli RTLH yang mendapatkan bantuan sebanyak 90 unit yang tersebar di Desa Belancan, Serai, dan Mengani.
05:16Diharapkan dengan kolaborasi TNI dan pemerintah serta masyarakat dapat mengatasi masalah perumahan
05:23dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan