Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Iqbal Damanik menegaskan pentingnya kritik terbuka dalam iklim demokrasi sebagai bagian dari hak warga negara untuk melakukan check and balance.
Transkrip
00:00Kita minta semua dilakukan investigasi
00:07Tapi kalau kami perlu pendapat
00:11Paling penting adalah
00:13Kalau tidak ada kurangan atau kritik atau masukan
00:17Mohon disampaikan dengan jalur-jalur
00:21Selama ini sudah kita belum komunikasi
00:25Pemerintah meminta Polri untuk menyelidiki dan menginvestigasi teror yang menimpa influencer atau kreator konten dan aktivis
00:38Usai mengkritik sejumlah program pemerintah
00:40Namun para pengkritik juga diingatkan agar menyampaikan kritik dengan cara yang benar
00:45Masih bersama kreator konten Ramon Doni Adam yang dikenal dengan DJ Doni, Shari Anavita
00:49Serta manajer kampanye iklim dan energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik
00:53Gimana Bu Iqbal?
00:55Kritik dengan cara yang baik gitu ya
00:58Itu mungkin juga bentuk insekuritas gitu ya
01:01Kenapa tuh?
01:03Dalam hal apa?
01:04Kenapa tidak nyaman dengan kritik dan harus dengan cara yang baik
01:08Kritik dalam iklim demokrasi, dalam suasana seperti ini adalah hal yang baik gitu ya
01:14Jadi bukan soal cara yang baik atau tidak
01:16Kritik juga bukan menihilkan kinerja pemerintah
01:20Bukan menihilkan kerja TNI Polri yang di sana
01:23Tetapi kritik adalah upaya bahwa ada kebijakan yang bisa jauh lebih baik gitu
01:28Jadi pada titik parito optimumnya gitu
01:30Mereka mampu dan mereka bisa gitu
01:33Kita tahu misalnya begini
01:35Kompas itu menerbitkan minggu ketiga
01:38Pekan ketiga bencana itu masih terdapat daerah yang terisolir
01:43Dalam pikiran kita adalah
01:45Presiden sudah ke sana dan pekan ketiga masih ada yang terisolir gitu
01:49Artinya kita berpikir bahwa loh pemerintah harusnya mampu dong gitu
01:53Paling tidak mendata daerah-daerah mana saja yang masih terisolir
01:56Dan mereka akan melakukan apa
01:58Tapi kalau kemudian kritik dengan cara yang baik
02:01Ya kritik kita baik gitu ya
02:03Dan menurutku menurut saya tidak ada kritik-kritik yang tidak disampaikan dengan cara yang baik gitu
02:09Dan disampaikan kawan-kawan dan kreator pun aktivis menurut Bang Iqbal ya
02:13Sekeras-kerasnya kritik adalah rasa cinta dan kasih sayang kan
02:17Terhadap bangsa ini, terhadap penyelenggaran negara
02:20Jangan karena kami tidak punya seragam, tidak punya jabatan
02:25Sehingga kritik dianggap mempermalukan negara
02:28Tidak
02:29Kita adalah orang yang sangat cinta terhadap negara ini, terhadap bangsa ini
02:34Dan percaya bahwa ini adalah bangsa yang satu dan bangsa yang tanpa penindasan
02:39Jadi itu yang kita penting
02:42Ada hak warga negara yang harus dipenuhi oleh negara
02:46Dan kita yakin bahwa negara mampu
02:48Jadi gini, APBN itu bukan soal kita bayar pajak saja
02:52Tapi itu dana publik
02:54Nah pejabat-pejabat ini hidup mereka kan dibayar dengan dana publik gitu
02:58Jadi kita punya hak
03:00Untuk check and balance
03:01Untuk mengatakan bahwa
03:03Ketika lu menggunakan dana publik
03:05Maka kita sebagai publik
03:08Yang ketika mereka melakukan kesalahan
03:10Kita lah orang yang pertama kali dirugikan
03:12Oke, nah tadi untuk menjawab soal keamanan
03:15Yang harusnya diberikan
03:16Pemerintah bilang ya Polri investigasi kasusnya udah sampai mana?
03:21Saya masih menunggu hasil
03:22Saya masih percaya kepada teman-teman Polri
03:26Semoga ada hasil yang baik
03:27Ditemukan pelakunya siapa
03:29Agar juga publik juga gak liar pikiran
03:31Ini siapa, ini pemerintah atau siapa segala macam
03:33Ini menurut saya harus dibuka secara lebar
03:36Siapa pelaku sebenarnya
03:37Dan harus ditangkap
03:38Kalau how to-nya
03:40Bagaimana menyampaikan kritik
03:42Itu Bung Doni gimana sih selama ini menyampaikan
03:45Sudahkah di jalur yang menurut Bung Doni
03:47Yaitu efektif, baik, dan rasa sayang sebagai warga negara?
03:51Begini Mbak, kalau dibilang kami mengkritiknya agak keras atau kasar
03:56Sebenarnya kan dimulai ini semua dari pemerintah
03:59Awal mulai saya mengkritik agak kasar dan keras itu kan
04:02Karena saya bercermin dari pemerintah
04:05Rakyatnya cermin dari pemerintah
04:06Ketika ada pemerintah berkata
04:08Kasar
04:09Ada isu Indonesia gelap, kau yang gelap
04:12Ada isu apa lagi
04:13Ada juga pejabat kemengbiadab
04:15Ada hal lain-lain juga banyak Mbak
04:17Jadi sebenarnya kita ini
04:19Para pegiat media sosial ini berbicara kasar
04:21Ini mengkritiknya secara
04:22Bukan mengkritik kebijakannya secara kasar ini
04:25Karena pemerintah juga kasar terhadap
04:27Oke, kalau juga kita lihat
04:29Pro kontra ini
04:30Bajak juga ke Bung Doni
04:32Misalnya kritik
04:32Tapi banyak yang bilang bahwa
04:33Sudah dapet teror ini
04:35Dibilangnya masih playing victim
04:36Atau yang menyamakan itu tulisannya sama dengan tulisan tanah
04:39Tulisan tanganmu
04:40Yang dianggap ini buat ngambil followers aja
04:43Itu gimana?
04:45Sebelum ada teror ini Mbak
04:46Sebelum ada pengleparan Bum Molotov
04:48Floor saya sudah banyak
04:49Saya gak akan mengeksploitasi juga
04:52Saya pengen pansus
04:53Gak juga
04:54Siapa sih yang mau dilempar Bum Molotov Mbak ke rumahnya?
04:56Istri saya lagi hamil 7 bulan loh
04:58Gak ada yang mau Mbak dilempar Bum Molotov
05:00Lalu pertama
05:01Waktu saya posting pertama
05:02Cuma di sosmed aja gak lapor polisi
05:05Akhirnya begitu kedua
05:07Bum Molotov saya lapor polisi
05:08Dibilang kasus saya rekayasa
05:10Ini kan agak aneh
05:11Lapor salah gak lapor salah?
05:12Lapor salah gak lapor salah
05:13Dibilang rekayasa
05:14Ini kan harus dibuktikan
05:15Ketika lu ngomong rekayasa
05:17Ngomongnya jangan di sosmed juga
05:19Ngomong di kantor polisi
05:20Berarti kan
05:21Yang mengatakan rekayasa ini kan
05:24Berarti gak percaya sama Polri
05:25Padahal saya sudah
05:26Belapor ke Polri
05:27Ke polisi
05:27Ini agak aneh juga
05:29Nah kalau Bum Doni sudah lapor ke polisi
05:32Mbak Sherly ada kesulitan untuk melapor
05:34Memutuskan untuk melapor
05:36Apa sih sebenarnya yang jadi keraguan untuk melapor atau tidak?
05:41Ya kalau Sherly memang memutuskan untuk tidak melapor Bang
05:45Karena CCTV yang Sherly dapat itu adalah punya tetangga
05:49Jadi Sherly saat itu belum memasang CCTV di rumah
05:52Dan ketika mengambil CCTV dari tetangga
05:56Otomatis itu ada konsekuensi bahwa tetangga lingkungan juga akan ikut diinvestigasi oleh polisi
06:02Nah keamanan, kenyamanan, kehidup bertetangga itu kan juga perlu dijaga
06:07Itu hal pertama
06:08Hal kedua adalah eskalasi terornya itu untuk Sherly
06:12Ada di tahap dimana belum membahayakan seperti Bang DJ Joni secara keselamatan
06:17Kalau bom Molotov yang seperti Bang DJ Joni ini
06:20Sherly pikir harus dilaporkan ke polisi
06:23Bahkan kalau misalnya ditanya ke Sherly ketika eskalasinya meningkat
06:26Sherly pikir Sherly juga akan melapor ke polisi
06:29Sehingga apa yang dilakukan oleh Bang DJ Joni itu sangat amat cukup
06:33Sekiranya polisi benar-benar menginvestigasi dan mengusut tuntas ini
06:38Karena kalau sampai kita berpikir polisi kita tidak mampu mengusut ini secara tuntas
06:44Wah itu penghinaan terhadap kapasitas polisi kita
06:46Polisi kita itu punya kapasitas dan punya kemampuan untuk mengusut ini secara tuntas
06:53Sherly yakin kalau memang serius
06:56Jadi kalau sampai yang sudah dilaporkan ini tidak diusut secara tuntas
07:00Maka kita semua perlu bertanya kenapa ini tidak selesai
07:04Mengingat sebetulnya ini adalah sesuatu yang sudah pernah terjadi sebelumnya
07:08Dan sudah dilaporkan juga
07:10Maka dalam hal ini Sherly pribadi sangat berharap
07:15Kasus yang sudah dilaporkan ke polisi ini
07:18Tuntas
07:19Ini untuk membuktikan bahwa kita aman
07:23Kita dilindungi
07:26Kita sebagai masyarakat bisa kok dalam hal ini ketika punya masalah
07:30Kita laporkan ke polisi dan masalahnya tuntas
07:33Poin kedua adalah mengenai ada narasi atau ada pihak-pihak yang akhirnya membuat opini
07:40Wah ini rekayasa, wah ini kayaknya dibuat-buat
07:43Ini hanya pemikiran Sherly sebagai warga, sebagai korban teror
07:50Bayangkan kalau yang mendapatkan teror itu adalah
07:54Ini mungkin karena ke Sherly gitu ya
07:55Adalah adik perempuanmu, anak perempuanmu misalnya
07:58Yang saat ini sedang merantau
08:00Tinggal bersama adiknya misalnya
08:03Terus anak perempuanmu mendapatkan perlakuan seperti itu
08:06Itu kira-kira untuk apa, tujuannya dia melakukan rekayasa itu untuk apa
08:12Dari situ Sherly tahu
08:14Untungnya apa
08:15Untungnya apa
08:15Kalau misalnya Bang Doni adalah bilang untuk apa melakukan itu pada keluarga yang istrinya sedang hamil 7 bulan
08:21Nanti mungkin Bang Damani punya cara berpikir lain
08:24Tapi ayolah kita sesama masyarakat letakkan kaki kita di sepatu korban
08:31Dalam konteks apapun, entah bencana Sumatera, entah konteksnya teror
08:34Maka kita akan tahu bahwa mereka yang mengucap atau membuat opini narasi bahwa
08:40Ini adalah rekayasa adalah mereka yang jangan-jangan senang dengan kebohongan dan pembohongan itu sendiri
08:47Bang Iqbal tapi untuk melapor secara individu kan gak mudah juga ya
08:51Dengan berbagai pertimbangan, gimana menurut Bang?
08:54Ya kami melihat ini harus diselesaikan secara struktural juga gitu
08:57Teror-teror ini kan bukan kali ini aja terjadi
09:01Ada wartawan Tempo juga yang dapat, ada wartawan Jubi juga yang dapat, ada beberapa aktivis-aktivis lainnya yang dapat
09:08Dan ini harus diselesaikan secara tuntas gitu
09:11Dan untuk menyelesaikan ini secara tuntas seperti yang kita tadi
09:15Dan kita berharap sama kepolisian Republik Indonesia
09:17Karena mereka punya kemampuan untuk menyelesaikan ini, mereka tuntaskan penulisan ini
09:23Bang Iqbal gak lapor gak?
09:24Kami ada beberapa yang saat ini belum, tapi kami mempertimbangkan tidak hanya ke kepolisian ya
09:29Karena ada beberapa lembaga-lembaga di Indonesia yang bisa kita minta pertanggung jawabannya gitu
09:34Pertama Ombudsman, mereka punya kemampuan untuk memanggil kepolisian
09:40Lalu kemudian LPSK, termasuk Komnas HAM
09:43Jadi kita akan berpikir ini, itu dalam negeri
09:45Bahkan kami juga sedang mempertimbangkan untuk mencatatkan ini kepada UN Rapportur
09:51Untuk para pembelah HAM dan lingkungan hidup
09:54Jadi kita harus catatkan kasus-kasus pembungkaman suara para aktivis, para influencer, para pengkritik ini
10:02Kepada UN Rapportur untuk menjadi catatan iklim demokrasi Indonesia apakah memang baik-baik saja atau tidak
10:10Jadi upaya-upaya pembungkaman, kalau seandainya pengancam ini merasa bahwa kita merugikan pemerintah
10:17Sebenarnya apa yang mereka lakukan sebenarnya sedang mendiskreditkan bangsa ini
10:22Jadi sebenarnya teror yang berkali-kali sudah dialami ini harusnya ya selesai
10:27Dibuktikan ada kasus yang sampai tuntas
10:29Betul, betul, mengapa kasus Cica, BAP, Kepala Babi yang sempat rame tidak selesai sampai sekarang
10:38Itu juga harus diselesaikan
10:40Kenapa laporan teman-teman wartawan Jubi di Jayapura tidak selesai sampai sekarang
10:44Dan nanti kalaupun Bung Iqbal akan melaporkan ini ke polisi dan berbagai lembaga lainnya
10:49Itu pun harus tuntas
10:50Harus tuntas
10:51Jadi sehingga saya menganggap dan kami semua menganggap ini adalah pembungkaman terhadap masyarakat sipil sebenarnya
10:58Terhadap pilar demokrasi yang memantau jalannya pemerintahan
11:03Sehingga laporan ini tidak bisa hanya sekedar laporan pribadi
11:08Tapi kita harus melihat bahwa ini adalah iklim demokrasi yang sedang tidak baik-baik saja di Indonesia
11:14Kalau dianggap upaya pembungkaman ini di paruh sebelumnya bahwa ini tidak berhasil
11:20Karena kawan-kawan akan tetap bersuara
11:21Kenapa tetap berani bersuara dan gimana untuk juga tetap menjaga keamanan dan keselamatan kawan-kawan?
11:28Terima kasih telah menonton
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan