Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengambil langkah tegas terhadap aksi unjuk rasa yang melakukan perusakan.

Kapolri menegaskan langkah tegas tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku. Hal ini dilakukan agar memberikan rasa aman pada masyarakat.

Di waktu yang sama, menyusul maraknya aksi unjuk rasa di berbagai kota, Panglima TNI Agus Subiyanto meminta masyarakat sama-sama menjaga kondusivitas di berbagai daerah.

Masyarakat diminta jangan mudah terprovokasi ajakan aksi anarkistis serta diminta semua masalah diselesaikan secara musyawarah.

Menurut Panglima, TNI hadir bukan untuk menekan, melainkan memberikan perlindungan, ketenangan, serta rasa persatuan bagi seluruh rakyat.

Sejak Senin, 25 Agustus 2025 lalu, gelombang unjuk rasa diikuti sejumlah elemen masyarakat berlangsung mengkritik tunjangan fantastis DPR.

Aksi berlanjut pada Rabu, 28 Agustus hingga Sabtu, 30 Agustus kemarin.

#prabowo #tni #polri #anarkis

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/614823/saat-prabowo-perintahkan-kapolri-panglima-tni-bertindak-tegas-hadapi-aksi-anarkis
Transkrip
00:00Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Kapolri Jenderal Lisio Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto
00:12untuk mengambil langkah tegas terhadap aksi unjuk rasa yang melakukan tindakan perusahaan.
00:19Kapolri menegaskan langkah tegas tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.
00:25Hal ini dilakukan agar memberikan rasa aman pada masyarakat.
00:30Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan Panglima khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis.
00:40Kami, Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku.
00:52Di waktu yang sama menyusul maraknya aksi unjuk rasa di berbagai kota,
00:57Panglima TNI Jenderal Agus Subianto meminta masyarakat sama-sama menjaga kondusivitas di berbagai daerah.
01:06Masyarakat diminta jangan mudah terprovokasi akan aksi anarkistis serta meminta semua masalah diselesaikan secara musyawarah.
01:15Menurut Panglima, TNI hadir bukan untuk menekan, melainkan memberikan perlindungan, ketenangan, serta rasa persatuan bagi seluruh rakyat.
01:25Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama menciptakan rasa aman dan damai di semua wilayah Indonesia.
01:37Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang tidak bertanggung jawab, yang nantinya akan merugikan kita sendiri dan masyarakat.
01:47Sejak Senin 25 Agustus 2025 lalu, gelombang unjuk rasa diikuti sejumlah elemen masyarakat berlangsung mengkritik tunjangan fantastis DPR.
01:59Aksi berlanjut pada Rabu 28 Agustus hingga Sabtu 30 Agustus kemarin.
Komentar

Dianjurkan