Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADIUN, KOMPAS.TV - Puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 13 Kabupaten Madiun, Jawa Timur, diajak bermain layang-layang oleh guru. Tidak hanya mampu bermain atau menerbangkan saja, masing-masing siswa diwajibkan membuat sendiri layang-layang untuk mengasah kreativitasnya.

Selain seru, kegiatan di luar kelas bertajuk Festival Layang-Layang ini juga bisa menjadi wadah siswa mengekspresikan imajinasinya ke sebuah karya.
Kerangka layang-layang tradisional yang diterbangkan ini dibuat dari bambu. Untuk sayap, kebanyakan mereka memanfaatkan bahan dari tas kresek bekas.

Setiap layang-layang diberi penilaian oleh guru. Penilaian meliputi keunikan warna, teknik menerbangkan, dan lamanya durasi terbang.

Kegiatan semacam ini akan rutin digelar setiap setahun sekali agar siswa menikmati kegiatan sekolah yang menyenangkan sambil melestarikan budaya lokal.

Baca Juga Ketika Anak di Bengkulu Main Layangan Bantu Hindari Anak Kecanduan Handphone di https://www.kompas.tv/video/448032/ketika-anak-di-bengkulu-main-layangan-bantu-hindari-anak-kecanduan-handphone

#layangan #layang-layang #madiun

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/614022/kreatif-siswa-mtsn-madiun-buat-layang-layang-unik-dari-bambu-tas-kresek
Transkrip
00:00Puluhan siswa Madrasa Sanawiyah Negeri 13 Kabupaten Madiun, Jawa Timur
00:04diajak bermain layang-layang oleh guru.
00:08Tidak hanya mampu bermain atau menerbangkan saja,
00:11masing-masing siswa diwajibkan membuat sendiri layang-layang
00:14untuk mengasah kreatifitasnya.
00:17Selain seru, kegiatan di luar kelas bertajuk Festival Layang-Layang
00:20ini juga bisa menjadi wadah siswa mengekspresikan imajinasinya
00:25ke sebuah karya.
00:26Kerangka layang-layang tradisional yang diterbangkan ini dibuat dari bambu.
00:31Untuk sayap, kebanyakan mereka memanfaatkan bahan dari tas kresek bekas.
00:36Sedang main festival layangan, Pak?
00:39Yang menyelenggarakan siapa?
00:42Dari sekolah, ya?
00:43Ya, dari sekolah.
00:44Diajak itu sama guru-guru.
00:46Kalau ini layangan ini perbuatan sendiri atau berdua?
00:50Perbuatan sendiri, Mas.
00:51Perbuatan sendiri dari apa bahannya?
00:54Dari kayu pering, bambu.
00:57Dari bambu, terus sama?
00:58Sama, benang.
01:00Sertik ya, plastik bekas itu ya?
01:02Sek.
01:03Seru gak, Mas?
01:04Seru banget.
01:06Kalau seperti ini sudah sering gak?
01:08Sering.
01:09Sering ya.
01:11Setiap layang-layang diberi penilaian oleh guru.
01:14Penilaian meliputi keunikan warna, teknik menerbangkan, dan lamanya durasi terbang.
01:19Untuk melestarikan budaya yang ada di daerah sekitar sini, Mas.
01:24Budaya lokal.
01:25Kemudian, yang ketiga adalah untuk mengembangkan kreativitas anak-anak.
01:32Ini anak-anak layangannya ini buat sendiri-sendiri.
01:35Ada yang perorangan, ada yang kelompok, seperti itu.
01:39Ini semua, Mas.
01:41Kelas 7, 8, 9, baik laki, anak-anak laki, siswa laki, maupun siswa perempuan.
01:48Dengan maksud, biar mereka ini untuk menumbuhkan rasa persatuan di antara adik dan kakaknya di NPSN 13.
01:59Kegiatan semacam ini akan rutin digelar setiap setahun sekali.
02:04Agar siswa menikmati kegiatan sekolah yang menyenangkan, sambil melestarikan budaya lokal.
02:10Tim Liputan, Kompas TV Madiun, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan