Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 bulan yang lalu
Pecco Bagnaia kaget usai menonton ulang balapan lama jelang MotoGP Austria 2025

Spielberg – Juara dunia MotoGP dua kali, Francesco "Pecco" Bagnaia, mengaku terkejut setelah menonton ulang balapan-balapan lamanya saat jeda musim panas 2025. Pebalap Ducati Lenovo itu menemukan performanya tahun ini “tidak bisa dibandingkan” dengan musim-musim sebelumnya. Jelang MotoGP Austria di Red Bull Ring akhir pekan ini, Bagnaia bertekad mengembalikan kecepatannya dan kembali bersaing memperebutkan kemenangan.

Bagnaia yang kini tertinggal 168 poin dari rekan setimnya, Marc Marquez, hanya mampu meraih satu kemenangan dari 12 seri musim ini. Sebaliknya, Marquez sudah mengantongi delapan kemenangan dan berada di puncak klasemen. Masalah terbesar Bagnaia adalah ketidakmampuannya mengerem sekeras biasanya di atas motor GP25, yang membuatnya kesulitan bertarung di barisan depan.

“Saya melihat banyak balapan dari tahun lalu dan sebelumnya. Saat itu saya sangat kompetitif, bisa mengikuti, menyalip, dan mengerem super keras. Tahun ini saya seperti Pecco yang berbeda, tidak ada yang bisa dibandingkan. Jadi saya ingin mengubah itu dan kembali seperti tahun lalu,” ujar Bagnaia dikutip dari motogp.com, Kamis (14/8).

Bagnaia juga mengakui gaya balapnya saat ini tidak cocok dengan karakter Ducati 2025. “Dengan motor ini saya tidak bisa mengerem seperti yang saya mau. Ini perbedaan terbesar sejak 2021 saat saya bergabung di tim pabrikan. Jadi saya harus beradaptasi dan mengubah sesuatu,” tambahnya. Pebalap Italia itu menghabiskan libur musim panas dengan beristirahat di Sardinia bersama keluarga, lalu kembali berlatih keras untuk mempersiapkan paruh kedua musim yang ia sebut akan sangat intens.

Bagnaia memiliki catatan impresif di Red Bull Ring dengan tiga kemenangan beruntun di MotoGP Austria, sementara Marc Marquez belum pernah naik podium teratas di sirkuit ini. Kemenangan di Spielberg bisa menjadi titik balik bagi Bagnaia untuk memangkas jarak poin dan menghidupkan kembali peluangnya di klasemen, meski tugas tersebut berat mengingat dominasi Marquez musim ini. Semua mata akan tertuju pada apakah “Pecco lama” benar-benar kembali akhir pekan ini.

Selengkapnya:
https://www.borneotribun.com/2025/08/pecco-bagnaia-kaget-usai-tonton-ulang.html

Kategori

🥇
Olahraga
Transkrip
00:00Juara dunia MotoGP 2 kali, Peko Bagnaia mengaku dapat tamparan keras setelah menonton ulang balapan-balapan lamanya saat libur musim panas.
00:07Dari hasil rewatch itu, Peko menyadari performanya di musim 2025 ini jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
00:14Bagnaia hanya menang sekali musim ini, sementara rekan setimnya di Ducati, Mark Marquez, sudah mengoleksi 8 kemenangan.
00:20Selisih poinnya? Jauh banget. Tertinggal 168 poin.
00:25Peko mengaku kesulitan beradaptasi dengan motor GP25.
00:28Gaya balapnya, terutama saat mengerem keras seperti dulu, terasa tidak cocok dengan motor tahun ini.
00:34Padahal, di musim-musim lalu, ia dikenal agresif dan sering menyalip lawan di tikungan.
00:39Di MotoGP Austria akhir pekan ini, Bagnaia bertekad mengembalikan kecepatannya.
00:43Ia ingin kembali seperti Peko yang dulu, kompetitif, berani menyalip, dan kuat di pengereman.
00:49Menariknya, Peko punya rekor manis di sirkuit Red Bull Ring, menang 3 kali beruntun di sana.
00:54Sementara itu, Marquez belum pernah naik podium pertama di lintasan ini.
00:59Apakah ini momen kebangkitan Peko? Kita tunggu saja aksinya.

Dianjurkan