Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sebuah penemuan mengejutkan diumumkan oleh tim ilmuwan Amerika Serikat yang meneliti sampel asteroid Ryugu. Dalam penelitian yang dilakukan di Brookhaven National Laboratory, Selasa (2/9/2025), para peneliti menemukan mineral aneh yang tidak pernah ditemukan di Bumi. Mineral tersebut berasal dari sampel langka seberat 9,3 miligram yang dikirim ke Bumi oleh wahana Jepang Hayabusa-2. Temuan ini dianggap penting karena mineral tersebut ternyata lebih tua dari batuan mana pun di planet kita.

Para peneliti menggunakan metode pencitraan sinar-X untuk meneliti partikel kecil dari asteroid tersebut. Hasil analisis mengungkap keberadaan berbagai unsur seperti selen, mangan, besi, sulfur, silikon, kalsium, hingga fosfor. Menariknya, fosfor ditemukan dalam dua bentuk berbeda: satu dalam bentuk umum yang juga terdapat pada tulang dan gigi manusia, dan satu lagi dalam bentuk senyawa fosfida langka yang belum pernah dijumpai di Bumi. Dari situlah kemudian ilmuwan berhasil mengidentifikasi mineral baru bernama HAMP (Hydrated Ammonium Magnesium Phosphate).

Kunjungi & Ikuti:
https://www.youtube.com/@borneotribun
https://www.instagram.com/borneotribun
https://www.tiktok.com/@borneotribun.com
https://www.threads.com/@borneotribun
https://x.com/borneotribun
https://www.borneotribun.com/

#asteroidryugu
#penemuanilmiah
#beritaviral
#ilmuwanamerika
#luarangkasa
#penemuanmisterius
#faktaunik
#mineralbaru
#kehidupanbumi
#beritaterkini
Transkrip
00:00Tim ilmuwan Amerika Serikat baru wajah mengumumkan penemuan mengejutkan dari asteroid Ryugu.
00:05Dari sampel super langka seberat 9,3 mg yang dibawa pulang wahana Jepang Hayabusa II,
00:11para peneliti menemukan mineral misterius yang belum pernah ada di bumi.
00:16Peneliti menggunakan pencitraan sinar X, dan hasilnya,
00:20mereka menemukan berbagai unsur mulai dari mangan, besi, sulfur, sampai fosfor.
00:25Nah, yang bikin kaget, fosfor ini ternyata hadir dalam dua bentuk.
00:30Salah satunya dalam bentuk senyawa fosfida langka, yang selama ini gak pernah kita temukan di planet kita.
00:37Dari sinilah lahirlah identifikasi mineral baru bernama HAMP, singkatan dari Hydrated Ammonium Magnesium Phosphate.
00:45Uniknya, mineral HAMP ini mirip dengan struphite, mineral yang bisa terbentuk di tubuh manusia, contohnya pada batu ginjal.
00:53Tapi kehadirannya di asterit Ryugu justru bikin ilmuwan semakin yakin,
00:57kalau materi luar angkasa bisa saja punya peran besar dalam lahirnya kehidupan di bumi miliaran tahun lalu.
01:04Menurut astrobiolog Matthew Pasek, setiap butir dari Ryugu itu ibarat kapsul waktu,
01:10bahan paling tua yang bisa membantu kita memahami awal mula tata surya.
01:16Sementara itu, ahli geologi Paul Northrup mengingatkan kalau sampel Ryugu ini jumlahnya terbatas banget,
01:21hanya 5,4 gram untuk ratusan peneliti di seluruh dunia.
01:27Makanya, mereka harus hati-hati dengan metode penelitian non-destruktif supaya sampelnya tetap utuh.
01:34Penemuan ini bukan cuma membuka misteri proses kimia di awal tata surya,
01:38tapi juga bisa jadi kunci baru untuk menjawab pertanyaan besar.
01:42Bagaimana sebenarnya kehidupan pertama kali muncul di bumi?
01:46Wah, makin penasaran kan, apalagi yang bakal terungkap dari penelitian asteroid di masa depan.

Dianjurkan