00:00Malam ini, Minggu 7 September 2025,
00:04bakal terjadi fenomena alam langka,
00:06yaitu gerhana bulan total.
00:08Dan kerennya lagi,
00:10peristiwa ini bisa disaksikan di seluruh langit kabupaten dan kota
00:13se-provinsi Sulawesi Tenggara.
00:17Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari Pak Rudin menjelaskan
00:20bahwa gerhana bulan total terjadi ketika matahari,
00:24bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus.
00:26Nah, kondisi ini bikin bulan masuk ke bayangan inti bumi,
00:31atau yang disebut Umbra.
00:33Hasilnya bulan bakal tampak berubah warna,
00:36jadi merah kalau langitnya cerah.
00:38Dan kabar baiknya,
00:40semua ini bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa alat bantu.
00:44Fenomena ini bisa disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia,
00:48termasuk 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
00:52Waktunya dimulai malam ini,
00:54pukul 23 lewat 26 Wita,
00:56hingga besok pagi,
00:58Senin 8 September 2025,
01:00pukul 4 lewat 56 Wita.
01:03Detail fasenya juga udah dirinci BMKG.
01:07Dimulai pukul 23.56 Wita,
01:09gerhana Penumbra.
01:11Lalu 00,26 Wita,
01:14gerhana sebagian.
01:16Masuk ke gerhana total,
01:17mulai 01.30 Wita,
01:19dengan puncaknya terjadi pukul 02.11 Wita.
01:23Setelah itu bulan perlahan kembali normal,
01:27sampai gerhana Penumbra berakhir pukul 4.56 Wita.
01:32BMKG Kendari sendiri juga bakal melakukan pengamatan langsung di halaman kantor Stasiun Geofisika Kendari.
01:38Jadi, buat kamu yang ada di Sulawesi Tenggara,
01:41jangan sampai kelewatan momen langkah ini ya.
01:44Siapkan kamera,
01:46atau cukup nikmati dengan mata telanjang sambil berdoa.
01:49Karena gerhana bulan juga punya makna spiritual yang mendalam bagi sebagian masyarakat.
01:56Fenomena ini bukan cuma indah,
01:57tapi juga jadi pengingat bahwa alam semesta selalu bergerak dinamis.
02:01Jadi yuk sempatkan untuk menyaksikan keajaiban langit malam ini.
02:07Jangan lupa ikuti terus kabar terbaru Borneo Tribun.