Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Warga Sulawesi Tenggara (Sultra) bisa menikmati fenomena langka gerhana bulan total pada Minggu (7/9) malam hingga Senin (8/9) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan seluruh kabupaten dan kota di Sultra berkesempatan menyaksikan peristiwa ini secara langsung tanpa alat bantu, jika kondisi langit cerah.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari, Rudin, menjelaskan gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari, bumi, dan bulan sejajar lurus, sehingga bulan masuk ke dalam bayangan inti bumi atau umbra. “Peristiwa yang merupakan akibat dari pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan yang dinamis ini hanya terjadi pada fase purnama dan bisa diprediksi sebelumnya,” kata Rudin saat dihubungi di Kendari, Minggu (7/9).

Kunjungi & Ikuti:
https://www.youtube.com/@borneotribun
https://www.instagram.com/borneotribun
https://www.tiktok.com/@borneotribun.com
https://www.threads.com/@borneotribun
https://x.com/borneotribun
https://www.borneotribun.com/

#gerhanabulan
#gerhanabulantotal
#bmkg
#fenomenaalam
#langitmalam
#gerhana2025
#sultra
#bulanmerah
#fenomenagerhana
#gerhanabumi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Malam ini, Minggu 7 September 2025,
00:04bakal terjadi fenomena alam langka,
00:06yaitu gerhana bulan total.
00:08Dan kerennya lagi,
00:10peristiwa ini bisa disaksikan di seluruh langit kabupaten dan kota
00:13se-provinsi Sulawesi Tenggara.
00:17Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari Pak Rudin menjelaskan
00:20bahwa gerhana bulan total terjadi ketika matahari,
00:24bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus.
00:26Nah, kondisi ini bikin bulan masuk ke bayangan inti bumi,
00:31atau yang disebut Umbra.
00:33Hasilnya bulan bakal tampak berubah warna,
00:36jadi merah kalau langitnya cerah.
00:38Dan kabar baiknya,
00:40semua ini bisa dilihat dengan mata telanjang tanpa alat bantu.
00:44Fenomena ini bisa disaksikan hampir di seluruh wilayah Indonesia,
00:48termasuk 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
00:52Waktunya dimulai malam ini,
00:54pukul 23 lewat 26 Wita,
00:56hingga besok pagi,
00:58Senin 8 September 2025,
01:00pukul 4 lewat 56 Wita.
01:03Detail fasenya juga udah dirinci BMKG.
01:07Dimulai pukul 23.56 Wita,
01:09gerhana Penumbra.
01:11Lalu 00,26 Wita,
01:14gerhana sebagian.
01:16Masuk ke gerhana total,
01:17mulai 01.30 Wita,
01:19dengan puncaknya terjadi pukul 02.11 Wita.
01:23Setelah itu bulan perlahan kembali normal,
01:27sampai gerhana Penumbra berakhir pukul 4.56 Wita.
01:32BMKG Kendari sendiri juga bakal melakukan pengamatan langsung di halaman kantor Stasiun Geofisika Kendari.
01:38Jadi, buat kamu yang ada di Sulawesi Tenggara,
01:41jangan sampai kelewatan momen langkah ini ya.
01:44Siapkan kamera,
01:46atau cukup nikmati dengan mata telanjang sambil berdoa.
01:49Karena gerhana bulan juga punya makna spiritual yang mendalam bagi sebagian masyarakat.
01:56Fenomena ini bukan cuma indah,
01:57tapi juga jadi pengingat bahwa alam semesta selalu bergerak dinamis.
02:01Jadi yuk sempatkan untuk menyaksikan keajaiban langit malam ini.
02:07Jangan lupa ikuti terus kabar terbaru Borneo Tribun.

Dianjurkan