Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, mengungkapkan sejumlah program Presiden RI, Prabowo Subianto, yang bertujuan menekan angka kesenjangan sosial di Indonesia.

Sementara itu, Pakar Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti, menyoroti dugaan manipulasi data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita harus menjadi masyarakat yang peduli. Kalau tidak ada keadilan, termasuk dalam urusan perpajakan, kita lawan," ujar Direktur Kebijakan Publik Celios, Media Wahyudi Askar, menegaskan,

#indoensia #merdeka #hutrike80

Menjelang peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia, kita masih saja terusik dengan berbagai persoalan bangsa. Mulai dari masalah ekonomi, keadilan, ketimpangan sosial, hingga hilangnya kekuatan oposisi di parlemen.

Lalu, apakah kita benar-benar sudah merdeka?

Simak pembahasannya dalam #SatuMejaTheForum episode "80 TAHUN INDONESIA, BENARKAH KITA SUDAH MERDEKA?", malam ini pkl 20.30 WIB LIVE di KompasTV!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/611285/qodari-beber-usaha-prabowo-tekan-kesenjangan-bivitri-soroti-dugaan-manipulasi-data-bps-satu-meja
Transkrip
00:00Intro
00:00Masih bersama saya Budi Mantan Rujo di 1 Mei Jadupurum
00:09Ke Mas Gulo dari Pati
00:11Setelah DPRD sepakat membentuk Pansus
00:16Kira-kira seberapa sabar masyarakat Pati menunggu proses konstitusional DPRD?
00:21Mas Gulo
00:22Tadi beberapa peserta ASI merasa bahwa
00:27Untuk sementara dulu kita serahkan kepada partai
00:30DPRD yang telah membentuk Pansus
00:33Tetapi harapannya adalah jangan terlalu lama
00:36Jika terlalu lama
00:37Pasti mereka akan turun lagi ke lapangan untuk berdemo
00:41Dan saya berpikir bahwa proses untuk sampai kepada impeachment Bupati
00:46Itu akan membutuhkan waktu yang sangat lama
00:50Karena setelah dilakukan misalnya hasil Pansus
00:53Itu kan harus dikirim ke Mahkamah Agung dulu
00:56Berapa lama prosesnya itu
00:58Setelah itu dikirim lagi kepada
01:00Dia kalau setuju Mahkamah Agung bahwa itu ada pelanggaran konstitusi misalnya
01:05Kalau tidak
01:06Kan kembali kepada DPRD dan dia gak bisa apa-apa
01:09Nah saya pikir adalah bola panas masih besar sekali di Pati
01:13Kalau Partai Gerinda tidak mengambil alih
01:16Maka Pati akan menjadi kaca balau
01:18Ini hanya sebagai catatan bagi saya
01:21Sebagai tim advokasinya
01:23Baik Mas Gulo
01:24Prof. Fedy
01:25Saya ingin Prof. Fedy memberikan catatan ya
01:28Soal 80 tahun kemerdekaan dan masa depan demokrasi Indonesia
01:31Menurut Anda seperti apa?
01:34Jadi begini
01:35Kalau dikatakan merdeka dari asing
01:37Ya untuk sebagian besar
01:39Yalah kan tidak ada negara yang sama sekali bebas dari pengaruh asing
01:44Tetapi jelas-jelas kita tidak merdeka dari yang saya sebut sebagai oligarki
01:50Oligarki itu adalah persekongkolan antara politik birokrasi dan bisnis besar
01:59Untuk menguasai sumber daya dan institusi publik untuk keuntungan pribadinya
02:06Nah tadi itu disebut oleh Bubi Fitri
02:09Dan dalam perdebatan dengan Pak Kodari itu
02:13Tentang peranan partai politik
02:14Dan reformasi dari partai politik
02:17Soalnya menurut saya Bubi Fitri
02:19Partai politik besar kita semuanya dikuasai oleh oligarki
02:23Bahkan kalau mau dikatakan
02:26Semua pemerintahan Indonesia dari zaman Suharto
02:30Sampai Prabowo sekarang ini
02:33Termasuk Jokowi, Pegawati dan sebagainya
02:35Adalah pemerintahan yang didominasi oleh oligarki
02:39Jadi Pak Media
02:42Mengharapkan keadilan sosial
02:44Dari pemerintahan-pemerintahan seperti ini
02:47Sebetulnya sangat sulit
02:49Karena mereka itu sebetulnya hanya untuk
02:53Kepentingan kelompok mereka sendiri
02:57Yaitu oligarki tersebut
02:58Dan kebiasaan-kebiasanannya itu
03:00Tidak mewakili kepentingan rakyat secara umum
03:04Jadi Pak Kodari tadi disebut dengan keadilan
03:07Kita lihat bahwa kesenjangan sosial dalam masyarakat Indonesia
03:10Sekarang ini
03:11Lebih tinggi daripada 40 tahun yang lalu
03:15Mau pajak dan mekanisme macam apa
03:19Yang disebut Pak Kodari tadi itu
03:20Konsentrasi kekayaan dan kekuasaan di Indonesia
03:24Setelah 80 tahun merdeka
03:26Itu lebih terpusat di kalangan segelintir orang
03:30Dan di bawah Presiden Prabowo ini
03:32Saya pikir ini akan semakin terpusat
03:35Sehingga kalau dikatakan demokrasi Indonesia
03:37Masa depannya seperti apa?
03:38Menurut saya suram
03:39Oke, baik, suram
03:41Prof. Fedy
03:42Bibip, jadi Anda bagaimana?
03:44Apakah kita betul-betul sudah merdeka?
03:46Dan bagaimana akan lebih merdeka lagi sebetulnya sekarang ini?
03:48Ya kalau dibilang itu tadi ya
03:50Kalau merdekanya merdeka kita maknai sekedar kemerdekaan dari penjajahan
03:54Tapi kan kemerdekaan dalam bentuk lainnya merdeka dari korupsi
03:59Merdeka untuk berpendapat
04:00Bahkan merdeka untuk beragama
04:02Saya baru dengar lagi beberapa tekanan pada kelompok-kelompok minoritas agama
04:06Itu semua belum terjadi
04:07Saya menyambungkan dari apa yang disampaikan oleh Prof. Fedy Hadis tadi
04:11Saya setuju bahwa ini ada masalah dengan oligarki
04:14Dan saya ingin menambahkan satu catatan lagi pada pemerintahan yang sekarang
04:18Ini sudah 80 tahun kemerdekaan kita
04:21Mari ketika membuat kebijakan terlepas dari oligarkinya masih menguat begitu ya
04:26Tapi yang juga dikemukakan selalu adalah kebijakannya berdasarkan ilusi-ilusi nih
04:31Bukan berdasarkan data
04:33Jadi mana data ekonominya malah ternyata katanya ada manipulasi
04:36Dengan data dari Badan Pusat Statistik
04:39Jadi saya kira ke depannya yang diharapkan adalah
04:42Benar-benar ada suatu upaya untuk memerdekakan itu
04:46Bukan hanya dengan ilusi-ilusi
04:49Illusion of grandeur gitu ya
04:51Kita bangsa besar dan sebagainya
04:52Bukan hanya itu
04:53Konkritnya warga yang sehari-hari harus berjuang untuk hidup
04:57Bagaimana gap yang disebutkan oleh Prof. Fadi Hadis tadi sangat terasa sekarang
05:01Contra yang paling kaya dengan yang miskin
05:03Media, jadi Anda bagaimana memaknai kemerdekaan 80 tahun ini sebenarnya?
05:08Sekarang umur saya 35-36 mas
05:11Dan saya memilih kita gak boleh pesimis
05:13Kita harus seperti masyarakat pati
05:15Kalau ada ketidakadilan termasuk soal urusan pepajakan
05:18Kita lawan
05:19Besok akan ada putusan GR yang kami sampaikan masyarakat sipil terkait PPN mas
05:25PPN itu pajak regresif
05:27Dan kemungkinan besok kita kalah
05:29Nanti kita saksikan putusan MK
05:31Tapi kita lawan ketidakadilan ini
05:33Karena itu jalan satu-satunya
05:35Tadi Prof. Fadi menyampaikan
05:37Faktanya hari ini
05:38Saya hitung sendiri
05:3950 orang terkaya Indonesia itu punya aset kekayaan setara 50 juta masyarakat Indonesia
05:45Itu ironis sekali
05:46Dan mereka ini menikmati royalti pajak
05:49Menikmati celah pajak
05:51Dan mereka tidak bayar pajak signifikan
05:53Apa yang terjadi di pati
05:55Tidak akan terjadi kalau orang super kaya ini bayar pajak dengan benar
05:59Oke
05:59Dan itu tidak akan terjadi
06:01Dan ini harus kita perjuangkan bersama
06:03Mas Kodari silahkan direspon
06:04Ya saya kira Pak Prabowo berusaha dengan sangat konkret ya
06:07Baik pada tingkat bukan hanya niatan
06:10Tapi juga sistem orang, anggaran, institusi semua digerakkan
06:14MBG contohnya itu adalah untuk meningkatkan kualitas SDM kita
06:18Supaya jangan stunting, supaya IQ-nya bagus
06:21Kemudian untuk aspek kesehatan lainnya
06:24Misalnya dibangun rumah sakit 66 dari tipe D jadi tipe C
06:28Lalu ada cek kesehatan gratis
06:30Ini Pak Prabowo ini sedang memerdekakan bangsa Indonesia dari segi kesehatan
06:33Lalu kemudian dari segi pendidikan
06:35Tadi saya sudah sebutkan
06:36Bagaimana yang desil 10 itu diberikan akses supaya masa depan mereka itu menjadi cerah ya
06:42Yang tadinya tidak punya harapan menjadi punya harapan
06:44Kemudian dari perumahan juga ada upaya yang luar biasa untuk bisa meningkatkan anggaran dan pembangunan
06:52Agar rumah-rumah menjadi lebih banyak
06:53Jadi saya kira Pak Prabowo ini temanya itu adalah satu kedaulatan negara
06:59Kita mandiri secara pangan, mandiri secara energi dan seterusnya
07:02Tapi juga keberpihakan yang sangat besar kepada rakyat menengah ke bawah
07:06Begini kalau saya melihat ya
07:08Memang kita semua struktur masyarakat itu dia bentuknya gak mungkin rata betul ya
07:14Begini, tapi kesenjangan atau jaraknya itu harus dipangkas
07:17Dan saya yakin bahwa itu yang sedang diusahakan oleh Pak Prabowo sekarang dan akan datang
07:21Harus sabar lah ya
07:22Berproses
07:23Oke, makasih Mas Kodari, Media, Bibip, Prof. Fedy Hadis
07:27Dan Mas Bilo telah bergabung di satu meja The Forum
07:3080 tahun setelah proklamasi dikumandangkan
07:34Bangsa ini masih menemukan pejabat yang sewenang-wenang
07:37Tentunya ada juga yang baik
07:39Pejabat yang tak mendengar suara rayat tentunya ada juga yang mendengar
07:43Tapi korupsi yang juga kian membudaya
07:45Di Kolakat Timur seorang bupati ditangkap KPK
07:48Di Pati seorang bupati arogan diminta mundur rakyatnya
07:52Di Kementerian Agama mantan menteri di sekal keluar negeri
07:56Di DPR, mayoritas anggota Komisi Perbankan terima dana CSR Bank Indonesia
08:01Apakah ini buah kemerdekaan?
08:04Ataukah kemerdekaan telah dikorupsi
08:06Menjadi alat mempertahankan kuasa dan menumpuk kekayaan
08:10Dengan berbagai penghutan apapun namanya
08:13Pajak, royalti
08:15Bung Hatta pernah mengingatkan kemerdekaan bukanlah tujuan akhir
08:19Tapi jembatan emas menuju keadilan sosial
08:22Saatnya pemimpin berempati dengan beban rakyat
08:26Lebih elegan dalam memberi pernyataan
08:30Elit mungkin merasakan kemerdekaan
08:32Sementara rakyat tetap merasa terjajah oleh kemiskinan
08:37Korupsi dan ketidakadilan hukum
08:39Saya Budi Mantan Rojo
08:41Ini satu menjaduk forum
08:42Tempat kita tak boleh diam ketika nurani dan republik sedang diuji
08:47Terima kasih dan sampai jumpa tetap di Kompas TV
08:50Dan saksikan Kompas Malam
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan