- 7 bulan yang lalu
- #roblox
- #blokir
- #menkomdigi
JAKARTA, KOMPAS.TV - Permainan online Roblox tengah digandrungi anak-anak. Roblox adalah platform daring, yang memungkinkan pengguna membuat dan memainkan berbagai permainan secara gratis.
Tapi belakangan, game Roblox menuai sorotan. Pemerintah mewanti-wanti agar anak-anak tidak mengakses game online yang mengandung unsur kekerasan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti meminta orangtua mengontrol anak-anaknya, agar tidak terpapar kekerasan di game online.
Mendikdasmen juga mewaspadai game online yang bisa disusupi konten judi online. Pemerintah tak ragu blokir game Roblox, apalagi jika permainan itu sampai memengaruhi perilaku anak-anak.
Mensesneg, Prasetyo Hadi bilang bukan hanya Roblox, tapi juga permainan online lain yang mengandung kekerasan.
Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, belum ada rencana pemerintah memblokir gim Roblox.
Namun Kementerian Komdigi akan mengevaluasi gim itu. Menkomdigi masih menunggu laporan evaluasi dari Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, terkait gim Roblox sebagai acuan.
Sejumlah ibu di Purwakarta setuju dengan langkah pemerintah melarang game Roblox.
Mereka bilang, permainan itu berdampak negatif bagi anak-anak. Meski populer, Roblox menuai kontroversi di berbagai negara, sebab diduga mengandung konten-konten berbahaya bagi anak-anak.
Mulai dari ujaran kebencian, kekerasan, hingga konten seksual. Untuk membahasnya lebih dalam, sudah bergabung dengan KompasTV, psikolog anak, remaja dan keluarga, Sani Budiantini Hermawan.
Baca Juga Gim Roblox Terancam Diblokir, Wamen PPPA: Regulasi Harus Utamakan Perlindungan Anak di https://www.kompas.tv/nasional/610283/gim-roblox-terancam-diblokir-wamen-pppa-regulasi-harus-utamakan-perlindungan-anak
#roblox #blokir #menkomdigi
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal peristiwa ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/611025/roblox-akan-diblokir-psikolog-anak-ungkap-dampak-kekerasan-di-gim-online-kompas-siang
Tapi belakangan, game Roblox menuai sorotan. Pemerintah mewanti-wanti agar anak-anak tidak mengakses game online yang mengandung unsur kekerasan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti meminta orangtua mengontrol anak-anaknya, agar tidak terpapar kekerasan di game online.
Mendikdasmen juga mewaspadai game online yang bisa disusupi konten judi online. Pemerintah tak ragu blokir game Roblox, apalagi jika permainan itu sampai memengaruhi perilaku anak-anak.
Mensesneg, Prasetyo Hadi bilang bukan hanya Roblox, tapi juga permainan online lain yang mengandung kekerasan.
Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, belum ada rencana pemerintah memblokir gim Roblox.
Namun Kementerian Komdigi akan mengevaluasi gim itu. Menkomdigi masih menunggu laporan evaluasi dari Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital, terkait gim Roblox sebagai acuan.
Sejumlah ibu di Purwakarta setuju dengan langkah pemerintah melarang game Roblox.
Mereka bilang, permainan itu berdampak negatif bagi anak-anak. Meski populer, Roblox menuai kontroversi di berbagai negara, sebab diduga mengandung konten-konten berbahaya bagi anak-anak.
Mulai dari ujaran kebencian, kekerasan, hingga konten seksual. Untuk membahasnya lebih dalam, sudah bergabung dengan KompasTV, psikolog anak, remaja dan keluarga, Sani Budiantini Hermawan.
Baca Juga Gim Roblox Terancam Diblokir, Wamen PPPA: Regulasi Harus Utamakan Perlindungan Anak di https://www.kompas.tv/nasional/610283/gim-roblox-terancam-diblokir-wamen-pppa-regulasi-harus-utamakan-perlindungan-anak
#roblox #blokir #menkomdigi
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal peristiwa ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/611025/roblox-akan-diblokir-psikolog-anak-ungkap-dampak-kekerasan-di-gim-online-kompas-siang
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Anda kembali di Kompas Siang, saudara game Roblox yang populer dan digemari anak-anak menuai sorotan.
00:06Apalagi Mendik Dasmen melarang permainan ini dan tak ragu memblokir permainan Roblox jika terbukti mengandung unsur kekerasan.
00:18Permainan online Roblox, tengah digandrungi anak-anak.
00:21Roblox adalah platform daring yang memungkinkan pengguna membuat dan memainkan berbagai permainan secara gratis.
00:30Tapi belakangan, game Roblox menuai sorotan.
00:34Pemerintah mewanti-wanti agar anak-anak tidak mengakses game online yang mengandung unsur kekerasan.
00:41Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti meminta orang tua mengontrol anak-anaknya agar tidak terpapar kekerasan di game online.
00:49Mendik Dasmen juga mewaspadai game online yang bisa disusupi konten judi online.
00:56Inilah yang sejak awal harus kita pandu anak-anak kita ini untuk mereka tidak mengakses informasi-informasi termasuk game-game yang mengandung kekerasan.
01:08Apalagi, mohon maaf, sebagian dari game itu juga ada yang sudah mulai disusupi dengan judi online dan sebagainya.
01:14Sehingga karena itu, maka penggunaan kawai oleh anak-anak ini semaksimal mungkin dibatasi.
01:21Kontrol orang tua sangat penting agar mereka tidak menggunakan media ini secara terlebih.
01:29Pemerintah tak ragu blokir game Roblox, apalagi jika permainan itu sampai memengaruhi perilaku anak-anak.
01:37Mensesnek Prasetyo Hadi bilang, bukan hanya Roblox, tapi juga permainan online lain yang mengandung kekerasan.
01:43Tidak hanya game Roblox, apapun itu.
01:49Berarti nanti apakah akan dilakukan pemblokiran terhadap game tersebut atau bagaimana gitu mas?
01:53Ya kalau memang kita merasa sudah melewati batas,
01:59apa yang ditampilkan di situ mempengaruhi perilaku dari adik-adik kita,
02:06ya tidak mempengaruhi kemungkinan.
02:09Kita mau melindungi generasi kita, tidak ragu-ragu juga kita.
02:13Kalau memang itu mengandung unsur-unsur kekerasan, ya kita tutup, tidak ada masalah.
02:20Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Digital, Mutia Hafid, mengatakan,
02:25belum ada rencana pemerintah memblokir game Roblox.
02:28Namun, Kementerian Komdigi akan mengevaluasi game ini.
02:32Menkomdigi masih menunggu laporan evaluasi dari Direkturat Jenderal Pengawasan Ruang Digital
02:38terkait game Roblox sebagai acuan.
02:42Kalau Roblox saja, Mbak, dikit, Mbak.
02:45Habisnya, Mbak, akan diblokir nggak sama Komdigi, Mbak?
02:48Belum ada rencana.
02:50Belum ada rencana sampai nanti ada apa namanya,
02:53kita evaluasikan ada jenderal pengawasan digital yang tercuma-mata.
02:57Sejumlah ibu di Purwakarta setuju dengan langkah pemerintah melarang game Roblox.
03:15Mereka bilang permainan itu berdampak negatif bagi anak-anak.
03:20Kalau menurut saya sih bagus, saya mendukung setuju.
03:24Karena sering melihat juga kan anak-anak,
03:27kalau misalnya sudah sering dilarang juga tetap aja,
03:30misalnya suka dengar kata-kata kekerasan disitunya,
03:34terus ada juga kayak tembak-tembakan,
03:36terus sama bunuh-bunuhan gitu sih.
03:39Ibu mah setuju-setuju aja,
03:41itu biar nggak dimainin sama anak-anak,
03:45mengganggu tidurnya,
03:47mengganggu jam pelajarannya.
03:49Soalnya kan itu bisa online ya mainnya gamenya,
03:53jadi nanti takutnya ada pedopil atau apa yang ikut main disitu gitu.
03:58Bisa juga mengajarkan anak kita bahasa-bahasa yang tidak baik,
04:02itu kan bisa bercakap-cakap lewat online kan,
04:06sedangkan kan kita nggak tahu ya itu orang dewasa atau anak-anak.
04:09Saya kalau saya sih setuju.
04:11Meski populer, Roblox menuai kontroversi di berbagai negara,
04:15sebab diduga mengandung konten-konten berbahaya bagi anak-anak.
04:19Mulai dari ujaran kebencian, kekerasan, hingga konten seksual.
04:24Tim Liputan, Kompas TV
04:25Sementara itu Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
04:30Veronika Tan, mengatakan,
04:32kebijakan yang dibuat pemerintah soal game online Roblox
04:35harus mengutamakan perlindungan terhadap anak.
04:38Regulasi yang dibuat harus berbasis pada digitalisasi yang ramah anak.
04:42Anak-anak dilindungi dan keselamatan anak ini menjadi pagar utama ya.
04:49Tapi tentu apa yang terjadi itu kan berbasis kebijakan dibuat itu kita akan mendukung berbasis temuan.
04:56Dan masa sekarang ini kita memang nggak bisa melarang istilahnya gini,
05:00kita tidak bisa menghindari anak dari digital.
05:02Jadi tapi bagaimana dari regulasi-regulasi yang dibuat
05:08untuk bisa mendukung supaya anak itu ramah di dalam ruang digital.
05:13Ya memang Roblox ini adalah satu platform,
05:16memang banyak sekali seratusan game di situ
05:18dan umurnya tidak tahu yang masuk itu.
05:22Nah batas-batasnya itulah yang harusnya menjadi sebuah regulasi
05:27dan tentu yang paling penting adalah bagaimana kita menggerakkan orang tua itu harus mendampingi anak
05:32ketika mereka ada di dunia daring.
05:35Kita tidak bisa menghindarkan anak dengan digital,
05:37tapi kita memberikan ruang aman digital kepada anak.
05:40Tapi balik lagi, yang paling penting adalah keselamatan anak itu sendiri
05:43dan kebijakan yang akan dilakukan dari mungkin KomDigi atau dari Dikdas atau apapun
05:48kita akan ikutin berbasis temuan yang ditemukan di lapangan.
05:52Untuk membahasnya lebih dalam, sudah bergabung dengan Kompas TV,
05:59psikolog anak, remaja dan keluarga, Sani Budiantini Hermawan.
06:02Selamat siang, Mbak Sani.
06:04Selamat siang, Mas.
06:06Mbak Sani, sedang ramai soal game Roblox.
06:08Apakah Anda sendiri sudah mengidentifikasi apa saja sebenarnya tanda-tanda konten Roblox
06:13yang berpotensi bahaya, misalnya gameplay atau jenis game atau interaksi tertentu di dalamnya?
06:18Iya, sebenarnya kita tahu ya bahwa permainan games itu membuat anak bisa jadi ketergantungan.
06:25Itu yang pertama sekali.
06:26Anak menjadi ada attach kepada games,
06:29anak juga tidak bisa menyelesaikan game-nya itu secara pendek,
06:33tapi terus berlanjut.
06:35Dan game ini salah satunya yang memang lagi viral,
06:38di mana semua orang bermain.
06:39Bahkan kalau ada anak yang tidak main, seakan-akan tidak era kekinian.
06:44Jadi, games yang sekarang ini itu yang kita khawatirkan ketika berbau kekerasan
06:50dan ada konten juga mengandung seksualitas.
06:53Tapi yang terutama adalah bagaimana anak akhirnya attach
06:56dan kalau sudah ketergantungan,
06:59anak tersendiri tidak mau berinteraksi dengan yang lain.
07:01Dengan dunia luar, dengan belajar misalnya.
07:04Akhirnya konsentrasi pun semakin menurun.
07:06Nah, ini yang juga menjadi masalah
07:07karena anak sendiri sudah merasa nyaman di dunia games-nya
07:11dan berinteraksi di dunia games-nya.
07:13Padahal di situ banyak sekali mengandung unsur yang berisiko atau berbahaya.
07:18Termasuk interaksi antara kelompok umur anak-anak
07:21dan juga orang dewasa yang banyak memainkan Roblox ini, Mbak Sani.
07:26Iya, betul sekali.
07:27Karena tidak ada yang namanya usia, batasan usia
07:30dan mereka bisa saja memakai mungkin usia palsu dan sebagainya.
07:34Dan yang paling penting adalah ini bisa kopi darat.
07:36Mereka bisa bertemu secara offline.
07:38Mereka bisa bertemu di platform chatting lainnya.
07:41Dan ini yang kalau orang tua tidak tahu, tidak bisa memantau,
07:46justru ini berbahaya karena kita tidak tahu kepada siapa anak kita bertemu,
07:50kepada siapa anak kita berinteraksi.
07:52Dan di sini ada juga kecenderungan, bisa juga ada potensi kriminal di sini.
07:57Dan Anda melihatnya apa tanda-tanda yang mungkin sudah bagi orang tua untuk melihat anak-anak ini
08:03sudah terdampak negatif dari konten game ini?
08:07Iya, pertama sebenarnya kalau kita lihat ketika anak bermain,
08:10anak itu spontan mengucap, mengujar kalimat-kalimat kasar.
08:15Kalimat jorok misalnya atau bahkan sudah melanggar ya aturan atau norma yang ada di keluarganya.
08:21Nah, ini sudah meresahkan keluarga karena anak dengan mudah mengomong kasar,
08:25berbicara yang tetap tidak baik, begitu.
08:28Dan ini takutnya itu terjadi di dalam kesehariannya, karena spontanitas tadi.
08:32Yang kedua adalah durasi waktu bermain.
08:35Anak sekarang kalau bermain tidak bisa cepat.
08:37Dia akan terus tertantang dan bisa sampai dini hari.
08:40Bahkan bisa mengganggu sekolahnya.
08:42Dan yang selanjutnya adalah ketika anak sudah tidak lagi fokus kepada sebenarnya
08:46kewajiban-kewajiban yang dia harus lakukan,
08:48tapi justru bermain ini menjadi prioritas utama.
08:51Apalagi misalnya tadi sudah ada yang namanya ada celah untuk akhirnya kejahatan.
08:56Di situ anak akhirnya bertemu dengan orang yang dia tidak tahu,
08:59tapi ini mengandung justru unsur bahaya.
09:02Dalam hal itu, orang tua memang harus memantau.
09:04Karena anak kadang-kadang tidak melapor,
09:06tapi orang tua perlu jeli, peka, dan mendampingi anak.
09:09Sehingga ketika anak sudah ada dalam fase yang membahayakan,
09:12kita bisa ada antisipasi jauh-jauh hari untuk menyetop itu.
09:18Jadi bukan kurasi, tapi antisipasi sejak dini lebih baik.
09:22Oke, interaksi anak dengan anak lain,
09:25ataupun orang dewasa yang bisa mengarahkan mereka ke perilaku tertentu,
09:29ini sebenarnya bukan hanya bisa terjadi di game sebenarnya, Mbak.
09:32Bisa juga terjadi di media sosial.
09:33Lalu seberapa besar sebenarnya urgensi untuk memblokir permainan ini?
09:36Ya, kalau saya sebenarnya blokir itu memang perlu mungkin dikaji ulang ya.
09:42Itu kan pemerintah juga, saya mengapresiasi bahwa pemerintah juga akan mengkaji hal ini,
09:46dan tidak hanya game ini, tapi mungkin game-game yang lain.
09:49Tapi yang jelas, sebelum pemerintah mengambil langkah nyata,
09:53mari para keluarga, orang tua, justru memahami.
09:56Karena orang tua adalah garda terdepan untuk menyelamatkan anak.
10:00Kadang-kadang orang tua tahu anak main Roblox,
10:02tapi orang tua tidak tahu apakah di dalamnya, apa isinya, bagaimana permainannya.
10:06Nah, ini yang saya menganjurkan, menghimbau orang tua,
10:09benar-benar ada di dalam dunia anak,
10:11untuk tahu mana yang boleh, mana yang tidak.
10:14Mana yang anak perlu diinformasikan atau diperingatkan gitu ya,
10:19sebabnya juga anak-anak nyambung.
10:20Dan tidak terjadi tadi bahaya-bahaya yang mengancam di dalam lingkungan anak begitu.
10:26Oke, menurut Anda artinya game seperti Roblox ini masih cenderung aman,
10:30jika dengan pendampingan orang tua, seperti itu?
10:32Jadi aman dan tidaknya itu tergantung bagaimana orang tua tadi menjaga anak.
10:38Mungkin tidak hanya game Roblox, mungkin ada ratusan game lain yang berbahaya juga.
10:43Tapi sekarang karena viral, game Roblox jadi muncul begitu.
10:47Tapi yang jelas, justru jangan fokus kepada game ini saja,
10:50tapi banyak games yang harus diseleksi.
10:52Mungkin besok-besok ada games yang lainnya yang muncul seperti ini,
10:55yang viral, yang juga membahayakan anak.
10:56Intinya adalah orang tua harus mengajarkan anak bagaimana menjadi smart user sebagai pemain game,
11:02tetap dia juga harus mengedepankan yang namanya prioritas kewajiban mereka sebagai mahasiswa
11:07atau anak-anak di dunia pendidikannya begitu.
11:10Jadi sebenarnya Mbak Sani sudah ada riset akademisnya kah atau penelitiannya
11:15yang menunjukkan hubungan antara game-game seperti ini,
11:17seperti Roblox ini dan juga dampak psikologis kepada anak?
11:20Oh iya, sangat kan.
11:22Sudah bahkan sudah ada diagnosa ketika anak sudah ketergantungan,
11:28dia juga masuk ke dalam rehabilitasi seperti narkoba atau alkohol dan sebagainya.
11:33Karena ketika anak kecanduan game, dia tidak bisa berhenti untuk tidak memikirkan game itu.
11:38Bahkan mungkin beberapa waktu yang lalu selain game Roblox itu sudah terjadi.
11:42Anak kecanduan game dan dia akhirnya berada di dalam dunia games.
11:47Nah ini yang sudah mengganggu kejiwaan mereka dan harus di langkah-langkah komprehensif,
11:52baik itu kejiwaan, medikasi, support system itu harus digerakkan segera begitu.
11:57Karena sudah ada memang kecanduan bermain game yang membuat anak menjadi keganggu jiwanya.
12:04Di sini juga saya baca Roblox sebenarnya sudah berupaya untuk membatasi ataupun verifikasi usia
12:09dan juga membatasi pesan di luar game kepada anak-anak di bawah umur.
12:13Namun yang terjadi selama ini, saya juga pernah melihat ada konten-konten viral di TikTok
12:20ataupun Instagram yang menunjukkan seorang pria atau wanita dewasa bertemu dengan anak SD
12:26ataupun anak di bawah umur dan ini juga sejalan dengan kekhawatiran orang tua terkait dengan potensi pedofilia.
12:33Bagaimana Mbak?
12:33Ya ini membahayakan sekali, makanya ini adalah menjadi satu gerbang,
12:39bisanya masuk kriminal di situ kan, ada pedofilia atau ada utang-piutang atau ada bahkan judi online,
12:45ini bisa masuk ke dalam ranah.
12:47Kalau kita sudah online ya, itu di digital ini siapapun bisa bertemu,
12:51siapapun bisa melakukan kejahatan yang dia inginkan begitu.
12:55Makanya ketika anak baru mulai melek, dia belum tahu bagaimana dunia ini resikonya, bahayanya,
13:02justru orang tua harus hadir.
13:03Karena anak tidak menyangka bahwa ini semua itu bisa ke arahnya yang membahayakan anak itu sendiri.
13:09Makanya selain memang tadi ya pemerintah turun tangan, orang tua menjaga anak,
13:13tapi memang harus ada dibangkitkan juga kesadaran anak bahwa kita harus menjaga diri kita.
13:17Tidak mudah orang yang bermanis-manis, berchat gitu ya, dengan chat itu belum tentu ide orang baik.
13:25Jadi harus ada kewaspadaan, dan yang penting adalah ketika anak terbuka dengan orang tua,
13:30maka ini akan memudahkan orang tua bisa melakukan yang terbaik buat anaknya.
13:35Masalahnya kalau anak tidak terbuka, orang tua terkadang tidak tahu apa yang harus dilakukan.
13:39Dan ini sudah menjadi satu, takutnya adalah sudah kejadian baru orang tua tahu.
13:44Ini yang mengkhawatirkan kita semua, begitu.
13:48Oke Mbak Sani, saran untuk pemerintah sebelum membrokir, selain dikaji, apa lagi?
13:54Kalau saya adalah pemerintah, mari juga bersosialisasikan bagaimana orang tua seharusnya.
13:59Perlaku-perlaku apa yang harus dilakukan orang tua, apalagi ya kita tahu di desa-desa mungkin tidak terjama orang tua dengan edukasi yang benar.
14:06Jadi pemerintah pun harus juga bersosialisasikan bagaimana orang tua juga bisa memantau
14:13hal-hal ini begitu.
14:15Selain dari sistem era digital ini juga memang harus saya setuju dengan sejalan dengan ramah anak.
14:22Jadi pemantauan dari semua game online itu perlu dilakukan supaya kita bekerjasama,
14:27baik pemerintah, sekolah, maupun orang tua di rumah.
14:30Baik, terima kasih Sani Budiantini Hermawan, psikolog anak remaja dan keluarga sudah berbagi pandangan bersama kami di Kompas Siang.
14:38Terima kasih Mbak Sani.
14:40Terima kasih.
14:40Terima kasih.
Komentar