Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Warga Pati, Jawa Tengah, dibuat gusar dan pusing tujuh keliling. Di tengah situasi ekonomi yang serba sulit, Bupati Pati, Sudewo, memutuskan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2.

Tak tanggung-tanggung, angka kenaikannya mencapai 250 persen.
Kenaikan pajak ini menyulut amarah warga. Seruan bagi warga Pati untuk turun ke jalan secara besar-besaran digaungkan. Tujuannya satu: menolak kenaikan pajak 250 persen.

Lalu apa maksud sang bupati menaikkan pajak tersebut?
Di tengah ekonomi sulit, mengapa muncul kebijakan yang mencekik rakyat?

Baca Juga Gaduh Pajak Naik 250 Persen di Pati, Mendagri Utus Irjen Cek Dasar Kenaikannya | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/610129/gaduh-pajak-naik-250-persen-di-pati-mendagri-utus-irjen-cek-dasar-kenaikannya-kompas-petang

#pajak #pati #pajaknaik #bupati

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/610169/pusing-fakta-kenaikan-pajak-250-persen-di-pati-warga-tersulut-emosi-bupati-harus-apa-berut
Transkrip
00:00Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini.
00:29Hari di berita utama bersama saya, Gihan Novita.
00:33Saudara warga Pati Jawa Tengah dibuat gusar dan pusing tujuh keliling.
00:39Di tengah situasi ekonomi yang serba sulit, Bupati Pati Sudewo memutuskan menaikan pajak bumi dan bangunan,
00:47perdesaan dan perkotaan atau PBB P2.
00:51Tak tanggung-tanggung angka kenaikannya mencapai 250 persen.
00:57Kenaikan pajak ini menyulut amarah warga.
01:02Dan seruan bagi warga Pati untuk turun ke jalan secara besar-besaran pun digaungkan.
01:08Tujuannya satu, menolak kenaikan pajak 250 persen.
01:13Saudara aksi unjuk rasa warga Pati menolak kenaikan pajak 250 persen,
01:23rencananya akan digelar pada 13 Agustus 2025.
01:29Alun-alun Pati digadang-gadang akan menjadi saksi dari suara-suara warga Pati yang gusar dengan kenaikan pajak ini.
01:39Banyak donasi mengalir untuk pendukung aksi unjuk rasa warga Pati.
01:45Ini menunjukkan aksi ini serius, bukan sekadar gertak sambal belaka dari warga.
01:51Namun saudara melihat gejolak di tengah warga ini, Bupati Sudewo bukannya gentar,
01:57melainkan justru balik menantang warga yang akan berdemo dan bersikukuh tetap melaksanakan aturan ini.
02:05Saya lakukan, jangan hanya 5 ribu orang, 50 ribu orang yang suruh ngerahkan.
02:12Saya tidak akan gentar, saya tidak akan merubah keputusan.
02:16Tetap kalau ada biak-biak yang mau dimu silahkan, saya tidak akan gentar, tidak akan muncul satu agar.
02:24Yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk pembangunan Kabupaten Pati.
02:28Baru 5 hari dibuka sejak tanggal 1 Agustus selalu.
02:43Posko penggalangan donasi untuk unjuk rasa yang berdiri di depan kantor Bupati-Pati pada Senin lalu dibubarkan oleh Satpo PP.
02:53Bantuan donasi yang terkumpul dari warga seperti air mineral dan makanan diangkut oleh Satpo PP.
03:01Ketegangan dan adu mulut antara warga dengan Satpo PP tak terhindarkan.
03:20Warga berusaha melawan dan bertahan saat Satpo PP membubarkan dan akan menyita logistik di posko donasi.
03:29Menurut Satpo PP, pembubaran ini dilakukan karena keberadaan posko donasi dinilai mengganggu ketertiban umum.
03:39Sementara warga menyebut, jika posko ini didirikan sudah melalui izin dan sepengetahuan polisi.
03:47Dan kita memperkasih tindakan tersebut karena kita sudah memberi surat pemberitahuan aksi penggalangan donasi untuk 2013 Agustus.
04:03Suratnya sudah kita kirim ke Pak Kapolres dan kita sudah kirim ke Pak Bupati.
04:08Saudara tak terima barang donasi disita, masa pun menggeruduk kantor Satpo PP Pati.
04:30Di sini lagi-lagi adu bulu terjadi antara warga dan petugas.
04:44Masa memaksa masuk ke kantor untuk bertemu kepala Satpo PP, namun dihalau polisi.
04:52PLT Sekdapati kemudian menemui masa dan menjelaskan alasan pembubaran posko.
04:58Setelah negosiasi panjang, pihak Satpo PP Pati berjanji akan mengembalikan barang donasi ke posko.
05:07Aku itu milik warga Pati, kau rapok!
05:09Berapa hari kan kita biarkan?
05:11Iya.
05:11Baru tersidak sih, kemudian kita tertibkan.
05:14Nanti untuk acara goyongan dan selanjutnya acara HUT hari jadi Pati.
05:20Bohong!
05:21Sementara, sebentar, sebentar.
05:22Saya secara pribadi sama Mas Bawo, sama sini nggak ada pengurusan loh.
05:26Saya ini menjalankan satu etika sebarat.
05:30Selama ini, selama ini, kita tuh membiarkan terus ada narasi-narasi provokatif, kami khawatir di sini nanti gaduh.
05:42Saudara, meski posko donasi untuk unjuk rasa menolak kenaikan pajak sempat dibubarkan oleh Satpo PP,
05:50Namun, hal itu tak memadamkan bara di hati warga Pati untuk terus memperjuangkan nasib mereka.
05:59Hari Kamis, posko donasi di depan kantor bupati-pati kembali bergeliat.
06:06Ribuan kardus air mineral bantuan dari masyarakat Pati terus berdatangan di posko.
06:12Sejak dibuka pada 1 Agustus lalu, posko ini terus dibanjiri bantuan dari masyarakat yang mendukung aksi penolakan kenaikan pajak 250 persen.
06:26Diperkirakan, saudara, sudah ada 3.000 kardus air mineral yang akan digunakan untuk aksi unjuk rasa pada 13 Agustus mendatang.
06:36Saudara, tak hanya support berupa logistik, dukungan untuk demo tolak kenaikan pajak, bumi, dan bangunan, perdesaan, dan perkotaan sebesar 250 persen terus bertambah.
06:55Santri di Pati Jawa Tengah pun akan bergabung.
06:59Menurut rencana, ada ribuan santri dari Aliansi Santri Pati untuk Demokrasi yang ikut berdemo.
07:08Tak hanya menolak kenaikan pajak sebesar 250 persen,
07:13santri juga akan menyuarakan penolakan kebijakan bupati yang memperlakukan sekolah berjalan selama 5 hari.
07:21Kita terus terang menolak itu, selain kita menolak kenaikan PBB yang 250 persen, ada yang 300, bahkan sampai 1.000 persen yang memberatkan masyarakat.
07:34Kalau ada kebijakan itu mohon dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait, biar tidak terjadi kekiseruan.
07:42Saudara keputusan pemerintah Kabupaten Pati Jawa Tengah untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan menaikan PBB hingga 250 persen,
07:54menuai pro dan kontra dari warga Pati.
07:58Kebijakan ini dinilai mencekik rakyat karena dilakukan di tengah situasi ekonomi yang sedang lesu.
08:07Jikalau pajak harus dinaikkan, warga pun meminta agar diajak duduk bersama dan dilakukan secara bertahap.
08:30Itu tidak sesuai dengan janji-janji Sudewa waktu kampanye. Tidak akan menaikan pajak.
08:37Kalau kita protes, dianggap melawan, dianggap sesuatu yang tidak baik.
08:43Ya mau tidak mau memang kita terima apapun yang telah menjadi keputusan dari Pak Bupati.
08:48Tetapi kami rakyat Kabupaten Pati tentunya sangat berharap sekali.
08:54Karena kami juga menginginkan kota Pati maju.
08:58Saudara meski keputusan menaikan PBB hingga 250 persen menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
09:08Namun saudara Bupati Pati Sudewa sepertinya memakai peribahasa anjing menggonggong kafilah berlalu.
09:17Meski dikecam rakyatnya, Bupati enggan mengurungkan niatnya menaikan pajak.
09:24Alasannya karena untuk memperbaiki infrastruktur daerah.
09:28Lantaran pendapatan daerah hanya 14 persen dari APBD.
09:34Bahkan Bupati mengklaim jika kebijakan ini sudah disosialisasikan, bahkan sudah 50 persen warga Pati yang telah membayar PBB P2.
09:47Isi keuangan daerah Kabupaten Pati ini sangat memprihatinkan pendapatan daerah itu hanya sebesar 14 persen dari APBD.
09:58Jadi ruang fiskal kami ini sangat terbatas, sangat tidak sehat.
10:02Hanya sisa sedikit saja dari untuk belanja modal.
10:07Sementara beban pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Pati ini sangat besar.
10:13Bapak boleh lihat secara langsung, kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pati ini sangat memprihatinkan.
10:21Saudara terkait kegaduhan akibat kenaikan pajak di Pati.
10:25Menteri dalam negeri Tito Karnavian mengaku belum mengetahui apakah Pemkap Pati sudah konsultasi dengan kemendagri terkait penerbitan PBB.
10:38Tito sudah meminta Inspektorat Jenderal untuk mengecek kebijakan kenaikan PBB di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
10:45Setelah menimbulkan polbik, Saudara, Bupati Pati Sudewo akhirnya meminta maaf
11:09atas kegaduhan akibat menaikan pajak bumi dan bangunan hingga 250 persen.
11:18Bupati berjanji akan meninjau ulang kebijakan jika masyarakat merasa keberatan.
11:25Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya 5 ribu silahkan, 50 ribu masa silahkan.
11:36Saya tidak menantang rakyat.
11:39Kenaikan sebesar 250 persen itu tidak semuanya.
11:46Itu hanya maksimal 250 persen itu maksudnya.
11:50Jadi yang di bawah 100 persen, di bawah 50 persen jauh lebih banyak.
11:56Namun demikian kalau ada yang menuntut supaya yang sampai 250 persen itu diturunkan akan saya tinjau ulang.
12:07Meski Bupati Pati Sudewo telah meminta maaf atas kegaduhan karena keputusan yang menaikan PBB hingga 250 persen.
12:18Namun belum ada keputusan final apakah pada akhirnya pajak ini akan diturunkan.
12:25Sementara itu warga Pati juga masih tetap pada rencana menggelar aksi unjuk rasa.
12:31Demi menentang kenaikan pajak yang dinilai tak berpihak pada rakyat di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan