00:00Intro
00:00Saudara apa yang sesungguhnya terjadi dalam diri Arya Daru Pangayunan
00:24ketika ia terakhir kali mengunjungi 3 lokasi terakhir
00:27sebelum dirinya meninggal dunia yakni ada di Mall Grand Indonesia
00:30kemudian di kantor kementerian luar negeri dan juga di Indokos
00:34saya akan kupas tuntas CCTV yang kemudian sudah diberikan oleh polisi
00:38bersama dengan Bapak Abimanyu Wahyu Widayat
00:41pakar telematika dan juga pakar IT
00:44Abah, apa kabar?
00:45Baik, Alhamdulillah
00:46Sebelum kita kupas tuntas CCTV yang kemudian sudah diberikan oleh polisi
00:50saya ingin tanyakan dulu
00:51ketika polisi melakukan rilis ataupun konfensi pers
00:55dan menunjukkan CCTV tanpa diputar
00:58apakah itu sudah bisa menggambarkan seluruh rangkaian peristiwa?
01:02enggak banget, enggak bisa
01:03tidak bisa menjelaskan secara utuh?
01:05enggak bisa, enggak bisa
01:06kita mulai gini, kenapa saya bilang enggak bisa?
01:08apa yang disampaikan ke polisian?
01:10karena sudah lebih mengarah kepada asumsi
01:12saya masih bilang ini asumsi kok, bukan nasionalis saya
01:15masih asumsi?
01:15asumsi dong
01:16bahwa itu terjadinya adalah ada dugaan keinginan melakukan tindakan bunuh diri
01:24bukan terbukti bunuh diri ya
01:26dari bukti CCTV, 20 titik CCTV tidak terbukti adanya kekerasan
01:31betul
01:32bilang sama polisinya, hello
01:33namanya kekerasan tidak akan kelihatan di CCTV-nya
01:37wah kejadiannya di kamar, kok selesai di kamar
01:39di kamar enggak ada CCTV
01:40pertama saya ingin ke CCTV yang ada di Mall Grand Indonesia
01:44kenapa ini menjadi penting?
01:45karena ini adalah lokus pertama
01:47sebelum Arya Daru meninggal dunia
01:49ada bukti rekaman CCTV pada pukul 17.52
01:53ini pada tanggal 7 Juli 2025
01:56sore hari
01:58terlihat ada Arya Daru bersama dengan
02:00kemungkinan besar adalah dua rekannya
02:03bernama Dion dan juga Farah
02:05ini adalah rekaman lainnya, bah
02:07pukul 18.00
02:08di sini juga terpantau
02:10korban menggunakan bahasa korban
02:13Arya Daru bersama dengan Dion tertangkap kamera
02:16kemudian juga di sini ada
02:19pada pukul sekitar 19.00
02:21di gedung arah
02:23salah satu juga tenan yang ada di sana
02:26selanjutnya pada pukul kurang lebih 21.00
02:31kalau kita baca antre taksi
02:33bluebird korban membawa tas gendong dan tas belanja
02:36sesuai dengan keterangan saksi bahwa korban
02:39salah mengirim pesan whatsapp
02:41apa yang kemudian anda maknai dari keseluruhan CCTV yang kemudian sudah disampaikan oleh polisi?
02:48ini sudah tidak lengkap?
02:48sudah tidak lengkap?
02:49kenapa? sekarang pagi hari masih bekerja nggak?
02:52masih
02:52berarti sebelum ke GI, perasaan GI masih di Kemenlu
02:55ya kan? nah sekarang adakah rekaman dari CCTV Kemenlu?
02:59dia keluarnya dari Kemenlu yang terakhir sebelum sampai di GI jam berapa?
03:03oke
03:04hal itu penting karena apa?
03:05adakah keterlibatan orang lain untuk kegiatan dia di sini?
03:09ya nah kemudian kita lihat kegiatan dia yang bersangkutan itu sampai kata ke
03:13k*****
03:14ya itu barang-barang baju
03:15biasanya barang-barang wanita
03:16kemudian k*****
03:17nah hubungan apalah seorang pria
03:19berarti kan di situ memang ada kepentingan nih
03:23dia mau kesana karena ketemuan sama orang
03:27berarti untuk bukan ketemuan bukan kegiatan kegiatan intelijen ataupun kemai
03:31dia bener-bener halnya masih yang biasa saja
03:33hiburan mungkin bisa dikatakan
03:34iya masih bisa kaya kaya gitu ya
03:35hiburan dan dari sana harusnya kalau kelihatan dari videonya
03:38dari langkah-langkahnya segala harusnya harusnya termonitor
03:41kenapa? dengan demikian bisa kelihatan
03:43kalau jalannya masih semangat kaya gimana
03:45kemudian setelah sampai di situ pulangnya dia lesuk
03:48ada kemungkinan bukan cuma capek
03:50tetapi kemudian ada suatu berita informasi
03:52yang bikin dia kemudian aduh jadi patah hati
03:54semangat banget atau kaya gimana
03:56sehingga membuat dia kemudian kita tahu
03:58apa yang membuat dia kalau dengan skenario nya
04:00meninggalkan apa melepaskan nyawanya
04:04kita akan lanjut bahas di kantor kementerian luar negeri
04:10saya akan bahas satu-satu pak
04:12yang pertama ini adalah gambar CCTV pada pukul kurang lebih 21
04:17mungkin sekitar 30 ya setengah 10
04:19tulisannya adalah berdasarkan CCTV
04:21pos 1 Kemenlu
04:23korban berlari mengarah ke gedung Kemenlu
04:25dengan membawa tas gendong dan tas belanja
04:27kemudian gambar selanjutnya
04:29berdasarkan CCTV
04:31di lantai 12 Kemenlu korban menuju rooftop
04:33gedung Kemenlu dengan membawa tas gendong dan tas belanja
04:37sesuai dengan keterangan saksi
04:39selanjutnya
04:41nah ini adalah gambar korban ya
04:43yang memang berada di rooftop Kementerian luar negeri
04:47nah sebelum saya membahas soal korban yang kemudian turun
04:49saya akan tunjukkan satu video
04:51ini adalah video korban ketika berada di rooftop
04:57dan memang kalau dilihat sempat melihat ke bawah
05:01oke saya ingin tanyakan
05:05ketika tadi dinarasikan bahwa korban masuk ke gedung Kementerian luar negeri
05:09dengan keadaan berlari
05:11kemudian ketika di rooftop ia seperti memantau kondisi di bawah
05:14apa yang bisa anda analisa?
05:16berlari harus dilihat cuaca pada saat itu
05:18misalnya rintik ataupun apa mungkin jadi berlari
05:20ya kan jangan sampai kena hujan walaupun cuma rintik
05:23nah apakah ada bukti bahwa sejak dia kembali dari GI
05:27kedua tas itu yang dia beli dia bawa
05:31ya kalau memang dia juga membawa tas tersebut kan kelihatan
05:33di ininya di CCTV waktu menaik taksi
05:36inilah bukti kelalaian pihak Kemenlo
05:40dan kemudian kelalaian daerah skrim dalam menayangkan informasi
05:44kenapa? ini daerah yang harusnya safety
05:47ya tidak boleh publik mengetahui hal ini
05:50artinya yang di rooftop ini sebenarnya tidak boleh diubah ke publik?
05:53justru yang ini tidak boleh diubah ke publik
05:55ini daerah itu sangat sensitif
05:57ini bicara akses ya
05:59kenapa? jangan dipotong ya
06:01kita ngelihatnya sekarang di sini
06:03di atas di sini ada helipad
06:05saya tahu dari citra satelit setelah melihat gedung ini
06:07melihat gimana sih posisi gedung ini gitu ya
06:10kemudian sampai ada rekaman di sini pun
06:13posisi di sini saya melihat mencari kira-kira posisi kameranya itu ada di mana
06:17untuk melihat ke arah yang dari sini
06:19kemudian kegiatan gerakan yang bersangkut dan hanya untuk melihat ke bawah
06:23ini tidak ada kegiatan untuk
06:25ibaratnya kalau apakah di situ dia mau upaya untuk membunuh diri
06:29keniatan untuk membunuh diri
06:31keniatan untuk membunuh diri dari sini masih akan gemetar
06:33orang akan mengakhiri nyawanya pada saat itu
06:35gemetar masih pasti terdang
06:37tidak hanya hanya jantar santai
06:39kemudian hanya tinggal melongo
06:41dia ke atas membawa tas
06:43turun tidak membawa tas
06:45apa kelupaan?
06:47tanda-tandanya misalnya kalau kelupaan
06:49sesuatu yang sangat dibawa kan tidak mungkin kemudian jadinya lupa
06:51betul
06:53ataukah ada niatan untuk diberikan kepada seseorang
06:57nah ini adalah rekaman ketika Arya Daru pada pukul 23
07:0123 ini tiba di kosannya
07:03kita akan saksikan
07:05dia langsung menggunakan kartu akses yang memang menjadi
07:07kunci dari kamar kosnya
07:09dan dimiliki juga aksesnya sama
07:11di semua kamar kos yang sudah konfirmasi
07:13tidak lama berselang
07:15kurang lebih satu menit
07:17Arya Daru langsung keluar
07:19membawa
07:21kantung yang diduga adalah
07:23sampah
07:25menutup pintu dan langsung menuju
07:29keluar
07:31dari aktivitas ini bah
07:33yang mungkin bagi sebagian orang
07:35menganggapnya adalah aktivitas biasa
07:37tapi analisa apa seperti apa?
07:39membuang sampah yang sudah diikat
07:41dan sekarang dipikirkan diikat aja
07:43secara hitungannya dalam satu menit
07:45buka sepatu langsung ikat buang sampah
07:47dan kemudian langsung bawa keluar
07:49kalau orang membuang sampah
07:51dengan sebesar itu
07:53orang akan mengkolek sampah dulu dong
07:55mana yang mau dibuang
07:57karena ini buangnya banyak
07:59betulkah ini sampah atau tidak?
08:01sampah itu kenapa dia tidak buang secara dekat saja?
08:03betul
08:05kenapa kali ini khusus keluar?
08:07nah ini jadi satu tanda tanya
08:09analogi semuanya mengatakan itu sampah
08:11pernah gak yang berpikir bahwa itu bukan sampah?
08:15oke
08:17kalau dibilang sampah karena polisi telah memeriksa
08:19katanya memeriksa isinya ya
08:21ya memeriksanya kapan? bukan pagi harinya kan?
08:23setelah mungkin agak siangannya lagi
08:25setelah polisi dari polda
08:27memeriksa semuanya konten ini dan dihubung-hubungkan
08:29semua kejadiannya
08:31saya akan tunjukkan bah
08:33ketika tadi adalah rekaman cctv yang kemudian sudah
08:35terpantau oleh publik dan ada satu rekaman lagi
08:37yang bersumber dari HP ketika pintu itu dibuka
08:39dan area daru pertama kali ditemukan
08:41tewas terlakban
08:43ini adalah videonya
08:49ini penjaga kos yang pertama kali membuka selimut
08:53dan disitu sudah terlihat area daru dalam kondisi terlakban
08:57analisa anda seperti apa?
08:59setidaknya dari konten tersebut tidak ada editan
09:02tidak ada editan
09:03jadi kalau kita akan secara referensi selain dari kejadian
09:05kita mesti melihat juga apakah terjadi
09:07rekayasa konten
09:09tetapi dari posisi ini apakah pihak polis ini
09:11tinggal bisa melihat pada saat seorang sudah mulai sesak
09:13sempatkah dia setelah menutupin gini
09:15tercover gini kemudian menutup mukanya
09:17dengan selimut
09:23sebelum mendatangi polda metrojaya saya mencoba
09:25mewawancarai kabit humas polda metrojaya
09:27namun yang bersangkutan menyebut
09:29sikap polisi tetap sama sesuai dengan
09:31rilis pada 29 Juli lalu
09:33sementara di reskrimum polda metrojaya
09:35pembes polwira satyatri putra
09:37saat ditemui di kantornya
09:39enggan berkomentar lebih jauh
09:41terkait sejumlah kejanggalan dalam kematian area daru
Komentar