Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Pakar IT dan Telematika, Abimanyu Wachjoewidajat, membedah kejanggalan-kejanggalan yang terdeteksi dari rekaman CCTV.

"Yang disampaikan kepolisian sudah lebih mengarah kepada asumsi. Saya masih bilang ini asumsi kok, bukan hasil analisa, ya," ujar pakar IT dan Telematika, Abimanyu Wachjoewidajat.

"Asumsi dong bahwa itu terjadinya adalah ada dugaan keinginan melakukan tindakan bunuh diri. Bukan terbukti bunuh diri, ya," lanjutnya.

Abimanyu juga menyoroti kelengkapan rekaman CCTV yang dipaparkan oleh pihak kepolisian.

Saksikan #DipoInvestigasi episode "JEJAK AKHIR KEMATIAN ARYA DARU", Senin, 4 Agustus 2025 pukul 20.30 WIB, EKSKLUSIF di @KompasTV!

: kompas.tv/live

#aryadaru #kematiandiplomat #kematiandiplomatkemlu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/609684/analisa-pakar-it-terkait-cctv-arya-daru-yang-disampaikan-polisi-lebih-mengarah-ke-asumsi-dipo
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara apa yang sesungguhnya terjadi dalam diri Arya Daru Pangayunan
00:24ketika ia terakhir kali mengunjungi 3 lokasi terakhir
00:27sebelum dirinya meninggal dunia yakni ada di Mall Grand Indonesia
00:30kemudian di kantor kementerian luar negeri dan juga di Indokos
00:34saya akan kupas tuntas CCTV yang kemudian sudah diberikan oleh polisi
00:38bersama dengan Bapak Abimanyu Wahyu Widayat
00:41pakar telematika dan juga pakar IT
00:44Abah, apa kabar?
00:45Baik, Alhamdulillah
00:46Sebelum kita kupas tuntas CCTV yang kemudian sudah diberikan oleh polisi
00:50saya ingin tanyakan dulu
00:51ketika polisi melakukan rilis ataupun konfensi pers
00:55dan menunjukkan CCTV tanpa diputar
00:58apakah itu sudah bisa menggambarkan seluruh rangkaian peristiwa?
01:02enggak banget, enggak bisa
01:03tidak bisa menjelaskan secara utuh?
01:05enggak bisa, enggak bisa
01:06kita mulai gini, kenapa saya bilang enggak bisa?
01:08apa yang disampaikan ke polisian?
01:10karena sudah lebih mengarah kepada asumsi
01:12saya masih bilang ini asumsi kok, bukan nasionalis saya
01:15masih asumsi?
01:15asumsi dong
01:16bahwa itu terjadinya adalah ada dugaan keinginan melakukan tindakan bunuh diri
01:24bukan terbukti bunuh diri ya
01:26dari bukti CCTV, 20 titik CCTV tidak terbukti adanya kekerasan
01:31betul
01:32bilang sama polisinya, hello
01:33namanya kekerasan tidak akan kelihatan di CCTV-nya
01:37wah kejadiannya di kamar, kok selesai di kamar
01:39di kamar enggak ada CCTV
01:40pertama saya ingin ke CCTV yang ada di Mall Grand Indonesia
01:44kenapa ini menjadi penting?
01:45karena ini adalah lokus pertama
01:47sebelum Arya Daru meninggal dunia
01:49ada bukti rekaman CCTV pada pukul 17.52
01:53ini pada tanggal 7 Juli 2025
01:56sore hari
01:58terlihat ada Arya Daru bersama dengan
02:00kemungkinan besar adalah dua rekannya
02:03bernama Dion dan juga Farah
02:05ini adalah rekaman lainnya, bah
02:07pukul 18.00
02:08di sini juga terpantau
02:10korban menggunakan bahasa korban
02:13Arya Daru bersama dengan Dion tertangkap kamera
02:16kemudian juga di sini ada
02:19pada pukul sekitar 19.00
02:21di gedung arah
02:23salah satu juga tenan yang ada di sana
02:26selanjutnya pada pukul kurang lebih 21.00
02:31kalau kita baca antre taksi
02:33bluebird korban membawa tas gendong dan tas belanja
02:36sesuai dengan keterangan saksi bahwa korban
02:39salah mengirim pesan whatsapp
02:41apa yang kemudian anda maknai dari keseluruhan CCTV yang kemudian sudah disampaikan oleh polisi?
02:48ini sudah tidak lengkap?
02:48sudah tidak lengkap?
02:49kenapa? sekarang pagi hari masih bekerja nggak?
02:52masih
02:52berarti sebelum ke GI, perasaan GI masih di Kemenlu
02:55ya kan? nah sekarang adakah rekaman dari CCTV Kemenlu?
02:59dia keluarnya dari Kemenlu yang terakhir sebelum sampai di GI jam berapa?
03:03oke
03:04hal itu penting karena apa?
03:05adakah keterlibatan orang lain untuk kegiatan dia di sini?
03:09ya nah kemudian kita lihat kegiatan dia yang bersangkutan itu sampai kata ke
03:13k*****
03:14ya itu barang-barang baju
03:15biasanya barang-barang wanita
03:16kemudian k*****
03:17nah hubungan apalah seorang pria
03:19berarti kan di situ memang ada kepentingan nih
03:23dia mau kesana karena ketemuan sama orang
03:27berarti untuk bukan ketemuan bukan kegiatan kegiatan intelijen ataupun kemai
03:31dia bener-bener halnya masih yang biasa saja
03:33hiburan mungkin bisa dikatakan
03:34iya masih bisa kaya kaya gitu ya
03:35hiburan dan dari sana harusnya kalau kelihatan dari videonya
03:38dari langkah-langkahnya segala harusnya harusnya termonitor
03:41kenapa? dengan demikian bisa kelihatan
03:43kalau jalannya masih semangat kaya gimana
03:45kemudian setelah sampai di situ pulangnya dia lesuk
03:48ada kemungkinan bukan cuma capek
03:50tetapi kemudian ada suatu berita informasi
03:52yang bikin dia kemudian aduh jadi patah hati
03:54semangat banget atau kaya gimana
03:56sehingga membuat dia kemudian kita tahu
03:58apa yang membuat dia kalau dengan skenario nya
04:00meninggalkan apa melepaskan nyawanya
04:04kita akan lanjut bahas di kantor kementerian luar negeri
04:10saya akan bahas satu-satu pak
04:12yang pertama ini adalah gambar CCTV pada pukul kurang lebih 21
04:17mungkin sekitar 30 ya setengah 10
04:19tulisannya adalah berdasarkan CCTV
04:21pos 1 Kemenlu
04:23korban berlari mengarah ke gedung Kemenlu
04:25dengan membawa tas gendong dan tas belanja
04:27kemudian gambar selanjutnya
04:29berdasarkan CCTV
04:31di lantai 12 Kemenlu korban menuju rooftop
04:33gedung Kemenlu dengan membawa tas gendong dan tas belanja
04:37sesuai dengan keterangan saksi
04:39selanjutnya
04:41nah ini adalah gambar korban ya
04:43yang memang berada di rooftop Kementerian luar negeri
04:47nah sebelum saya membahas soal korban yang kemudian turun
04:49saya akan tunjukkan satu video
04:51ini adalah video korban ketika berada di rooftop
04:57dan memang kalau dilihat sempat melihat ke bawah
05:01oke saya ingin tanyakan
05:05ketika tadi dinarasikan bahwa korban masuk ke gedung Kementerian luar negeri
05:09dengan keadaan berlari
05:11kemudian ketika di rooftop ia seperti memantau kondisi di bawah
05:14apa yang bisa anda analisa?
05:16berlari harus dilihat cuaca pada saat itu
05:18misalnya rintik ataupun apa mungkin jadi berlari
05:20ya kan jangan sampai kena hujan walaupun cuma rintik
05:23nah apakah ada bukti bahwa sejak dia kembali dari GI
05:27kedua tas itu yang dia beli dia bawa
05:31ya kalau memang dia juga membawa tas tersebut kan kelihatan
05:33di ininya di CCTV waktu menaik taksi
05:36inilah bukti kelalaian pihak Kemenlo
05:40dan kemudian kelalaian daerah skrim dalam menayangkan informasi
05:44kenapa? ini daerah yang harusnya safety
05:47ya tidak boleh publik mengetahui hal ini
05:50artinya yang di rooftop ini sebenarnya tidak boleh diubah ke publik?
05:53justru yang ini tidak boleh diubah ke publik
05:55ini daerah itu sangat sensitif
05:57ini bicara akses ya
05:59kenapa? jangan dipotong ya
06:01kita ngelihatnya sekarang di sini
06:03di atas di sini ada helipad
06:05saya tahu dari citra satelit setelah melihat gedung ini
06:07melihat gimana sih posisi gedung ini gitu ya
06:10kemudian sampai ada rekaman di sini pun
06:13posisi di sini saya melihat mencari kira-kira posisi kameranya itu ada di mana
06:17untuk melihat ke arah yang dari sini
06:19kemudian kegiatan gerakan yang bersangkut dan hanya untuk melihat ke bawah
06:23ini tidak ada kegiatan untuk
06:25ibaratnya kalau apakah di situ dia mau upaya untuk membunuh diri
06:29keniatan untuk membunuh diri
06:31keniatan untuk membunuh diri dari sini masih akan gemetar
06:33orang akan mengakhiri nyawanya pada saat itu
06:35gemetar masih pasti terdang
06:37tidak hanya hanya jantar santai
06:39kemudian hanya tinggal melongo
06:41dia ke atas membawa tas
06:43turun tidak membawa tas
06:45apa kelupaan?
06:47tanda-tandanya misalnya kalau kelupaan
06:49sesuatu yang sangat dibawa kan tidak mungkin kemudian jadinya lupa
06:51betul
06:53ataukah ada niatan untuk diberikan kepada seseorang
06:57nah ini adalah rekaman ketika Arya Daru pada pukul 23
07:0123 ini tiba di kosannya
07:03kita akan saksikan
07:05dia langsung menggunakan kartu akses yang memang menjadi
07:07kunci dari kamar kosnya
07:09dan dimiliki juga aksesnya sama
07:11di semua kamar kos yang sudah konfirmasi
07:13tidak lama berselang
07:15kurang lebih satu menit
07:17Arya Daru langsung keluar
07:19membawa
07:21kantung yang diduga adalah
07:23sampah
07:25menutup pintu dan langsung menuju
07:29keluar
07:31dari aktivitas ini bah
07:33yang mungkin bagi sebagian orang
07:35menganggapnya adalah aktivitas biasa
07:37tapi analisa apa seperti apa?
07:39membuang sampah yang sudah diikat
07:41dan sekarang dipikirkan diikat aja
07:43secara hitungannya dalam satu menit
07:45buka sepatu langsung ikat buang sampah
07:47dan kemudian langsung bawa keluar
07:49kalau orang membuang sampah
07:51dengan sebesar itu
07:53orang akan mengkolek sampah dulu dong
07:55mana yang mau dibuang
07:57karena ini buangnya banyak
07:59betulkah ini sampah atau tidak?
08:01sampah itu kenapa dia tidak buang secara dekat saja?
08:03betul
08:05kenapa kali ini khusus keluar?
08:07nah ini jadi satu tanda tanya
08:09analogi semuanya mengatakan itu sampah
08:11pernah gak yang berpikir bahwa itu bukan sampah?
08:15oke
08:17kalau dibilang sampah karena polisi telah memeriksa
08:19katanya memeriksa isinya ya
08:21ya memeriksanya kapan? bukan pagi harinya kan?
08:23setelah mungkin agak siangannya lagi
08:25setelah polisi dari polda
08:27memeriksa semuanya konten ini dan dihubung-hubungkan
08:29semua kejadiannya
08:31saya akan tunjukkan bah
08:33ketika tadi adalah rekaman cctv yang kemudian sudah
08:35terpantau oleh publik dan ada satu rekaman lagi
08:37yang bersumber dari HP ketika pintu itu dibuka
08:39dan area daru pertama kali ditemukan
08:41tewas terlakban
08:43ini adalah videonya
08:49ini penjaga kos yang pertama kali membuka selimut
08:53dan disitu sudah terlihat area daru dalam kondisi terlakban
08:57analisa anda seperti apa?
08:59setidaknya dari konten tersebut tidak ada editan
09:02tidak ada editan
09:03jadi kalau kita akan secara referensi selain dari kejadian
09:05kita mesti melihat juga apakah terjadi
09:07rekayasa konten
09:09tetapi dari posisi ini apakah pihak polis ini
09:11tinggal bisa melihat pada saat seorang sudah mulai sesak
09:13sempatkah dia setelah menutupin gini
09:15tercover gini kemudian menutup mukanya
09:17dengan selimut
09:23sebelum mendatangi polda metrojaya saya mencoba
09:25mewawancarai kabit humas polda metrojaya
09:27namun yang bersangkutan menyebut
09:29sikap polisi tetap sama sesuai dengan
09:31rilis pada 29 Juli lalu
09:33sementara di reskrimum polda metrojaya
09:35pembes polwira satyatri putra
09:37saat ditemui di kantornya
09:39enggan berkomentar lebih jauh
09:41terkait sejumlah kejanggalan dalam kematian area daru
Komentar

Dianjurkan