00:00Kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan masih menyisakan tanda tanya.
00:10Polisi bilang, istri diplomat Kemlu tiga kali menelpon penjaga Indekos
00:13sebelum suaminya ditemukan tewas terlakban di kamar Indekosnya
00:17di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pekan lalu.
00:21Istri korban menelpon penjaga Indekos untuk mengecek kondisi suaminya
00:24yang tidak lagi bisa dihubungi.
00:27Untuk mengungkap penyebab kematian korban,
00:28polisi akan menggunakan Scientific Crime Investigation
00:32atau penyelidikan berbasis ilmiah.
00:34Pada tanggal 8 Juli 2025 pukul 00.48 waktu Indonesia Barat,
00:40istri korban kembali menghubungi penjaga KOS ke nomor handphone yang baru.
00:46Nah, disitu aktif untuk meminta cek kamar korban.
00:50Untuk meminta cek kamar korban.
00:52Kemudian tanggal 8 Juli 2025, pukul 5 lewat 27 menit, 5.27 menit waktu Indonesia Barat,
01:02kembali istri korban menghubungi penjaga KOS untuk meminta cek kembali kamar korban.
01:07Jadi itulah tiga kali istri korban menghubungi penjaga KOS untuk mengecek kamar korban.
01:16Itulah kenapa penjaga KOS bolak-balik memeriksa kondisi kamarnya korban.
01:21Dari penyelidik masih menunggu hasil dari pemirsaan lab.
01:25Dari pemirsaan lab secara laboratoris,
01:27Dugaan penyebab kematian pun bermunculan.
01:38Salah satunya terkait pekerjaan.
01:40Apalagi, Kementerian Luar Negeri menyatakan
01:42Arya Darupangayunan pernah menjadi saksi dalam kasus TPPO.
01:46Namun, Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Juda Nugraha, meminta
01:50agar semua pihak menunggu hasil penyelidikan polisi
01:53dan tidak berspekulasi dengan mengaitkan tugas atau profesi Arya
01:57dengan penyebab kematian.
01:59Ya, pernah.
02:00Tapi itu jangan dikaitkan.
02:04Kita lihat menunggu hasil penyelidikan polisi.
02:08Kita jangan berspekulasi.
02:09Jadi kami tidak ingin berspekulasi.
02:12Tapi memang banyak tugasnya itu berkaitan dengan itu ya Pak?
02:15TPPO itu ya Pak?
02:15Almarhum itu ya Pak?
02:16Bagi tadi kami sampaikan,
02:18Almarhum itu menjalani tugas.
02:21Dia menangani tugas penanganan lindungan WNI
02:25untuk wilayah selain Asia Tenggara
02:28dan juga Tumur Tenggara.
02:31Jadi penanganan dari kasus.
02:32Tadi evakuasi di Turki, evakuasi di Iran.
02:38Tewasnya Arya Darupangayunan tak hanya meninggalkan kesedihan,
02:42tapi juga memupus rencana diplomat muda itu
02:44untuk pindah tugas ke Finlandia.
02:46Padahal semua persiapan sudah dilakukan.
02:49Itu hanya seputar apa?
02:51Seputar excitement-nya mereka mau penempatan.
02:55Lohong, semua sudah siap ya Mas?
03:00Oper itu semua sudah siap.
03:02Termasuk tolah amin.
03:04Siap semua mas.
03:05Semarin saya nungguin anak-anak membongkar itu ya.
03:09Masih sedih-sedih.
03:11Itu nggak gampang ngeluk.
03:15Kalau masalah pekerjaan.
03:18Terakhir kali saya terima keluhan Daru itu
03:19karena dia salah beli ban mobil.
03:21Udah itu aja.
03:24Lalu, bisakah polisi mengungkap fakta sebenarnya
03:27dari kasus kematian diplomat muda Arya Darupangayunan?
03:30Tim Liputan, Kompas TV.
03:33Terima kasih.
03:34Terima kasih.
03:34Terima kasih.
03:37Terima kasih.