00:00Saya sudah bersama dengan Bapak Ferry Irawan, selaku Deputi 1 Bidang Pengelolaan dan Pembangunan Usaha BUMN, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
00:20Pak Ferry, terima kasih untuk waktunya, Pak.
00:21Oh iya, terima kasih, Mas Dipo.
00:22Pak Ferry, kita tahu selama periode dari Presiden Prabowo Subianto, pemerintah sudah memberikan tiga kali stimulus ekonomi.
00:30Artinya sebelumnya sudah ada dua stimulus dan rencana yang ketiga ini akan berlangsung di bulan Juni.
00:35Sebelum saya masuk ke yang ketiga, Pak, sebelumnya evaluasi dari stimulus ekonomi di tahap pertama dan kedua apa saja?
00:43Nah di kisah 1, kalau kita lihat tadi catatan yang di kisah 1, kan kita memberikan beberapa stimulus.
00:49Bagaimana evaluasinya?
00:51Tadi kalau lihat tujuannya kan tadi growth-nya kita dorong, inflasinya kita jaga, gitu.
00:56Nah dengan tarif listrik, gitu ya, karena tarif listrik merupakan salah satu komponen terbesar dari inflasi,
01:02pas kita kasih diskol 50%, kita bisa lihat kan, di Januari, Februari itu komponen administer price itu ke bawah, tuh.
01:10Minus, gitu.
01:11Ini yang kemudian menekan ke bawah, itu tadi, IHK-nya, gitu.
01:16Iya kan, sehingga tadi inflasinya bagus, rendah, stabil, growth-nya bisa kita jaga di 4,87, hampir 4,9, gitu ya.
01:27Sehingga berdasarkan evaluasi itu dan kemudian tantangan globalnya, tentu kita lihat lagi di kisah 2, gitu ya.
01:32Nah di kisah 1, kita punya momen lebaran, sama libur lah di Ramadan dan libur lebaran, gitu ya.
01:43Nah di kisah 2, kan tentu kita pengen juga engine dari domestik ini bisa berfungsi optimal, gitu.
01:49Pertama banyak libur panjang nih, termasuk minggu depan, gitu ya, yang dulu ada H, juga ada berapa lagi yang panjang itu adalah yang tadi, yang libur panjang sekolah.
01:58Nah ini kita optimalkan, makanya kemudian on top dari existing incentive yang kita masih punya, gitu ya, kita kemudian tambahin lagi stimulusnya untuk menjaga momentum dari pertumbuhan itu, gitu.
02:12Artinya timing stimulus ini dipengaruhi dari waktu libur, karena banyak yang bertanya, Pak Ferry, ketika memang stimulus ekonomi ini dimaksudkan untuk kemudian meningkatkan daya beli,
02:24termasuk juga meningkatkan ataupun menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 5%, ada yang bilang terlambat, Pak.
02:31Kenapa tidak dari kuartal 2 ketika baru memasuki fase awal?
02:34Jadi, ekonomi itu kan seperti saya bilang tadi, kan sangat dinamis, gitu ya.
02:41Tentu kita di pemerintah, kayak inflasi misalnya, bahkan kita monitoring tiap minggu kan, kita juga tiap bulan setelah rilis inflasi,
02:52kemudian kita hitung juga grotnya ke depan seperti apa, itu juga kita lakukan terus, gitu.
02:56Tapi memang kita melihat di kuartal kedua, ini momen libur panjang anak sekolah, ini momen yang baik, gitu ya.
03:07Di samping tentu di kuartal 2 ini, kita juga mempunyai penting lagi, itu yang bisa mendorong daya beli.
03:15Apa misalnya? Gaji ke 13.
03:17Awal Juni kan, Bu Menteri udah bilang, itu kan kita lakukan.
03:21Jadi, 2 momen besar itu, ekonomi itu kayak mobil, gitu.
03:26Pada saat ada momen, kita perlu tambahin nih, biar bergeraknya bisa lebih bagus lagi.
03:32Makanya kita combine.
03:33Artinya, sektor-sektor yang kemudian disasar dalam stimulus ekonomi ini, itu sudah meng-cover seluruh kalangan ekonomi, mulai dari menengah hingga ke bawah?
03:43Di existing tadi, kelas menengah, kita tetap kasih, kan.
03:47Untuk yang insentif tadi ya, properti dan seterusnya, masyarakat berpendapatan menengah ke bawah, itu masih kita berikan PKH, masih kita berikan sembako, gitu kan.
03:58Nah, untuk dari itu, kita pengen memperkuat nih.
04:00Makanya kalau kita lihat tadi, secara kelompok masyarakat, memudahannya cukup mengakomodir, tidak hanya kelas penduduk kita yang berada di menengah, apa, di bawah, di industrial yang bawah, tapi juga yang menengah gitu ya.
04:13Kombinasi itu yang kita harapkan, konsumsi masyarakat itu bisa tetap terjaga ya, di tengah berbagai tangannya ada.
04:22Oke, harapan ini juga dapat memberikan optimisme ya, Pak ya?
04:25Baik di tataran bawah hingga tataran atas, terima kasih banyak Pak Ferry Rawan di Putih 1, kemen, kemen, kemen, kemen atau suaktunya.
04:30Ya, terima kasih, mas.
Komentar