Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menghadapi tantangan ketersediaan pasokan air bersih dalam rangka realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 hingga 2029. Lalu, apa saja tantangan dan upaya yang dihadapi pemangku kebijakan ke depannya?

Provinsi DKI Jakarta mengalami sejumlah problematika seperti intrusi air laut ke air sungai, pencemaran air, ketersediaan sumber air baku, termasuk eksploitasi air tanah, serta ledakan populasi yang memengaruhi pasokan air bersih Jakarta.

Jakarta memiliki geografis yang unik, terletak di dataran rendah dan dialiri 13 sungai dengan hilir yang lebih rendah dari permukaan laut. Tak hanya itu, Jakarta juga memiliki 111 embung sebagai pengendali air. Meski demikian, pasokan air bersih Jakarta masih mengandalkan dari kota sekitarnya.

Baca Juga Kronologi Lansia jadi Korban Komplotan Pencurian Bermodus Menjadi Petugas PLN dan PDAM di https://www.kompas.tv/video/275787/kronologi-lansia-jadi-korban-komplotan-pencurian-bermodus-menjadi-petugas-pln-dan-pdam

#jakarta #air

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/596564/sederet-tantangan-ketersediaan-air-bersih-di-jakarta-pemerintah-mampu-atasi
Transkrip
00:00Informasi lainnya, Saudara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menghadapi tantangan ketersediaan pasokan air bersih
00:07dalam rangka realisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN 2025 hingga 2029.
00:16Lalu apa saja tantangan dan upaya yang dihadapi pemangku kebijakan ke depannya? Berikut laporannya.
00:22Provinsi DKI Jakarta mengalami sejumlah problematika seperti intrusi air laut ke sungai, pencemaran air,
00:33ketersediaan sumber air baku, termasuk eksploitasi air tanah, serta ledakan populasi yang memengaruhi pasokan air bersih Jakarta.
00:42Jakarta memiliki geografis yang unik terletak di dataran rendah dan dialiri 13 sungai dengan hilir yang lebih rendah dari permukaan laut.
00:50Tak hanya itu, Jakarta juga memiliki 111 embung sebagai pengendali banjir.
00:56Meski demikian, pasokan air bersih Jakarta masih mengandalkan dari kota sekitarnya.
01:02Badan Pusat Statistik mencatat jumlah penduduk Jakarta sebanyak 10.672.100 jiwa pada 2023.
01:11Terkait distribusi air bersih, PAMJAYA mengklaim 71 persen warga Jakarta telah terlayani melalui pipanisasi PAMJAYA.
01:20Dan sisanya masih mengandalkan air tanah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
01:26Di tengah PEMPROF dan PAMJAYA berjibaku memenuhi kebutuhan air bersih di Jakarta,
01:32William Aditya Sarana, anggota DPRD Jakarta Komisi A bidang pemerintahan,
01:37menemukan sejumlah keluhan terkait sarana penyediaan air bersih di Perumahan Citra 2 Extension Kalideres Jakarta Barat.
01:45Air baku yang dialirkan ke rumah warga tidak sesuai standar peraturan Menteri Kesehatan.
01:50Keluarga yang secara langsung melaporkan ke saya ada sekitar puluhan orang,
01:56tapi secara merata di beberapa RT itu semua kualitas airnya cukup buruk dan tadi berbau.
02:07Juru kampanye keruha Sigit Karyadi menyoroti pengelolaan air di Jakarta yang dikhawatirkan menimbulkan krisis air.
02:15Kami khawatirkan persoalnya tidak selesai ketika privatisasi dari hulu hilir berakhir kemarin,
02:22kontrak yang lama berakhir kemarin,
02:26karena sekarang PAMJAYA itu harus membeli air baku dari itu tadi,
02:36sentra-sentra pengelolaan air baku yang besar-besar.
02:42misalnya yang dikuasai oleh badan usaha-badan usaha tadi.
02:48Dengan tingkat keuntungan yang sudah ditatkan juga dengan kewajiban harus membeli.
02:56Kemudian saya melihat kerentanan ini kemudian akan juga memicu persoalan krisis air.
03:05Tak hanya itu, pengamat Tata Kota Universitas Trisakti,
03:11Yayat Supriyatna menyarankan Pemprov Jakarta transparan dalam mengatasi eksploitasi air tanah
03:17agar tidak menambah kekhawatiran masyarakat.
03:20Sudah kategori sangat parah sebetulnya.
03:23Artinya begini, Jakarta itu tidak punya resource base yang cukup ya.
03:29Semua pasokan air Jakarta itu datangnya dari luar.
03:33Khususnya misalnya contoh untuk air baku,
03:36kita mengambil dari Jatiluhur melalui Kali Malang.
03:41Jadi resource untuk kebutuhan air baku, konsumsi air minum,
03:45masih mengandalkan inputnya dari luar.
03:49Yayat menambahkan, Jakarta perlu menyusun master plan untuk memenuhi pasokan air baku.
03:56Karena hingga saat ini tidak ada penyuluhan terkait menabung air
03:59seperti yang dilakukan negara Singapura, Malaysia, dan Jepang.
04:04Di lain pihak, Nelson, Kepala Bidang Geologi, Konservasi Air Baku, dan Penyediaan Air Bersih,
04:10Dina Sumberdaya Air Jakarta menjelaskan,
04:13masih ada permasalahan regulasi terkait pasokan air bersih di Jakarta.
04:17Kepala ini memang masih ada beberapa kendala,
04:19karena memang ada ketentuan baru yang pengendalian pengguna air tanah
04:25memang menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini adalah
04:29Kementerian Pertambangan dan Energi.
04:32Jadi memang pengendalian sekarang di sana bukan lagi hanya
04:35pemerintah kota di Jakarta yang langsung mengendalikan penggunaan air tanah.
04:40Seperti itu, Mbak.
04:42Nelson menambahkan, hingga 2024,
04:45PAMJAYA mampu menyediakan kurang lebih 21.000 liter per detik,
04:50di mana total kebutuhan warga Jakarta adalah 31.000 liter per detik,
04:55dan dalam waktu 4 tahun,
04:56PAMJAYA diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air.
05:01Birut PAMJAYA memastikan akan mempercepat perbaikan dan pengadaan pipanisasi
05:05dengan standar air minum.
05:07Ketika kemudian kita tahu air bakunya memang menjadi air baku yang bermasalah,
05:11itu yang kenapa akhirnya kita harus melakukan berbagai macam modifikasi dan inovasi.
05:16Dan ini memang percepatannya harus kita lakukan dengan cepat sebenarnya.
05:19Kalau air PAM itu sendiri, sebenarnya air PAM-nya nggak ada yang seperti itu kualitasnya.
05:23Indonesia menempati peringkat akhir di 10 kota percontohan
05:27terkait water security untuk urban tentang ketahanan air situ metropolis.
05:32Dengan indikator ketersediaan air, perlindungan banjir, dan kualitas air.
05:38Rahmat Fajar Lubis, peneliti BRIN,
05:40menyoroti kondisi krisis air di Jakarta yang menimbulkan dampak lebih besar ke depannya.
05:4680% itu adalah bukan berasal dari kota Jakarta itu sendiri.
05:50Artinya Jakarta sangat dipending dengan daerah-daerah di sekitarnya.
05:54Padahal kita tahu dengan konus demografi seperti sekarang,
05:57itu kota-kota sekitarnya harus berkembang.
06:01Dan mereka juga akan butuh air, sehingga suatu saat klaim air akan menjadi konflik.
06:06Ini yang kita sebut sebagai water war.
06:08Sejumlah warga yang berlangganan PAM Jaya di Citra Garden 2 Extension
06:12mengeluhkan pasokan air bersih yang tak layak konsumsi sejak 24 April 2025.
06:18Ada bau ya, kayak bau amoniak, bau kayak bau lumpur apa.
06:24Mungkin saya sebagai pengurus waktu itu langsung ke WTP menanyakan kenapa bisa bau gitu.
06:31Itu tanggal 24.
06:33Menurut PAM Jaya-nya, tinggi mangan dan amoniaknya sangat tinggi.
06:39Total ada berapa warga di RW20 yang terdapat Pak?
06:42Hampir semua, bu.
06:441.500 kakak di sini ya, deh gitu ya.
06:49Semua kena gitu dampaknya.
06:50Apalagi yang nggak pakai filter.
06:52Berwarga kita emang terdampak ya,
06:54tapi rumah saya ada mendingan karena kita ada dua filter.
07:00Tapi kecewa sekali sama pelayanan PAM
07:04yang katanya akan meningkatkan kualitas air kita malah jadi buruk.
07:09April itu sangat jelek kualitasnya.
07:15Dia keruh dan bau.
07:18Terus gimana?
07:19Terus dampaknya ke kulit juga terjadi iritasi.
07:26Terus bak, kamu lanjut kotor kan.
07:29Gangguan kesehatan ya?
07:29Iya, gangguan kesehatan.
07:31Iya.
07:31Saya mengalami sendiri sih.
07:33Akses pelayanan air minum yang aman, merata, terjangkau dan terlayani 100 persen,
07:42dan peningkatan mutu air sesuai baku mutu
07:44merupakan bagian dari kebijakan nasional sumber daya air
07:48yang dilaksanakan untuk peningkatan ketahanan air nasional.
07:52Pepata berkata, air mengalir sampai jauh.
07:55Ternyata yang ditampung masih keruh.
07:58Hingga regulasi tak dapat buat jernih.
08:01Janji ada, tapi buat risih.
08:05Glenis Oktania, Kompas TV, Jakarta.
Komentar

Dianjurkan