00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:05Salam Purasun
00:07Yang saya hormati, saya muliakan dan saya banggakan
00:12Jaksa Agung Republik Indonesia
00:14Yang pada hari ini barangkali di sepanjang sejarah peradaban dunia
00:19Hanya di Indonesia, Jaksa ikut nanam padi dan menyiapkan sawit
00:24Yang saya hormati, Pak, Menteri Pertanian Republik Indonesia
00:30Menteri yang kalau badannya agak legam karena tiap hari terbakar matahari
00:35Dari sawah ke sawah, dari pematang ke pematang
00:38Dan seluruh kinerja Bapak terasa juga bagi masyarakat Jawa Barat
00:42Saya termasuk petani, Pak
00:44Di Jawa Barat itu sekarang musim panennya bukan hanya tiga, ada sampai empat
00:49Saya termasuk yang empat
00:51Jadi ini luar biasa karena musimnya tidak ada kemarau
00:54Hujan secara terus menerus
00:56Kemudian yang saya hormati, Jaksa Agung Muda
01:00Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus
01:04Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen
01:06Yang saya hormati, sahabat saya, Direktur Pupuk Indonesia
01:10Kemudian juga Direktur Pemasaran
01:14Kepala Badan Pemulihan Aset
01:16Yang ini sahabat saya yang selalu memberikan support pada saya
01:21Walaupun tenang tapi menenggelamkan, Ibu Kajati Jawa Barat
01:24Kemudian
01:26Yang suruh mati
01:29Seluruh yang hadir pada kesempatan pagi hari ini
01:35Dan saya ucapkan terima kasih pada Pak Bupati Bekasi
01:39Ini disebutnya oleh saya adalah Raja Bongkar
01:43Kalau saya bongkar bangunan gak tegaan
01:46Pasti kasih kompensasi
01:47Bupati ini gak mau kasih kompensasi
01:49Ya ujung-ujungnya saya yang dibuli
01:52Saya pesan buat Pak Bupati
01:55Di depan Pak Jaksa Agung
01:56Pertama
01:58Segera lakukan evaluasi tata ruang di Kabupaten Bekasi
02:02Karena banyak areal sawah yang berubah jadi pemukiman
02:06Dan sebelum evaluasi tata ruang
02:10Gubernur Jawa Barat sudah mengeluarkan peraturan gubernur
02:14Larangan alih fungsi lahan
02:17Dari areal pertanian, areal hutan, dan areal perkebunan
02:21Areal perairan ke fungsi-fungsi lain
02:24Yang tidak sesuai dengan peruntukannya
02:26Dan yang berikutnya adalah
02:29Ke Pak Bupati saya pesan juga
02:30Perbanyak setiap desa dan kelurahan mesin potong rumput
02:34Karena saya lihat sepanjang jalan
02:36Rumputnya segini Pak
02:38Nah ini harus dipotongin
02:40Untuk apa?
02:41Karena ini adalah orang Bekasi itu perlu hiburan
02:44Perlu rekreasi
02:46Karena setiap Jumat 1 orang Bekasi ke Lembang, ke Puncak, ke Pangandaran
02:51Penuh dimana-mana
02:52Karena mungkin terjadi sebuah situasi di Bekasi
02:55Berubah jadi industri
02:56Perumahannya tidak tertata
02:58Sehingga depresinya tinggi
02:59Untuk itu saya minta
03:02Seluruh rumput di pinggir jalan di Babat
03:05Agar sawah terlihat
03:06Setelah itu jalannya dihaluskan
03:09Dipasang lampu-lampu yang tertata
03:11Sehingga areal sawah ini di dekat perumahan
03:13Akan menjadi areal estetik yang paling wisatanya kuat
03:16Sehingga orang Bekasi tidak perlu meneluarkan uang untuk pergi jauh
03:20Cukup di Bekasi, sudah bahagia
03:22Kemudian saya sampaikan ke Pak Jaksa Agung dan ke Pak Menteri Pertanian
03:27Apa sih problem di Jawa Barat itu?
03:30Problem di Jawa Barat adalah hulu Pak
03:32Seluruh hulu sungai itu apakah yang di Gunung Cikurai
03:38Gunung Wayang, Gunung Windu, dan Cirmai
03:42Dan berbagai tempat lainnya terjadi perubahan alih fungsi
03:46Hutan-hutannya dibuka, lerengnya dibuka dan itu kebanyakan tanah negara
03:52Kemudian dibuat menjadi perkebunan sayur dan makin naik
03:55Dampat kenaikannya adalah ketika musim hujan
03:59Maka tanahnya turun
04:02Maka terjadi sedimentasi di sungai-sungai besar
04:05Kemudian di seluruh aliran sungai nanti masuk ke danau
04:10Apakah itu Saguling, Cirata, dan Jatiluhur
04:13Itu eceng gondok menerka
04:15Kemudian setelah itu terjadi sedimentasi dalam setiap tahun
04:19Karena tidak pernah dibersihkan
04:21Nah kemudian adalah seluruh aliran daerah yang harusnya itu menjadi arelar clean
04:26Sekarang sudah berubah di Tahun Barat, Tahun Timur
04:30Itu berubah jadi perumahan pemukiman dan bersertifikat
04:33Nah kemudian ketika masuk lagi ke sungai-sungai yang lebih kecil lagi
04:38Sudah berubah lagi jadi perumahan pemukiman
04:40Bahkan sungai-sungai milik PJT II
04:42Sudah banyak yang ditutup pakai beton
04:45Sehingga kalau di Jawa Barat ada sedikit rame
04:48Gubernur dan Bupatinya nekat
04:50Karena tidak ada pilihan lain kecuali membongkar
04:53Demi kepentingan pertanian dan penyelesaian banjir masa depan
04:56Itu yang pertama
04:58Sehingga saya mohon Pak Jaksa Agung dan segenap jajaran
05:02Untuk membantu kami menyelesaikan berbagai problem alih fungsi lahan
05:07Areal perkebunan banyak KSO berubah menjadi kepentingan-kepentingan lain
05:12Pesawahan juga banyak berubah
05:13Dan banyak-banyak tanah-tanah yang itu daerah aliran sungai
05:18Berubah menjadi bersertifikat hak milik
05:21Dan kalau di total itu
05:23Kalau kita mau membongkar bangunan itu
05:26Dan memberikan ganti rugi
05:27Maka untuk membebaskan areal pertanian di Bekasi dan Karawang
05:32Serta membebaskan banjir di Kota Bekasi, Karawang dan Kabupaten Bekasi
05:37Diperlukan 8 triliun untuk membayar bangunan-bangunan liar itu
05:43Dan tahap pertama kami akan mengerjakan 300 miliar
05:46Hasil suadaya Pemkot Bekasi, Pemda Bekasi dan Pemprop Jabar
05:53Ini untuk tahap pertama
05:54Dan saya sampaikan kepada Pak J.A
05:56Sampai perjalanan pengerukan sungai Kali Bekasi
06:01Yang berbiaya 500 miliar
06:03Hampir 2 tahun tidak berjalan
06:06Karena apa?
06:07Karena kontraktornya ragu
06:09Karena di sampingnya sudah berubah jadi bangunan
06:11Dan sekarang sudah berjalan berkat dukungan dari
06:14Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya
06:17Sekarang sudah berjalan kembali
06:18Jadi di kita ini aneh
06:20Tidak mau banjir tapi sungainya diuruh
06:22Tidak mau banjir tapi sawahnya dirubah
06:25Tidak mau banjir tapi tata ruangnya tidak ditata
06:28Ini problem kita
06:30Untuk itu saya mengucapkan terima kasih
06:32Mudah-mudahan kehadiran Bapak di sini bisa mendorong kami
06:35Untuk terus melakukan perubahan-perubahan
06:37Yang berikutnya adalah
06:38Saya sampaikan kepada Pak Menteri
06:40Ini kesulitan areal pertanian di Jawa Barat
06:43Yang kita bersama-sama untuk menyelesaikannya
06:45Pertama adalah ketika menanam
06:48Itu hama keongnya sangat luar biasa Pak
06:50Keong emasnya
06:51Sehingga selalu diperlukan obat
06:53Kemudian yang kedua
06:54Setelah ditanam yaitu hama wereng
06:57Dan kemudian hama orang Sunda nyebutnya hama berem
07:01Itu terus karena hampir penyemprotan itu harus dilakukan dua hari sekali
07:07Kalau enggak dua hari sekali lewat
07:09Apalagi sekarang hujan siang hari bisa turun
07:12Ini diperlukan sebuah siklus
07:14Dimana memang harus ada jeda
07:17Tiga bulan untuk tidak menanam
07:19Tetapi nafsu untuk menanam tinggi
07:22Dan dirubah misalnya untuk kedelai dulu dan sejenisnya
07:25Agar tanahnya istirahat
07:26Dan kepeloporan ini nanti kita harus kita lakukan bersama
07:30Dan tadi saya menyampaikan mudah-mudahan kepeloporan
07:33Kejaksaan nanti sampai kepeloporan desa
07:37Dan kita ingin mencoba pada tahun ini
07:39Desa di Jawa Barat itu menggunakan e-budgeting
07:43Semuanya seluruh pembayaran pembiayanya
07:45Dan terakhir ini penting catatan
07:47Walaupun orang Kerawang
07:50Orang Subang
07:52Orang Cirebon dan orang Bekasi
07:54Hamparan sawahnya luas
07:56Tetapi rakyatnya tidak
07:58Memakan beras yang dia tanam
08:02Padi
08:02Mereka mendapat lebih mengandalkan dana PKH
08:06Bantuan pangan lontunai
08:08Dulu beras raskin
08:09Apa sih problemnya?
08:11Problemnya adalah
08:12Ketika mereka panen
08:14Maka ketika masuk pematang sawah
08:16Sudah dibeli oleh bandar
08:17Kemudian uangnya masuk ke saku
08:20Pulang ke rumah
08:22Langsung hajatan
08:23Musim panen
08:24Ngawinggen
08:25Musim Paceklik
08:27Nyeraygen
08:27Nah
08:28Kemudian uang yang hasil
08:30Kuli
08:31Kuli tandur
08:33Kemudian kuli panen itu
08:34Habis hanya dalam waktu seminggu
08:36Untuk kondangan
08:37Ditama lagi
08:38Kalau orang Kerawang Bekasi
08:40Itu masih punya kebiasaan
08:41Arisan
08:42Yaitu
08:43Kalau keondangan
08:44Bawa beras
08:45Dua gantang
08:47Atau 20 liter
08:49Kadang kuintalan
08:51Nah nanti
08:52Ketika musim hajat
08:53Dia dapat banyak
08:54Ketika selesai hajat
08:56Dia harus bayar
08:57Itu kemiskinan terjadi
08:58Nah kemudian
08:59Kalau keundangan dicatat
09:00Nanti kalau tidak bayar
09:02Keundangannya ditagih ke rumahnya
09:03Ini tradisi
09:05Yang ada disini
09:06Yang saya pelan-pelan
09:06Kemudian
09:07Orang yang miskin pun
09:09Memaksakan diri
09:10Untuk tatangapan
09:11Hiburan
09:12Akhirnya pinjem
09:13Pinjemnya kemana?
09:15Ke bank EMO
09:15Bank keliling
09:17Bank NBK
09:18Bunganya 10-20%
09:21Per hari mereka harus bayar
09:22Bahkan ada mingguan
09:24Pak Jaksa Agung
09:25Di Jawa Barat
09:26Di setiap RT
09:27Ada kelompok ibu-ibu pak
09:28Jumlahnya 10-15 orang
09:30Mereka itu adalah
09:31Pengelola pinjaman
09:33Rentenir
09:35Pinjor
09:35Bukan
09:36MBK
09:37Dan bank EMO
09:39Jadi mereka berputar disitu
09:40Nah berputar disitu
09:41Ada kasus yang menarik
09:43Di Tasik Malaya adalah
09:44Ibu-ibu tidak mampu bayar pinjaman
09:46Akhirnya tidak ada yang bisa disita
09:48Karena rumahnya ngontrak
09:49Yang disita adalah
09:50LPG 3 kg
09:51Nah ini terjadi
09:53Sehingga
09:54Kenapa
09:54Saya sampaikan
09:55Kenapa saya menghentikan
09:56Studi Tour
09:57Menghentikan
09:58Berbagai kegiatan
09:59Yang mengeluarkan uang
10:00Bagi anak sekolah
10:01Sesungguhnya
10:02Saya secara perlahan
10:03Lagi menurunkan
10:04Angka pinjaman
10:05Pada
10:06Bank-bank gelap
10:07Dan itu bank gelap
10:08Bahkan beroperasi terbuka
10:10Namanya
10:11Kosipa
10:11Koperasi Simpan Pinjam
10:13Sesungguhnya di dalamnya adalah
10:15Pinjaman Renten
10:16Mereka bisa cepat kaya
10:17Dalam perputarannya
10:19Mudah-mudahan
10:19Ini menurut saya adalah
10:20Pelanggaran pidana
10:21Ini adalah kategorinya
10:23Bank gelap
10:23Menurut saya
10:24Mereka tidak bayar pajak
10:25Bunganya 10%
10:27Dimana orang
10:28Uang punya 1 miliar
10:29Per bulan
10:30Dia bisa menikmati
10:31100 juta
10:32Sebagai bunga yang berputar
10:33Ini terjadi
10:34Dan Jawa Barat adalah
10:35Daerah
10:36Ranking pertama
10:38Pinjol
10:38Ranking pertama
10:40Judol
10:40Dan ranking pertama
10:42Bank Emok
10:42MBK
10:43Dan satu lagi ada
10:44Pajaksa
10:44Pajaksa Agung adalah
10:46Bank Pancasila
10:47Yaitu setiap pinjam
10:48Maka dia mengangkat tangan
10:49Pancasila
10:51Satu ketuhanan yang masak
10:53Kredit cair
10:54Ini terjadi
10:55Saya ngerti betul
10:57Siklus kehidupan masyarakat
10:58Dan itu mendara pada
11:00Kuli-kuli tandur
11:01Kuli nyangkul
11:02Sehingga mereka
11:03Tidak terlepas dari
11:04Tendiri itu
11:04Kemiskinannya terus meningkat
11:06Dan akhirnya
11:07Mereka tidak menikmati
11:09Beras
11:10Nasi yang dia tanam
11:12Nasi yang dia tanam
11:13Dia beli lagi ke tempat lain
11:14Sehingga solusi kooperasi merah putih
11:17Sebenarnya
11:17Solusi strategis
11:19Sehingga
11:20Padi itu nanti disimpan
11:21Di gudang kooperasi
11:23Ada di tempat itu
11:24Bahkan Pak Mentan
11:25Mudah-mudahan ke depan
11:26Kita bisa punya hitungan
11:27Berapa kebutuhan beras
11:29Dalam setiap tahun
11:30Dalam setiap desa
11:31Sehingga di desa itu
11:32Berasnya harus tersedia kesikian
11:34Kalau lebih dia geser ke tempat lain
11:36Dan ini diajarkan oleh leluhur kami
11:38Di kampung adat
11:40Ada namanya
11:40Luit
11:41Luit itu tempat menyimpan
11:43Padi
11:44Dan mereka
11:45Pak Mentan
11:45Punya lebih dari
11:46120 paritas
11:48Yang tidak terlisensikan
11:49Dan mereka
11:50Karena tidak menggunakan
11:51Pupuk kimia
11:52Dayat
11:53Karena padinya juga
11:54Tidak diirik
11:55Tidak digiling
11:56Kemudian padinya dipotong
11:58Pakai ani-ani
11:58Tapi ani-ani yang dimaksud
11:59Bukan ani-ani yang hilang
12:00Etem itu
12:02Kemudian
12:03Kemudian disimpan
12:05Dilelit
12:05Dan mereka memiliki
12:07Ketahanan pangan
12:08Yang sangat kuat
12:09Untuk itu
12:10Contoh kampung adat
12:11Adalah sebuah contoh penting
12:13Bagaimana membangun
12:14Ketahanan pangan
12:15Terakhir saya akan menceritakan
12:16Tradisi budaya Sunda
12:18Yang pertama
12:19Orang Sunda itu
12:20Menyebut
12:20Padi itu adalah
12:22Nyipohaci
12:23Yaitu bentuk penghargaan
12:24Dimana dia tidak boleh
12:25Diperjual belikan
12:26Tetapi harus disimpan
12:27Sebagai bentuk ketahanan lingkungan
12:29Nah yang kedua
12:30Nyimpannya itu
12:31Yang pertama
12:31Kalau ibu-ibu
12:32Haknya itu
12:33Di padaringan
12:34Itu sebuah tempayan
12:36Yang diisi dengan beras
12:37Tidak boleh kosong
12:38Dan ngambilnya
12:39Tidak boleh sambil nungging
12:41Tapi harus duduk emot
12:42Dan kemudian diambil
12:43Dengan penuh cinta
12:44Dan disitu
12:45Laki-laki tidak boleh masuk
12:47Karena apa?
12:48Karena laki-laki
12:49Tidak punya perasaan
12:50Kalau nanti ngambil nungging
12:51Kemudian tidak ada
12:53Ternyata nanti
12:54Adalah gentongnya
12:55Tempayannya dijual
12:56Kalau laki-laki
12:57Maka disitu
12:58Minismennya
12:59Yang kedua
12:59Untuk menyimpan
13:01Kepentingan keluarga
13:02Dalam jangka pendek
13:03Maka dia punya goah
13:04Untuk jangka panjang
13:06Maka dia punya lewit
13:08Untuk kepentingan umum
13:09Maka dia punya lumbung
13:11Ini semua sekarang tidak ada
13:13Mudah-mudahan
13:14Kedepan
13:15Pak Bupati Bekasi
13:16Kita bisa berpelopori
13:17Mari kita kembalikan
13:18Rakyat kita
13:19Punya cadangan beras
13:20Punya cadangan padi
13:22Dan punya cadangan padi
13:24Yang disimpan di tempat umum
13:25Namanya lumbung
13:26Sehingga ketahanan pangan
13:27Bisa berputar
13:28Tidak selalu menjadi tanggung jawab
13:31Bulong
13:31Saya ucapkan terima kasih
13:32Pak Padirut Bulong
13:33Untuk itu saya ucapkan terima kasih
13:35Mudah-mudahan
13:36Yang nanam hari ini
13:37Menjadi penanaman kebaikan
13:39Dan yang paling bahagia
13:40Adalah jadi Menteri Pertanian
13:41Karena dalam setiap hari
13:43Menanam kehidupan
13:44Terima kasih
13:45Sukses selalu
13:46Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
13:50Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
13:50Sampurasi
13:51Sampurasi
13:51Bersambung
13:52Tidak selalu menjadi tanggung jawab
13:54Sampurasi
13:55Sampurasi
13:56Sampurasi
13:57Sampurasi
13:58Saya Ogin Fredianto, saksikan terus program-program Kompas TV
14:01melalui siaran digital, pay TV, dan media streaming lain.
14:05Kompas TV, independen, dan percaya.
Komentar