Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kejaksaan Agung menetapkan bos PT Sritex periode 20182023, Iwan Setiawan Lukminto, sebagai tersangka korupsi pemberian fasilitas kredit perbankan.

Iwan ditetapkan sebagai tersangka usai ditemukan alat bukti yang cukup pada kasus korupsi ini.

Dalam kasus ini, PT Sritex menerima fasilitas kredit dari empat bank pelat merah, yaitu Bank DKI, Bank Jawa Barat, Bank Jateng, dan bank sindikasi yang terdiri dari BRI, BNI, dan LPEI. Bank-bank tersebut memberikan kredit dengan total hampir Rp3,6 triliun.

Baca Juga Kronologi Kasus Korupsi Kredit Bank yang Jerat Bos Sritex Iwan S Lukminto, Rugikan Negara Rp692 M di https://www.kompas.tv/nasional/594767/kronologi-kasus-korupsi-kredit-bank-yang-jerat-bos-sritex-iwan-s-lukminto-rugikan-negara-rp692-m

#sritex #bossritex #kejagung #tersangka

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/594800/fakta-di-balik-bos-pt-sritex-iwan-s-lukminto-jadi-tersangka-korupsi-kredit-perbankan
Transkrip
00:00Saudara Anda masih menyaksikan Kompas Pagi bersama saya, Rahma Piliang.
00:04Kejaksaan Agung menetapkan bos PT. Sritex periode 2018-2023, Iwan Setiawan Lukminto,
00:11sebagai tersangka kasus korupsi pemberian fasilitas kredit perbankan.
00:17Iwan ditetapkan sebagai tersangka usai ditemukan alat bukti yang cukup pada kasus korupsi ini.
00:23Dalam kasus ini, PT. Sritex menerima fasilitas kredit dari empat bank plat merah,
00:28yaitu Bank DKI, Bank Jawa Barat, Bank Jateng, dan Bank Sindikasi
00:34yang terdiri dari BRI, BNI, dan LPEI.
00:38Bank tersebut memberikan kredit dengan total hampir 3,6 triliun rupiah.
00:50Terhadap BS, kemungkinan terhadap YM, dan terhadap ISL,
00:56pada hari ini, Rabu, tanggal 21 Mei tahun 2025,
01:04penyidik pada Jampik Sus kesanagungan Republik Indonesia
01:07menetapkan 3 orang tersebut
01:15sebagai tersangka karena ditemukan alat bukti yang cukup
01:21telah terjadi tindak pindahan korupsi dalam pemberian kredit
01:25PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
01:29serta PT. Bank DKI Jakarta kepada PT. Sritik Isman TBK.
01:36Tiga tersangka mulai malam ini
01:41dilakukan penahanan untuk 20 hari ke depan.
01:46Sebelumnya, Saudara PT. Sri Rezeki Isman atau Sriteks
01:53melakukan PHK terhadap 11.025 pekerjanya.
01:58PHK terbanyak terjadi pada Februari 2025
02:02sebanyak 9.604 pekerja
02:05dan 1.081 pekerja di Januari 2025
02:09serta 340 pekerja pada Agustus 2024.
02:14Keputusan PHK masal ini terjadi
02:17usai pengadilan Nyaga Semarang, Jawa Tengah
02:19mengabulkan permohonan pilot penggugat pada Oktober 2024.
02:24Sriteks sempat mengejukan peninjauan kembali
02:27atau PK ke Mahkamah Agung pada awal 2025
02:31namun ditolak.
02:39Sebelumnya, Komisaris Utama Sriteks Iwan Setiawan Lukminto
02:43sempat menjadi sorotan terkait dengan penyelesaian pilot di Sriteks.
02:47Iwan juga pernah bertemu dengan Wakil Menteri Ketenaga Kerjaan
02:50Immanuel Ebenezer pada November 2024
02:54untuk membahas soal kondisi pilot Sriteks
02:57dan memastikan agar tidak ada pemutusan hubungan kerja.
03:01Namun, Sriteks akhirnya resmi menutup operasinya
03:05pada 1 Maret 2025.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan