00:00Terima kasih masih disampai Indonesia pagi bersama saya Mario Sarong.
00:04Sedara lima warga sipil yang menjadi korban ledakan amunisi kedaluarsa di Garut, Jawa Barat
00:10kini telah berhasil diidentifikasi.
00:13Belum diketahui kapan korban yang sudah diketahui identitasnya
00:17bisa dibawa pulang dan dimakamkan oleh keluarga korban
00:20karena masih dalam proses pemeriksaan oleh tim DVI.
00:30Terima kasih.
01:01Untuk mengetahui informasi terkini dan identifikasi korban ledakan pemusnahan amunisi di Garut, Jawa Barat
01:06kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV Ritwan Mustafa di sekitar lokasi ledakan
01:11serta Ahmad Fadila dan Andri Iskander di RSUD Pamungpeuk.
01:15Kita ke Ritwan terlebih dahulu di sekitar lokasi ledakan pemusnahan amunisi.
01:19Ritwan selamat pagi.
01:20Bagaimana kondisi terkini lokasi ledakan pemusnahan amunisi yang bisa Anda informasikan kepada kita?
01:26Ya Mario dan juga saudara benar sekali bahwa pagi ini saya sedang berada di Desa Sagara
01:33Kesambatan, Kebalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat
01:36di mana tepat di belakang saya merupakan lokasi atau pintu masuk menuju ke kawasan
01:41penghancuran amunisi karena luar saya atau amunisi tidak layak pakai.
01:46Di mana di belakang saya tak terlihat sejumlah tulisan juga ada pelang berwarna merah
01:51bertuliskan kalau dilarang masuk kawasan menuju penghasuran munisi apkir.
01:56Jadi memang warga tidak boleh masuk ke lokasi tersebut.
02:00Tadipun kami bersama sejumlah awak media mencoba untuk masuk ke lokasi untuk melihat secara langsung
02:06tepat kejadian perkara pasca ledakan terjadi.
02:10Dan memang di lokasi apa dipasang garis polisi memang sangat seri yang termasuk dijaga oleh aparat TNI.
02:18Dan kita pun tadi diimbang untuk segera untuk meninggalkan lokasi tepat kejadian perkara.
02:24Kalau boleh saya gambarkan Mario dan juga saudara untuk menuju ke lokasi tepat kejadian perkara
02:30dari jalan raya tepatnya dari rumah sakit umum daerah Pangmempek menuju ke TKP
02:36memang lokasinya tidak terlalu jauh.
02:38Sekitar kalau memakan waktu menggunakan kedai roda 4 sekitar 40 menit.
02:44Dan ketika telah memasuki desa Sagara nanti akan belok kanan dan kita akan melewati perkebunan
02:54dan juga memang yang jalannya cukup rusak seperti itu.
02:58Jadi memang di lokasi tersebut memang jauh dari pemukiman warga dan berada di pinggir pantai demikian Mario.
03:05Oke Ritwan berarti hingga saat ini masih banyak petugas yang standby atau berjaga di sekitar situ
03:12dan apakah memang ini steril untuk masyarakat tidak boleh mendekat atau bagaimana?
03:18Benar sekali bahwa di lokasi kejadian pasca terjadikan yang menewaskan 13 warga
03:234 diantaranya anggota TNI dengan 9 merupakan warga sipil.
03:30Di lokasi kejadian memang sangat steril dan tidak diperbolehkan warga untuk memasuki lokasi terpakai kejadian perkara.
03:37Memang di pasang garis polisi seperti itu.
03:41Dan petugas pun dari mulai pintu masuk hingga di lokasi terpakai kejadian perkara
03:45dijaga oleh para TNI berseragam TNI seperti itu, Mario.
03:51Oke, kalau kita melihat dari kasus ini bahwa ada warga sipil yang menjadi korban.
03:57Kalau melihat kebiasaan di sana, apakah warga terbiasa memungut disposal ini
04:02atau ini baru dilakukan pada kasus ini?
04:07Dari informasi yang kami himpun bahwasannya
04:09pelendakan amunisi tidak layak pakai atau amunisi keadaan luar sana
04:15memang bukan kali pertama dilakukan di kawasan ini.
04:19Sudah beberapa kali dilakukan pelendakan di daerah desa Sagara Kesambatan Cimalung.
04:25Tempatnya di titik di mana di belakang saya mengabarkan ini
04:30merupakan titik masuk menuju ke pelendakan amunisi tidak layak pakai.
04:34Jadi memang sudah menjadi kebiasaan apabila sudah dilakukan pelendakan
04:39oleh aparat terkait warga berdatangan ke lokasi
04:44untuk mencari selongsong atau sisa-sisa dari pelendakan tersebut
04:48karena memang menurut warga sekitar selongsong tersebut
04:51bisa dijual dan juga bernilai ekonomi seperti itu, Mario.
04:55Oke, Rituan penegasan lagi.
04:57Apakah memang kebiasaan ini dilakukan dengan diberikan izin misalkan?
05:02Dalam arti setelah pelendakan mereka berdengan muda
05:04boleh masuk untuk mengambil sisa-sisa ledakan atau bagaimana sebenarnya?
05:08Nah, kalau dimisalkan berkaitan dengan apakah memang mendapatkan izin
05:12atau tidak dari aparat terkait atau aparat perbenan
05:16memang kita pun belum mendapatkan informasi secara resi.
05:19Namun demikian, warga di sekitar lokasi apabila pasca terjadinya
05:24atau apakah pasca diledakannya sejumlah amunisi yang sudah tidak layak pakai
05:29atau warga sering datang ke lokasi untuk mencari selongsong-selongsong
05:35atau sisa-sisa dari pelendakan amunisi yang sudah tidak layak pakai tersebut demikian, Mario.
05:40Oke, Rituan Mustafa.
05:42Dari sekitar lokasi ledakan pemusnahan amunisi kita bergeser ke RSUD Pamengpeuk.
05:46Ada Ahmad Fadila dan juga Andri Iskandar di sana.
05:51Ahmad Fadila, setelah sembilan korban diidentifikasi,
05:55bagaimana perkembangan proses identifikasi saat ini?
05:58Apakah ada korban lain yang sudah teridentifikasi pagi ini dari informasi update Anda?
06:05Ya, Mario dan saudara memang sembilan dari tiga belas korban
06:09pemusnahan amunisi yang tidak layak pakai di desa Sagara Kabupaten Gaudet ini
06:15masih dilakukan proses identifikasi.
06:19Kesembilan ini merupakan empat yang anggota TNI dan lima warga sipil.
06:23Dari empat anggota TNI yang menjadi korban pun semalam sudah dibawa untuk dilakukan pemakaman
06:31dan saat ini untuk lima orang yang sudah teridentifikasi masih berada di RSUD Pamengpeuk Kabupaten Gaudet ini.
06:41Mario memang artinya berarti dari tiga belas korban ini masih ada empat yang belum berhasil diidentifikasi.
06:48Tetapi Mario saya sempat berbincang kepada salah satu petugas DPI tim Bitdokas Jamborat
06:54bahwa dalam proses identifikasi ini memang selalu mengalami kendala.
06:58Salah satunya adalah saat melakukan identifikasi kondisi badan tubuh dari korban ini sudah tidak utuh
07:07dan kemudian upaya dari petugas DPI ini melakukan tes antemortem dan fosmortem dan melakukan tes DNA
07:15sehingga memang pagi ini akan kembali dilakukan proses identifikasi empat orang yang masih belum berhasil diidentifikasi di RSUD Pamengpeuk Kabupaten Gaudet ini.
07:26Mario.
07:27Ya hingga saat ini bagaimana dengan jenazah korban yang sudah diidentifikasi?
07:30Apakah semuanya sudah diserahkan ke keluarga atau bagaimana dari informasi yang Anda dapatkan?
07:37Ya Mario memang dari sembilan korban yang sudah berhasil diidentifikasi baru empat yang sudah dibawa ke Jakarta untuk di makaman.
07:49Dan masih ada lima orang ini berada di RSUD Pamengpeuk ini.
07:54Tetapi Mario memang informasi yang saya terima bahwa untuk bisa dibawa jenazah oleh pihak keluarga memang masih ada satu tahap
08:04yaitu rekonsiliasi di mana rekonsiliasi ini antara petugas atemortem, fosmortem maupun dan uji DNA ini melakukan rapat untuk menentukan apakah jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi ini bisa dibawa oleh pihak keluarga.
08:22Mario.
08:23Ya terima kasih Ahmad Fadila dan Andri Skandar atas laporan dan sebelumnya ada Ritwan Mustafa.
08:28Terima kasih rekan-rekan selamat bertugas kembali.
08:30Terima kasih.
Komentar