00:00Demi mencerdaskan anak bangsa, seorang guru honorer di Kabupaten Sika, Nusa Tenggara Timur rela digaji 300 ribu rupiah per bulan.
00:09Padahal, ia harus menempuh jarak sejauh 6 kilometer dengan melewati hutan dan medan yang sulit untuk sampai ke sekolah.
00:20Inilah perjuangan Vincensia Ervina Taluma, seorang guru honorer di SDK 064 Totubala,
00:27di Desa Wair Terang, Kecamatan Wai Gete, Kabupaten Sika, Nusa Tenggara Timur, demi bisa mencerdaskan anak bangsa.
00:35Sejak menjadi guru honorer pada 5 Februari 2024, setiap harinya ia harus menempuh perjalanan 6 kilometer
00:43untuk mengajar anak-anak di Dusun Terpencil, di Kampung Wair Bukang, Dusun Wodok, Desa Wair Terang, Kecamatan Wai Gete.
00:51Perjalanan panjang dari rumah ke sekolah melewati hutan, mendaki melewati bebatuan,
00:57dan kadang harus menyebrangkali apabila terjadi banjir.
01:02Agar sampai sekolah tepat waktu, setiap hari ia berangkat dari rumahnya pukul 6.30 pagi waktu Indonesia Timur.
01:10Vincensia menyebut, sayang jika ilmu yang didapatnya sebagai sarjana tak dimanfaatkan untuk mencerdaskan anak bangsa.
01:17Di saat musim hujan, anak-anak diberi tugas dan belajar di rumah, karena akses ke sekolah tak bisa dilalui.
01:47Meski demikian perjuangannya, Ervina hanya diberi gaji Rp300.000 per bulan.
01:53Dengan perincian, dari komite dibayar Rp150.000 per bulan, dan dari bantuan operasional sekolah sebesar Rp150.000 per bulan.
02:03Kondisi gaji Rp300.000 per bulan tidak mencukupi biaya hidup sehari-hari apabila Ervina sudah berkeluarga.
02:09Dengan kondisi gaji demikian, Ervina mencari alternatif pendapatan lain, seperti berjualan sembako di rumah setelah pulang sekolah.
02:18Di peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti menyebut,
02:38pemerintah meluncurkan program pemberian bantuan sebesar Rp300.000 per bulan kepada guru honorer.
02:46Kemudian yang ketiga adalah program bantuan guru honorer.
02:50Itu senilai Rp300.000 untuk masing-masing guru per bulan.
02:56Tahun ini kita mulai pada tahun ajaran baru, bulan Juli, dan itu yang menerima sekitar Rp310.000 guru di Indonesia.
03:07Sebelumnya, pada November tahun lalu, Presiden Prabowo pernah menjanjikan
03:12pemberian tujangan bagi guru non-ASN ditingkatkan menjadi Rp2 juta per bulan.
03:19Kita telah meningkatkan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan guru ASN yang berstatus PNS dan P3K,
03:29serta guru-guru non-ASN.
03:31Guru ASN mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok.
03:44Guru-guru non-ASN nilai tujangan profesinya ditingkatkan menjadi Rp2 juta per bulan.
03:52Ervina berharap, di momen hardiknas ini, guru-guru honorer terutama yang bertugas di sekolah-sekolah swasta
04:00lebih diperhatikan kesejahteraannya.
04:04Juga berharap, pemerintah memperhatikan kondisi sekolah jarak jauh wire bukang
04:09dari SDK 064 Totubala meliputi perbaikan gedung sekolah, alat tulis, dan akses jalan.
04:16Tim Liputan, KOPAS TV
Komentar