00:00Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Petang, saya Sintia Rompas,
00:05sodara eksekusi lahan dan bangunan dealer mobil di Jalan Petarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Ricuh.
00:11Polisi menembakkan meriam air agar masa membubarkan diri.
00:15Aksi ini dipicu pembacaan eksekusi putusan sengketa lahan dan bangunan,
00:34salah satu dealer mobil oleh pengadilan negeri Makassar Senin pagi.
00:39Penterokan terjadi antara polisi dan masa yang diduga bagian dari pemilik lahan yang menolak eksekusi lahan dealer mobil seluas 4.000 meter persegi di Jalan Petarani, Makassar.
00:51Masa sempat memblokade jalan dari Arlah Flyover ke pertigaan Jalan Petarani ke Jalan Alauddin dan sempat mendapat perlawanan.
01:00Polisi menembakkan meriam air agar masa membubarkan diri.
01:09Tentu memang ada perlawanan berdasarkan analisa intelijen kami, sehingga kami menyesuaikan kekuatan penyelesaian yang kami turunkan.
01:22Jadi terkait dengan masalah pelaksanaan hari ini, yang memang sudah lama mau sedilatukan esekusi,
01:29Alhamdulillah hari ini berjalan, tentu dalam hal ini memang ada perlawanan.
01:32Usai membubarkan masa, eksekusi lahan dan bangunan dilanjutkan.
01:41Alat berat, truk, dan petugas langsung menghancurkan bangunan dealer mobil di Jalan Petarani, Kota Makassar.
01:47Hindari anarkistis, polisi masih berjaga di lokasi sekitar Jalan Pertigaan Jalan Petarani ke Jalan Alauddin, Makassar.
01:54Jalan Petarani ke Jalan Petarani ke Jalan Petarani ke Jalan Petarani.
Komentar