Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MEDAN, KOMPAS.TV - Dua pria yang merupakan ayah dan anak, di Medan, Sumatera Utara, ditangkap usai membunuh dan merampok sopir taksi daring. Kasrani dan anaknya, Agung Pradana, tak berkutik saat polisi menangkap mereka di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Rabu (9/04) lalu.

Peristiwa itu berawal saat kedua pelaku memesan taksi daring. Korban kemudian menjemput kedua pelaku. Namun, di tengah perjalanan, kedua pelaku mendadak minta diberhentikan dengan alasan menunggu temannya.

Di situlah, pelaku langsung menghabisi nyawa korban secara sadis. Jasad korban kemudian dibungkus karung dan dibuang di Desa Gebang, Kabupaten Langkat.

Jasad korban baru ditemukan usai polisi menangkap pelaku. Kepada polisi, kedua pelaku mengaku telah merencanakan pencurian dan pembunuhan ini.

Baca Juga Mikro Bus Terbakar di Jalan Raya Purwokerto-Cilacap, Sumber Api Diduga dari Tangki Bahan Bakar di https://www.kompas.tv/regional/586718/mikro-bus-terbakar-di-jalan-raya-purwokerto-cilacap-sumber-api-diduga-dari-tangki-bahan-bakar

#pembunuhan #sopirtaksi #medan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/586734/sadis-begini-kronologi-motif-bapak-dan-anak-di-medan-bunuh-sopir-taksi-daring
Transkrip
00:00Dua pria yang merupakan ayah dan anak di Medan, Sumata Utara ditangkap usai membunuh dan merampok sopir taksi online.
00:11Kasrani dan anaknya Agung Pradana tak berkutik saat polisi menangkap mereka di Kabupaten Karo, Sumata Utara, Rabu Lalu.
00:20Peristiwa itu berawal saat kedua pelaku memesan taksi online.
00:24Korban kemudian menjemput kedua pelaku.
00:28Namun di tengah perjalanan kedua pelaku mendadak minta diberhentikan dengan alasan menunggu temannya.
00:34Disitulah pelaku langsung menghabisi nyawa korban secara sadis.
00:39Jasad korban kemudian dibungkus karung dan dibuang di desa Gebang Kabupaten Langkat.
00:45Jasad korban baru ditemukan usai polisi menangkap pelaku.
00:49Kepada polisi kedua pelaku mengaku telah merencanakan pencurian dan pembunuhan ini.
00:54Mereka merencanakan pembunuhan sejak tanggal 2 April 2025.
01:00Dengan motif ingin menguasai kendaraan milik korban yang kemudian nantinya akan dijadikan kendaraan untuk anaknya.
01:08Ini kedua ini kemudian bapak dan anak.
01:11Kain adalah bapaknya dan AP adalah anaknya.
01:14Ingin menguasai kendaraan untuk diberikan kepada AP untuk bekerja.
01:19Lalu tanggal 2 sudah merencanakan, maka tanggal 6 perencananya seperti apa?
01:27Perencananya dengan menyiapkan palu, kemudian membawa sarung, dia sudah merencanakan, nantinya akan dibuka.
01:34Pelaku kini harus mendekam di balik jeruji besi dan dijerat pasal berlapis dengan hukuman seumur hidup atau maksimal hukuman mati.
01:43Ferry Iryawan, Kompas TV Medan, Sumatera Utara
01:47Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan