Lewatkan ke konten utama
Pemerintah Kota Solo menghadirkan layanan perpustakaan keliling di pusat perbelanjaan sebagai strategi baru peningkatan literasi.

Kebijakan ini menyasar ruang publik dengan arus pengunjung tinggi.

Pemkot menilai pendekatan ini lebih relevan dengan pola aktivitas masyarakat saat ini.

#perpustakaan #mal #literasi #pemkotsolo

[Antara/Denik Apriyani/Denno Ramdha Asmara/I Gusti Agung Ayu N]
Transkrip
00:00Di tengah rendahnya minat baca dan kuatnya dominasi budaya di kitab,
00:08pemerintah kota Solo mengambil langkah tidak biasa.
00:12Layanan perpustakaan keliling kini dihadirkan di pusat perbelanjaan Neo Solo Grand Mall.
00:19Kebijakan ini dilakukan untuk menjangkau masyarakat di ruang publik dengan mobilitas tinggi,
00:25sekaligus mengubah ruang konsumtif menjadi ruang edukatif.
00:30Pemkot Solo menargetkan peningkatan minat baca sebagai bagian dari upaya memperkuat indeks pembangunan literasi masyarakat.
00:38Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, saat meninjau layanan perpustakaan keliling pada selasa 6 Januari 2026 menyatakan,
00:47kehadiran pojok baca di pusat perbelanjaan merupakan strategi pelayanan publik yang menyesuaikan pola aktivitas warga.
00:55Ruang dengan arus pengunjung tinggi dinilai efektif untuk mendekatkan buku kepada masyarakat.
01:02Tetapi bagaimana seluruh komponen yang ada di masyarakat, seperti hari ini,
01:07ini merupakan contoh yang sangat baik dari inisiasi Neo Solo Grand Mall,
01:13yang sudah menyediakan ruang untuk perpustakaan atau titik baca,
01:20baik untuk bacaan umum maupun juga bacaan untuk anak-anak.
01:24Jadi mudah-mudahan masih banyak nanti tempat-tempat lain, mungkin di taman konta,
01:29mungkin di beberapa tempat-tempat yang kita lihat banyak mobilitasnya.
01:36Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solo, Heni Ermawati,
01:42menegaskan peningkatan literasi tidak bisa hanya mengandalkan gedung perpustakaan.
01:47Menurutnya, kolaborasi dengan pusat perbelanjaan menjadi alternatif strategis
01:53di tengah perubahan perilaku masyarakat.
01:562025 kita bisa laporkan bahwa tingkat pustakawan yang hadir ke perpus kita itu 230 ribu orang.
02:07Artinya ada peningkatan di situ.
02:10Kalau ada peningkatan jumlah itu berarti kan harapannya indeksnya juga naik.
02:14Nah, itulah salah satu tugas kita juga bagaimana meningkatkan literasinya pada masyarakat.
02:23Kita sudah memiliki fasilitas-fasilitas yang cukup memadai ya.
02:27Sebagai bagian dari strategi jemput bola,
02:31dispersib Kota Solo saat ini mengoperasikan 11 armada perpustakaan keliling.
02:36Layanan ini beroperasi setiap hari menjangkau sekolah dan ruang publik
02:40untuk memperluas akses baca di tengah masyarakat.
02:44Dari Kota Solo, Jawa Tengah, Denik Apriyani, Kantor Berita Antara, mewartakan.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan