Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menilai penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya politis dengan motif kekuasaan.

Benny mendorong Polri mengusut kepada siapa hasil penyadapan dilaporkan para tersangka.

Benny bilang, aksi Listyo dan dua tersangka lain tidak mungkin dilakukan atas inisiatif pribadi sehingga sosok di balik aksi penyadapan perlu didalami penyidik.

Benny mendorong Bareskrim Polri secara berkala mengumumkan hasil penyidikan terhadap Jenderal Listyo dan dua tersangka lain.

Baca Juga Polri Bentuk Tim Khusus Usut Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Dipimpin Kabareskrim di https://www.kompas.tv/nasional/699968/polri-bentuk-tim-khusus-usut-dugaan-penyadapan-ilegal-presiden-prabowo-dipimpin-kabareskrim

#penyadapan #presidenprabowo #ekskapolri #politik

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699970/politisi-demokrat-benny-sebut-ada-dugaan-motif-politik-di-balik-kasus-penyadapan-prabowo
Transkrip
00:00Saya Atifal Solesa melanjutkan Sampai Nodisha Malam, Saudara.
00:03Politisi Partai Demokrat Beni Kaburharman menilai penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya politis dengan motif kekuasaan.
00:11Beni mendorong Polri mengusut kepada siapa hasil penyadapan dilaporkan para tersangka.
00:17Beni bilang aksi Listio dan dua tersangka lain tidak mungkin dilakukan atas inisiatif pribadi,
00:22sehingga sosok dibalik aksi penyadapan perlu didalami oleh penyidik.
00:26Beni mendorong Baris Krimpolri secara berkala mengumumkan hasil penyidikan terhadap Jenderal Listio dan dua tersangka lainnya.
00:56Yang memiliki motif kekuasaan harus diselidiki lebih lanjut atas perintah siapa.
01:08Tidak mungkin ini inisiatif pribadi.
01:15Sekjen Partai Gerindra Sugiono membuka peluang pertemuan pimpinan partai politik,
01:20membahas kasus penyadapan ilegal yang menyasar Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan Parpo.
01:25Gerindra juga meminta motif penyadapan Presiden ditelusuri.
01:29Dari target sasarannya kan Presiden saja dan wakil Presiden tidak, dan ini menjadi pertanyaan.
01:37Kalau dari Gerindra mungkin melihat...
01:38Saya belum tahu ya, tapi yang pasti kemarin disampaikan bahwa penyadapan ini dilakukan pada Presiden
01:44dan itu saja cukup untuk membuat sebuah pertanyaan besar di menang kita semua,
01:48apa yang motif dari semua ini, kemana arahnya,
01:53dan seperti tadi saya bilang, kita tunggu saja hasil dari proses yang seterusnya.
01:59Terima kasih, nanti kita atur ya.
02:00Sekjen atau pimpinan Parpo kan beberapa juga kena jadi pesan-pesan penyadapan,
02:06ini akan bertemu ke pesan-pesan.

Dianjurkan