Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PANDEMI COVID BERPENGARUH KE ISU MENTAL HEALTH DI BALI? KOK BISA?
Fenomena bunuh diri di Bali banyak melibatkan lansia yang tinggal sendiri serta warga yang kehilangan aset setelah pandemi.
Tekanan sosial ekonomi dan bayang-bayang modernisasi turut memperparah kerentanan kesehatan mental di tengah masyarakat.
Yuk, tonton video lengkapnya untuk memahami isu kesehatan mental ini secara mendalam dan lebih peduli dengan lingkungan sekitar!
Tonton disini: https://s.id/mentalhealthbali
Menurutmu bagaimana dengan isu kesehatan mental di Bali? Yuk tinggalkan pendapatmu di kolom komentar!
#Bali #BeritaBali #AllAboutBali #KesehatanMental #SisiLainBali
Transkrip
00:01Sebagian angka-angka bunuh diri itu adalah misalnya lansia
00:07Makin banyak kita temui kan di Karangasem, di Beleleng, di Jemberana
00:12Itu lansia tinggal sendiri
00:14Untuk masalah kesehatan fisik ditanggung kok oleh BPJS
00:19Apapun
00:19Apakah gagal ginjal, masalah jantung dan sebagainya
00:23Kenapa ketika masalah fisiknya sudah ditangani
00:27Tapi kemudian mereka memilih untuk mati bunuh diri
00:31Berarti kan ada yang kurang di sana
00:35Kemudian ya tentu hasil dari pandemi COVID kemarin
00:41Meruntuhkan beberapa rencana-rencana dalam kehidupan mereka
00:46Kemudian tiba-tiba setelah pasca pandemi
00:50Banyak yang kehilangan aset mereka
00:52Kini sebagian ya tanah-tanah
00:55Aset-aset di Bali kan sudah bukan milik orang Bali
00:59Jadi itu mesti banyak dipikirkan ya
01:02Saya berpadi sih setuju ya
01:04Oh bagus Bali akan nanti saya dengar dijadikan Dubai kedua
01:10Tapi kita juga perlu pikirkan loh
01:14Kalau kita cermat
01:16Angka kesehatan jiwa di Dubai itu tidak baik-baik amat juga
01:22Jadi pertumbuhan ekonominya maju
01:25Tetapi kesehatan jiwanya lebih buruk
01:30Terima kasih telah menonton!

Dianjurkan