Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/11/2026).

"Benar, hari ini Saudara NW selaku Menteri ATR/BPN hadir di Gedung Merah Putih KPK untuk memenuhi panggilan penyidik sebelumnya," ungkap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

"Jadi memang secara khusus untuk pemanggilan hari ini tidak ada. Namun karena memang sebelumnya ada, pemanggilan bahkan hingga dua kali, maka kemudian, Saudara NW, berinisiatif untuk hadir," lanjutnya.

Diketahui, Nusron diperiksa terkait kasus dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga Periksa Nusron Wahid, KPK Dalami Mekanisme terkait Sertifikasi Pertanahan di https://www.kompas.tv/nasional/699654/periksa-nusron-wahid-kpk-dalami-mekanisme-terkait-sertifikasi-pertanahan

#nusronwahid #kpk #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699669/menteri-atr-nusron-wahid-datangi-kpk-usai-2-kali-tak-hadir-panggilan-terkait-kasus-suap
Transkrip
00:00Saudara Dukaan Tindak Bindana Korupsi di lingkungan Kementerian APN
00:04Benar hari ini Saudara NW, selaku Menteri ATR BPN
00:11hadir di Gedung Merah Putih KPK untuk memenuhi panggilan penyidik sebelumnya
00:19Jadi memang secara khusus untuk pemanggilan hari ini tidak ada
00:24namun karena memang sebelumnya ada pemanggilan bahkan hingga dua kali
00:30maka kemudian Saudara NW berinisiatif untuk hadir hari ini
00:37memberikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik
00:42Terlebih dalam perkara yang berangkat dari peristiwa tertangkap tangan
00:50ini sejumlah pihak telah ditetapkan sebagai tersangka
00:56baik pihak-pihak yang menjadi orang kepercayaan Menteri ATR BPN
01:01ataupun pihak-pihak lain di dalam struktur Kementerian ATR BPN
01:07tentunya dalam pemeriksaan hari ini penyidik butuh keterangan-keterangan dari Saudara NW
01:13untuk menjelaskan bagaimana proses mekanisme berkaitan dengan sertifikasi pertanahan
01:21ataupun soal HGB
01:23karena perkara ini memang setidaknya ada dua klaster
01:27berkaitan dengan dugaan swap yang dilakukan oleh pihak swasta
01:31kepada pihak-pihak di Kementerian ATR BPN khususnya di Tantah Bogor
01:38dan juga klaster kedua berkaitan soal dugaan penerimaan lainnya
01:45atau gratifikasi yang dilakukan oleh pihak-pihak di lingkungan Kementerian ATR BPN
01:52sehingga dari dua klaster itu tentu kemudian penyidik butuh untuk melakukan pendalaman
01:58butuh melakukan penelusuran kepada Saudara NW
02:03sebagai pihak yang membawahi Kementerian ATR BPN
02:10karena dugaan penerimaan lainnya yang dilakukan oleh para oknum di Kementerian ATR BPN ini
02:17diduga tidak hanya berkaitan dengan layanan pertanahan di lingkup ATR BPN
02:25tapi juga ada dugaan itu merupakan setoran-setoran rutin
02:30sehingga sebelumnya dalam penyidikan perkara ini juga penyidik melakukan pengledahan
02:37di sejumlah kantah ataupun kanwil untuk mendalami soal dugaan praktik setoran ke atas
02:46berkaitan dengan pelayanan-layanan di pertanahan
02:49termasuk juga penerimaan uang tersebut diduga juga ada kaitannya soal jabatan
02:56di lingkungan Kementerian ATR BPN
02:58sehingga semuanya masih terus dilakukan pendalaman
03:03dan tentunya keterangan yang dibutuhkan
03:05tidak hanya dari Saudara NW selaku Menteri ATR BPN
03:10tapi juga keterangan dari pihak-pihak lain
03:14baik pihak-pihak yang ada di lingkungan Kementerian
03:17ataupun pihak swasta dan juga pihak-pihak terkait lainnya
03:23khususnya untuk pendalaman dua klaster perkara tersebut
03:27Mas ini kekonfirmasi aja dia dikonsumun dikonsumun dikonsumun
03:31sebagai saksi atau bersama-sama?
03:33Pemeriksaan Saudara NW hari ini dalam kapasitas sebagai saksi
03:38Mas, penegasan, dia sebetulnya tidak ada pemeriksaan hari ini gitu ya
03:44dari KPK sendiri apakah memang mekanismenya tetap diperiksa
03:49secara utuh atau seperti apa?
03:52Yang pertama kami konfirmasi dulu
03:54jadi benar memang sebetulnya tidak ada jadwal pemeriksaan
03:58terhadap Saudara NW untuk hari ini
04:00artinya kedatangan Saudara NW ini adalah untuk memenuhi
04:05panggilan penyidik sebelumnya
04:08Kemudian atas kehadiran Saudara NW pagi ini
04:14maka kemudian penyidik kemudian langsung melakukan pemeriksaan
04:18Tadi tiba sekitar pukul 9.22 di Gedung Merah Putih KPK
04:24dan saat ini juga masih berproses pemeriksaannya
04:28jadi kita sama-sama tunggu terkait dengan materi pemeriksaannya hari ini apa saja
04:36Ada alasan yang disampaikan enggak mas?
04:38Kenapa baru datang kemudian hari ini setelah dua kali
04:43pemeriksaan pemeriksaan pemeriksaan?
04:46Kalau kita merujuk kepada alasan yang bersama panggilan kita
04:54kita hadir
05:06Sebelumnya
05:13Ada kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan
05:26di Kementerian Antara BPN
05:31karena memang sudah terakhir pindah
05:34yang bertepatan dengan dua catpal pemeriksaan
05:39Artinya kehadiran yang bersangkutan hari ini
05:43artinya yang bersangkutan ini kooperatif ya
05:47berinisiatif untuk hadir
05:48menyampaikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan
05:51semuanya nanti tentu akan didalami oleh penyidik
05:54terima kasih

Dianjurkan