Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GAYO LUES, KOMPAS.TV - Banjir bandang juga menerjang Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Derasnya hujan menyebabkan tanggul sungai di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, jebol.

Air bercampur lumpur mengalir deras memasuki permukiman warga.

Banjir terjadi sore hari, setelah hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gayo Lues menyebabkan tanggul sungai jebol.

Petugas gabungan TNI bersama BPBD mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

Dua desa terdampak, yaitu Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang dan Desa Agusen di Kecamatan Blangkejeren.

Lebih dari 100 kepala keluarga terdampak banjir. Petugas gabungan dibantu warga mengevakuasi seorang bayi di tengah banjir bandang.

BPBD juga menurunkan perahu karet untuk memudahkan proses evakuasi dan mobilitas tim penyelamat.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Gayo Lues menyebabkan sedikitnya dua desa terendam.

Informasi mengenai banjir di sejumlah wilayah di Aceh, kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV, Zikri Maulana di Banda Aceh.

Baca Juga Jembatan Mbarung Putus Diterjang Banjir, Akses Warga Aceh Tenggara Terputus | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/699118/jembatan-mbarung-putus-diterjang-banjir-akses-warga-aceh-tenggara-terputus-kompas-siang

#banjir #aceh #bandaaceh

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699147/6-kabupaten-kota-di-aceh-terdampak-banjir-imbas-hujan-deras-begini-situasinya
Transkrip
00:00Sementara itu saudara banjir kembali melanda Kabupaten Pidijaya Aceh pada Sabtu malam.
00:06Tak hanya merendam permukiman warga, gedangan air juga meluap hingga ke jalan yang menghubungkan antarwilayah di Aceh.
00:25Hujan deras yang turun di Kabupaten Pidijaya memicu banjir di sejumlah kawasan.
00:32Gedangan air tidak hanya merendam rumah dan fasilitas umum saudara, tetapi juga menggenangi badan jalan nasional.
00:39Akibatnya kendaraan yang melintas harus memperlambat lajunya, bahkan pengendara diimbau lebih berhati-hati saat melewati titik-titik genangan.
00:50Banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Bandar 2, Merah 2, dan Merudu di Kecamatan Bandar 2.
00:58Luapan Krueng, Ulim berdampak pada sejumlah desa, diantaranya Alue Ketapang, Babah Krueng, Pokro, Alue Me, dan Blang Kuta.
01:11Sementara di Kecamatan Merah 2, genakan air melanda sejumlah permukiman warga.
01:17Dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai 50 cm hingga hampir 1 meter.
01:23Banjir dipicu curah hujan yang tinggi, ruapan sungai, serta kerusakan tanggul dan saluran drenase yang belum sepenuhnya tertangani.
01:34Kondisi ini saudara menambah beban masyarakat, terutama warga yang tinggal di kawasan rawan banjir.
01:40Pemerintah daerah melalui BPBD terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penanganan sekaligus mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.
02:15Sebelumnya banjir bandang juga menerjang Kabupaten Gayolues, Aceh.
02:20Derasnya hujan menyebabkan tanggul sungai di Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Cepul, Saudara.
02:28Air bercampur dengan lumpur mengalir deras memasuki permukiman warga.
02:33Banjir terjadi pada sore hari setelah hujan deras mengguyur Kabupaten Gayolues, menyebabkan tanggul sungai, Cepul, Saudara.
02:42Tugas gabungan TNI bersama dengan BPBD mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
02:47Dua desa terdampak yaitu Desa Badak di Kecamatan Dabun Gelang dan Desa Agusen di Kecamatan Blankil Jeren.
02:56Lebih dari 100 kepala keluarga terdampak banjir.
03:20Petugas gabungan dibantu oleh warga mengevakuasi seorang bayi di tengah banjir bandang.
03:26BPBD juga menurunkan perahu karet untuk memudahkan proses evakuasi dan mobilitas tim penyelamat.
03:33Tanjir bandang yang terjadi di Kabupaten Gayolues menyebabkan sedikitnya dua desa terendam segaran.
03:55Informasi mengenai banjir di sejumlah wilayah di Aceh kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV.
04:01Ada Fikri Maulana di Banda Aceh.
04:04Zikri, wilayah mana saja di Aceh yang saat ini dilanda banjir?
04:11Ya, baik. Selamat siang, Putu, dan juga Saudara.
04:15Dampak hujan deras yang mengguyir wilayah Aceh sejak kemarin hingga malam tadi memang hingga hari ini.
04:23Data terakhir yang kami update dari Badan Penanggungan Bencana Aceh,
04:28itu ada masih enam kabupaten kota yang masih terdampak banjir.
04:33Di antaranya Kabupaten Sidi Jaya, Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat-Gaya, Kabupaten Aceh Selatan,
04:44kemudian Kabupaten Aceh Tenggara, dan Kota Subul Salam.
04:48Nah, Putu, untuk di Sidi Jaya sendiri memang yang kami update terakhir itu untuk Sidi Jaya ada sekitar 20 desa
04:56yang terdampak banjir di tiga kecamatan.
04:59Di antaranya kecamatan Bandar 2, kecamatan Murah 2, dan kecamatan Murdu.
05:06Memang hingga dari siang tadi hingga menjelang setang ini memang untuk kondisi di Sidi Jaya sendiri
05:12banjir terus berangsur-surut, namun ada sebagian warga yang masih bertahan di lokasi yang aman.
05:21Memang semalam juga, maksud kami pada malam tadi, dampak banjir yang melanda.
05:26Ya, Bidi Jaya juga sempat merendam jalan nasional begitu, sehingga akses kendaraan sempat terganggu.
05:36Begitu Putu.
05:37Kalau di kawasan Gayolues, kemarin salah satunya ini juga terdampak banjir bandang.
05:43Pasca peristiwa tersebut terjadi, bagaimana situasinya saat ini di sana?
05:47Ya, baik. Untuk di Kabupaten Gayolues sendiri memang kondisi banjir saat ini sudah surut, begitu Putu.
05:57Masyarakat juga sedang dan juga sebagian masyarakat sudah membersihkan rumahnya dan kembali ke rumahnya masing-masing.
06:05Namun memang untuk kondisi curah hujan yang cukup tinggi untuk beberapa hari ini memang sangat dikhawatirkan akan adanya banjir susulan.
06:15Dan pemerintah Aceh maupun pemerintah daerah juga sudah jauh-jauh hari memberikan himbawan-himbawan terkait kondisi cuaca buruk dan juga
06:26BMKG juga terus mengupdate informasi
06:29agar bisa menjadi panduan warga jika terjadi bencana maupun banjir susulan, begitu Putu.
06:36Kalau kita lihat setiap menuju akhir tahun banjir kemudian banjir bandang, ini sering terjadi begitu di kawasan-kawasan ini.
06:44Sebetulnya penyebabnya apa? Apakah memang tidak ada antisipasi dari pemerintah daerah atau memang faktor cuaca yang sangat ekstrim sehingga mengakibatkan
06:55mau tidak mau banjir terjadi di sana?
07:00Ya, untuk antisipasi dari pemerintah daerah seperti saya katakan tadi, terutama adanya himbawan-himbawan dan juga ini tengah dilakukan normalisasi
07:10sungai-sungai di kabupaten kota yang rawan banjir begitu Putu.
07:14Memang tidak bisa dipungkiri kondisi saat ini untuk di wilayah Aceh sendiri tidak menentu.
07:21Sempat seperti di bandar Aceh, seperti siang ini tidak terjadi hujan, namun sore hingga malam hari terjadinya hujan.
07:29Yang berdampak parah ini ketika terjadinya hujan di dataran tinggi Aceh, sehingga di kawasan dataran rendah itu menjadi dampak begitu
07:40Putu.
07:41Selain itu juga untuk antisipasi bencana banjir di musim penghujan ini, pemerintah Aceh bersama dinas sosial juga telah menyalurkan bumper
07:52stock ke kabupaten kota yang rawan banjir untuk mengantisipasi jika terjadinya banjir sehingga stock bantuan tersedia di kabupaten kota.
08:03Begitu Putu.
08:05Tadi disampaikan ada yang sudah surut seperti salah satunya adalah di Gaya Luwes, kalau dari enam yang terdampak ini kondisinya
08:13sama atau masih ada daerah-daerah yang terpapar cukup parah?
08:17Ya untuk kondisi memang berbeda-beda begitu Putu, seperti di Pidi Jaya sendiri memang ini terus berangsur-surut kondisi debit
08:27banjir, hanya tersisa sebagian depan hanya tersisa genangan lumpur.
08:31Nah seperti di kabupaten Aceh Barat hingga saat ini kondisi debit air masih di antara hingga 50 cm begitu Putu.
08:41Belum ada update terakhir yang kami terima bahwa kondisi di Aceh Barat maupun Aceh Barat Dayak telah surut begitu Putu.
08:51Kalau masyarakat sendiri sampai dengan saat ini seperti apa? Apakah semuanya yang masih terdampak ini sudah diminta untuk mengungsi terlebih
09:01dahulu atau masyarakat masih memilih untuk tetap berada di rumah masing-masing?
09:06Ya untuk kondisi masyarakat sendiri memang sebagian masyarakat memilih mengungsi ke lokasi titik yang lebih aman seperti rumah ibadah maupun
09:16balai desa.
09:16Namun sebagian masyarakat yang debit airnya tidak begitu tinggi di dalam rumah mereka memilih bertahan di dalam rumah.
09:24Memang untuk kondisi curah hujan yang tinggi ini memang tidak menuntut kemungkinan antisipasi dan waspada dari masyarakat cukup tinggi begitu.
09:33Masyarakat juga terus aktif untuk mengupdate informasi-informasi terkini dari BMKG maupun dari BPBD
09:42agar jika terjadinya banjir susulan ataupun banjir yang lebih besar mereka bisa segera mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.
09:52Begitu Putu.
09:52Ada kalau bicara soal posko apakah sudah disiapkan oleh pemerintah daerah dan ini fungsinya apa?
10:00Apakah hanya posko pengungsian saja atau juga ada posko yang fungsinya untuk kemudian memantau jadi pusat informasi di sana?
10:08Iya untuk yang kami peroleh informasi terakhir memang untuk posko khusus pengungsian itu belum kami peroleh begitu Putu.
10:19Namun untuk posko dapur umum itu sudah didirikan di desa masing-masing yang terdampak banjir.
10:26Dengarakan memang kondisi rumah mereka masih tergenang sehingga dapur umum itu bisa digunakan untuk masyarakat yang perlu makanan dan juga
10:38lainnya.
10:40Begitu Putu.
10:41Dari pantauan Anda di lokasi jadi apa yang paling dibutuhkan masyarakat terdampak banjir di kawasan Aceh?
10:48Iya untuk kebutuhan masyarakat sendiri memang beragam begitu Putu yang sangat dibutuhkan yang pertama yaitu penyelesaian normalisasi sungai agar kondisi
11:01banjir seperti tahun lalu pada 24 November 2025 tidak terulang kembali begitu Putu.
11:08Dan juga untuk bantuan-bantuan lainnya yang sangat dibutuhkan mungkin untuk saat ini bahan makanan begitu ya dikarenakan memang dengan
11:18kondisi seperti itu mereka tidak bisa beraktivitas.
11:20Sehingga dengan adanya dapur umum dan juga stok makanan yang cukup bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir begitu Putu.
11:29Kalau kita bicara soal bencana ataupun juga cuaca ekstrim begitu ya hidrometeorologi ini kan tidak bisa kemudian ditebak akan sebesar
11:39apa begitu.
11:40Apa yang kemudian dilakukan oleh masyarakat sekitar?
11:44Tentu kita tidak ingin ada kepanikan di sana.
11:46Apa yang kemudian dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi adanya banjir susulan ataupun juga banjir bandang susulan?
11:52Iya yang dilakukan masyarakat terutama terlebih kondisi musim penghujan seperti saat ini memang masyarakat sangat aktif begitu ya sangat aktif
12:02mengupdate informasi melihat kondisi hujan mereka memantau kondisi debit air sungai sehingga jika terjadinya banjir susulan ataupun banjir yang lebih
12:13besar mereka bisa segera mengevakuasi diri ke tempat lebih aman.
12:18Dikarenakan jika tidak adanya pemantauan dari pihak petugas BPPD maupun masyarakat sendiri memang ini tidak bisa kita ketahui bagaimana akan
12:29terjadinya nanti begitu.
12:31Memang untuk pengalaman bencana tahun lalu memang sangat menjadi pelajaran begitu bagi masyarakat.
12:40Ini menjadi mitigasi bagi masyarakat agar bisa jauh-jauh hari mengantisipasi jika terjadinya banjir.
12:48Terima kasih laporan lengkap Anda Jurnalis Kompas TV Zikri Maulana dari Banda Aceh selamat bertugas kembali tetap hati-hati.

Dianjurkan