00:00Kini kita ke Denpasar, Bali, Saudara Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana menggelar aksi simbolik sebagai bentuk kritik terhadap berbagai permasalahan
00:09yang belum terselesaikan di Indonesia dan Bali.
00:12Aksi ini sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan keluh kesah melalui tulisan dan penggalangan dana.
00:23Di tengah berbagai persoalan bangsa yang belum usai mulai dari kasus karhutlah, korupsi.
00:30Isu UMP hingga kenaikan harga BPM non-subsidi, BEM Udayana Minggu Pagi menggelar aksi simbolik di Karfride, Lapangan Renon, dan
00:40Pasar Bali.
00:41Masyarakat yang melintas di lintasan CFD sisi selatan Bancara Sandi terlihat antusias untuk ikut berpartisipasi mengeluarkan tulisan, pesan, serta unek
00:52-unek mereka di atas kain putih yang disediakan panitia.
00:55Ini Kadek Sri Yulianti, Koordinator Analisis dan Pergerakan BEM Universitas Udayana bilang, pemilihan aksi dalam bentuk penulisan pesan ini dipilih
01:06agar masyarakat yang belum berani berbicara langsung dapat tetap menyalurkan aspirasi mereka.
01:11Kita melihat juga sampai detik ini pun Indonesia begitu pun dengan Bali masih mengalami banyak sekali permasalahan, tidak hanya satu
01:22masalah masih banyak seperti permasalahan karhutlah yang memang masih belum selesai sampai saat ini.
01:27Masih banyak sekali korupsi-korupsi yang ada di Indonesia juga pun di Bali masih permasalahan UMP dan juga kemarin masih
01:35ada permasalahan BBM pun yang rasanya belum selesai.
01:38Makanya kami di sini membuat istilahnya aksi simbolik lah untuk orang-orang yang memang ada di Karfride hari ini untuk
01:46bersuara.
01:46Kita tidak hanya melewati demonstrasi gitu, tapi bisa dengan menulis, dengan membaca juga dan juga melakukan pengalangan dana bagi rekan
01:56-rekan kita yang memang terdampak karhutlah di Kalimantan sana seperti itu.