Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu


CIMAHI, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara (TN) Kampus Malang. Ia pun mengatakan bahwa ada banyak lulusan sekolah tersebut yang menonjol.

Menurut Prabowo, lulusan SMA Taruna Nusantara sejak dulu telah terbukti kemampuannya.

Hal itu terlihat banyaknya alumni yang berada di pemerintahan, bahkan kabinetnya. Prabowo menyebut sejumlah alumni SMA Taruna Nusantara kini menjabat sebagai menteri koordinator (menko), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), hingga pimpinan lembaga negara.

"Dan saya harus katakan, saya harus akui, yang dari TN kinerja dan prestasinya baik. Kalau saya bilang baik sekali nanti mereka kurang motivasi untuk menjadi baik. Supaya mereka mengejar baik sekali, ya kan," ujar Presiden Prabowo di Cimahi, Jumat (30/10/2026) (2:26).

Baca Juga Prabowo ke Siswa SMA Taruna Nusantara: Belajar Sejarah Agar Kesalahan Pendahulu Tak Terulang di https://www.kompas.tv/nasional/699134/prabowo-ke-siswa-sma-taruna-nusantara-belajar-sejarah-agar-kesalahan-pendahulu-tak-terulang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699140/prabowo-puji-lulusan-sma-taruna-nusantara-di-kabinet-ada-2-menko-seskab-hingga-jenderal
Transkrip
00:00Kita harus mencari, kita harus memberi kesempatan dan nanti maksudnya adalah bibit-bibit unggul ini hasil daripada lembaga ini akan
00:19berkarya,
00:20akan berbuat, akan memberi kebaikan untuk negara, akan memberi penemuan untuk negara, akan memberi kekayaan untuk negara.
00:40Ini maksudnya. Sekarang dari SMA TN yang pertama yang dibentuk di Magelang sekian puluh tahun yang lalu,
01:01berapa tahun yang lalu angkatan pertama? Tahun 90? 90. Berarti 36 tahun yang lalu.
01:19Dibentuk waktu itu oleh Panglima ABRI waktu itu, Pak Benny Murdani, dan sekarang hasilnya sudah ada Menteri Koordinator,
01:33sudah ada berapa? Ada dua, MENCO, sudah ada Jenderal, sudah ada Menseknek, sudah ada SESKAP,
01:50Sudah ada Kepala BMKG, Kepala BNPB, juga lulusan TN, Kepala Badan Gizi Nasional, TN, mungkin di Kabinet banyak sekali TN.
02:25Dan saya harus katakan, saya harus akui, yang dari TN kinerja dan prestasinya baik.
02:47Kalau saya bilang baik sekali, nanti mereka kurang motivasi. Jadi baik, supaya mereka ngejar baik sekali.
02:58Kalau baik sekali itu A. A itu nilainya berapa? 90. 93 gitu ya. 94.
03:12Kau 100 itu milik Tuhan. Iya gak? Benar?
03:23Sudara-sudara. Jadi sudara-sudara, anak-anakku yang masih mulai sepak terjangmu,
03:38saya percaya kalian akan berbuat yang terbaik, kalian akan belajar yang terbaik,
03:47kalian akan mengambil nilai-nilai dari SMA Tarunan Sentara.
03:54Nilai-nilai SMA Tarunan Sentara adalah nilai kebangsaan.
03:59Nilai tadi. Satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.
04:08Sumpah pemuda lahir sebelum kemerdekaan.
04:13Bayangkan.
04:15Pemuda-pemuda, pemudi tersebut usianya sangat muda.
04:18Melahirkan suatu sumpah yang demikian cemerlang.
04:23Luar biasa kita harus akui.
04:26Dan karena sumpah pemuda itulah,
04:29kita sekarang masih utuh sebagai bangsa.
04:33Karena bangsa sebesar kita,
04:36macam-macam ideologinya yang ingin diterapkan.
04:42Kita bersyukur pendiri-pendiri bangsa kita,
04:49pejuang-pejuang kemerdekaan,
04:52merasakan,
04:56meyakini bahwa
04:58hanya dengan persatuan,
05:02hanya dengan bineka tunggal ika,
05:05hanya dengan mengakui dan menghormati
05:08semua suku dan semua agama dan semua ras,
05:13dan semua budaya,
05:14dan semua adat,
05:17kita bisa bernegara dengan baik.
05:20Alhamdulillah,
05:23terus-menerus
05:23kita berusaha dipecah belah.
05:30Anak-anakku,
05:32belajarlah sejarah.
05:33Saya pernah,
05:36saya sudah tegur
05:36Menteri-Menteri Pendidikan.
05:39Terima kasih hadir,
05:41Menteri Pendidikan Dasar.
05:44Saya juga sudah bicara
05:47kelemahan bangsa Indonesia,
05:50pemimpin-pemimpinnya lupa sejarah.
05:54Bahkan ada pemimpin-pemimpin yang
05:58malas
05:59belajar sejarah.
06:01Mereka yang malas
06:04belajar sejarah
06:05akan dihukum oleh sejarah.
06:08Ini
06:09pelajaran ribuan tahun.
06:13Teknologi berubah,
06:15tapi sifat manusia
06:17tidak berubah.
06:17sejarah sejarah sejarah.
06:21kalau kita tidak belajar sejarah,
06:26kita akan mengulangi kesalahan-kesalahan sejarah.
06:31Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pendahulu kita.
06:37Saudara-saudara,
06:40pelajaran sejarah
06:41yang paling sakit bagi Indonesia adalah
06:44kita pernah dijajah
06:48oleh bangsa lain.
06:51Kenapa berhasil kita dijajah?
06:52Karena kita tidak bersatu.
06:56Pangeran yang satu
06:59lebih baik dia
07:01kerjasama dengan orang asing
07:03daripada kerjasama dengan
07:05saudaranya sendiri.
07:08Ini sejarah kita.
07:09Ini yang harus kita belajar.
07:14Kelompok penjajah
07:16ratusan tahun,
07:19ribuan tahun,
07:21mereka punya ajaran
07:24di feda et impera.
07:29Pecah,
07:30belah,
07:31pecah, belah.
07:34Jangan
07:35kita ulangi
07:38kesalahan-kesalahan
07:41pendahulu-pendahulu kita.
07:43Pendahulu kita banyak kecemerlangan,
07:46tapi kita harus belajar
07:48dari kekurangannya.

Dianjurkan