Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (1/11/2026).

Operasi ini merupakan bagian dari upaya membersihkan sejumlah kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengatakan saat operasi dilakukan, para pelaku di Kampung Bahari diduga sudah mengetahui rencana penggerebekan.

Sebab, kepolisian sebelumnya telah memberikan peringatan melalui media terkait operasi pemberantasan narkoba di sejumlah kawasan tersebut.

"Sejak lama saya sudah memberikan peringatan melalui media. Kemarin mereka sudah tahu kalau kita melakukan gerakan pembersihan di Ambon maupun di Boncos. Sehingga mereka benar-benar bersiap," ujar Dadang.

Baca Juga MENCEKAM! Momen Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari, Dapat Perlawanan Diduga Pengedar di https://www.kompas.tv/nasional/699097/mencekam-momen-penggerebekan-narkoba-di-kampung-bahari-dapat-perlawanan-diduga-pengedar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699144/kapolda-metro-jaya-bandar-narkoba-kampung-bahari-tahu-bakal-digerebek
Transkrip
00:00Kami melakukan penyisiran atau pembersihan kampung narkoba.
00:06Prioritas utama dari pembersihan kampung narkoba di wilayah Polda Mikrojaya itu memang
00:12kita lakukan di tiga tempat, Ambon, Boncos, hari ini di Bahari.
00:19Dan hari ini di Bahari memang sudah lama saya warning melalui media kemarin,
00:26mereka sudah tahu kalau kita melakukan gerakan pembersihan di Ambon maupun di Bahari.
00:32Sehingga mereka memang benar-benar usia.
00:36Dari hasil mapping itu kita sudah tahu, kemudian kita turunkan kuatan itu.
00:45Pada pagi hari ini, hari minggu, melalui jalan-jalan, terus kita masuk anggota di Gerakas.
00:54Secara barang bukti, kita memang tidak secara signifikan menunggukan.
01:01Tetapi ada barang bukti-barang bukti yang cukup melangkirkan kita sendiri-sendirian.
01:10Ada data-data yang lain.
01:13Pelaku-pelakunya kita sudah paham.
01:16Mereka melarikan diri, tetapi mereka tidak akan melepas dari itu.
01:21Tapi yang terutama yang paling penting adalah,
01:24ketika kita melakukan pembersihan narkoba,
01:28maka harus mengikuti dengan penyelesaian yang tidak dikutuk.
01:31Oleh karena itu, depan,
01:34saya sudah berbicara dengan kundi gerakan api sebagai pemilihan.
01:40melakukan penataan.
01:43Penataan yang baik.
01:45Penataan yang baik, lingkungan sosial ditata,
01:48masyarakatnya ditata,
01:50dibangun,
01:51kepedulian dan ketahanan sosialnya terhadap pengaruh narkoba.
01:57Itu yang paling penting.
01:59Dan lebih penting juga lagi,
02:01ada penyelesaian yang bersebut fundamental,
02:02mental antara lain yang digarap oleh pemerintah.
02:08Dalam hal ini,
02:10dimotorin juga oleh Menteri Perumahan.
02:15Arah itu kemarin kita sentuh di
02:19wilayah Kambon,
02:21Kambon-Kambon di Kuala Fon.
02:22Nah diharapkan nanti di sini juga begitu.
02:25Ya, penataannya itu tidak tahu.
02:28Sehingga kemudian tempat ini
02:30tidak menjadi tempat yang aman
02:33untuk bersarangnya
02:34para badan narkoba,
02:36termasuk para pemakai itu intinya.
02:39Ketika kita memberikan ruang yang aman,
02:42maka itu akan sempurna.
02:45Dan sering saya katakan,
02:46ini seperti simpropon di Indonesia,
02:49kita membiarkan
02:51jendela-jendela kecil yang rusak,
02:53ya kemudian itu tumbuh sebesar
02:56menjadi permasalahan sosial.
02:58Maka kita harus perbaiki itu.
03:00kecil apapun tidak boleh terjadi.
03:03Sehingga penataan,
03:04mulai dari penataan sosial itu harus dilakukan.
03:06Tadi saya sudah bertemu,
03:07sambil saya jalan saya mapping.
03:10Di sana ada pemulung,
03:12di sana ada rumah-rumah liar,
03:15di sana ada tempat untuk
03:17menggunakan narkoba,
03:20termasuk untuk pesan narkoba.
03:22ini,
03:23ini,
03:24ya,
03:24kondisi ini harus digarap penataan.
03:27Ya tentu,
03:28dilakukan secara baik.
03:31Ya,
03:32karena di situ ada yang orang bekerja,
03:34mencari narkoba,
03:35ada orang yang
03:37ikut serta,
03:39mendompleng,
03:40menyamar,
03:41menjual anak obat.
03:43Nanti kita bilang,
03:45nah ini perlu adanya pemikiran.
03:47Kalau menurut saya,
03:49yang kemarin tadi sudah saya sampaikan kepada Pak Kapolres,
03:53kepada Pak Kapolres,
03:56yang mereka bekerja di situ,
03:58itu kan banyakkan dari orang luar tuh,
03:59orang berbes,
04:00ya,
04:01mana ini tadi malah,
04:02pemalah,
04:03dan lain sebagainya.
04:04Terus,
04:04mungkin diidentifikasi dulu,
04:06kumpulkan,
04:07kumpul,
04:08juga,
04:09ya,
04:10ditata dulu,
04:11baik tata kelola pemukimannya,
04:13walaupun tata kelola bagaimana dia,
04:16mendapatkan,
04:18sampah dari memulung itu,
04:19sehingga kemudian tidak berantakan,
04:21lingkungannya kotor begitu.
04:23Nah,
04:24asistensi dari stakeholder nanti saya akan bekerja sama,
04:27supaya nanti kelihatan itu rapi.
04:30Yang lain-lainnya,
04:31yang kira-kira tidak,
04:33yang rumah-rumah liar yang selama ini ditinggal oleh para pelaku,
04:38ini harus dibersihkan.
04:40Sehingga,
04:41para pemulung ini,
04:43yang kerjanya sudah bertahun-tahun di situ,
04:46dan mendapatkan rezeki dari situ,
04:48teridentifikasi,
04:49dan dilakukan pembinaan.
04:52Jadi kita tidak berserta-pertau ini,
04:55kita,
04:56kita,
04:56kita tak kelola dengan baik.
04:58Dan tentu ini harus usaha bersama,
04:59karena pihak kepolisian tidak memiliki kemenangan sampai di situ.
05:04Pasca inilah yang penting sebenarnya.
05:06Sehingga kemudian tidak,
05:07begitu ini selesai,
05:09operasi ini menjamur lagi,
05:10itu tidak seperti itu.
05:12Nah, ini kita sedang pikirkan,
05:14ya,
05:14untuk bekerja sama ini.
05:15Saya harapkan nanti para stakeholder ini bersungguh-sungguh,
05:18menyelesaikan permasalahan ini.
05:19Tidak hanya mengandalkan kepada pihak.
05:22Itu saja.
05:23Terima kasih.

Dianjurkan