00:12Terima kasih.
00:36Terima kasih.
01:08Terima kasih.
01:30Terima kasih.
01:37Terima kasih.
01:41Terima kasih.
02:02Terima kasih.
02:04Terima kasih.
02:13Terima kasih.
02:18Terima kasih.
02:27Terima kasih.
02:31Terima kasih.
02:41Terima kasih.
02:49Terima kasih.
03:03Terima kasih.
03:06Terima kasih.
03:15Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:20Terima kasih.
03:35Terima kasih.
03:48Terima kasih.
03:50Terima kasih.
04:02Terima kasih.
04:13Terima kasih.
04:22Terima kasih.
04:25Terima kasih.
04:26Terima kasih.
04:30Terima kasih.
04:31kali ya menyebut tentang ijab kabul dan sebagainya mungkin yang ter-highlight adalah program-program
04:36seperti makan bergisi gratis dan sebagainya tapi kita melihat bahwa sebetulnya ijab kabul yang
04:42dilakukan oleh presiden pada rakyatnya tuh bukan hanya program apa yang dijanjikan nggak sih Bang
04:46tapi bahwa dia menjalani sumpahnya sebagai presiden gitu yang diantaranya adalah nggak
04:52hanya tentang MPG gitu bagaimana masyarakat tuh bisa hidup dengan normal setidaknya kalau kita
04:56sekarang berkaca pada teman-teman kita yang terkena bencana misalnya apakah mereka terrehabilitasi
05:01dengan baik sebelum karhutlah ini Bang kita tahu bahwa ada bencana-bencana lain seperti di Aceh
05:07misalnya ketika ada banjir bandang sebelumnya gitu sudah banyak sekali hal-hal yang terjadi namun
05:14rehabilitasinya itu masih belum maksimal mereka belum hidup normal air bersih masih sulit dan
05:18sebagainya sampai mereka akhirnya terpapar lagi hal-hal yang mengganggu hidup mereka nah disini
05:23kita mempertanyakan bahwa oke pemerintah ini terkesan seperti hanya berfokus pada satu janji
05:28yaitu makan bergizi gratis tapi pada sumpah-sumpahnya yang lain dimana dia diberi mandat untuk
05:34menjalankan itu semua seperti seolah di anak tirikan gitu janji-janji yang lain sekalipun sudah
05:38ada efisiensi dan upaya untuk pengentatan anggaran disitu menurut anda masih kurang kalau
05:43itu kita beda hal Bang oke ada efisiensi sebagainya kita bisa ngobrol lagi tentang bagaimana MBG
05:48tetap tidak efisien kalau tujuannya adalah tadi misalnya oke di daerah 3T orang-orang butuh nutrisi
05:53apakah makan satu kali sehari cukup untuk memenuhi nutrisi kita masih bisa bicara panjang
05:57lagi tentang itu apakah itu akan tetap efisien dibanding misalnya ekonomi keluarganya
06:02diperbaiki mereka bisa makan tiga kali sehari apakah ada hal yang sudah membuktikan
06:07bahwa makan sekali sehari sama dengan oke akan bergizi gitu ke depannya kita akan jadi
06:12melihat bagaimana program ini akan tetap boros pada akhirnya tidak mencapai tujuan yang
06:16sebetulnya ingin dicapai gitu tapi yang saya katakan juga adalah bahwa salah satu hal yang
06:21mungkin membuat masyarakat sakit hati Bang adalah seolah-olah janji pemerintah hanya MBG
06:26dan KDMP titik gitu seolah-olah yang lain tidak diantaranya yang sekarang sedang
06:30diresahkan lagi juga terkait pendidikan gitu bagaimana presiden tuh juga harus bisa sebagai
06:36orang yang menjalankan negara ini ya mencerdaskan kehidupan bangsa bagaimana kehidupan kita
06:41dicerdaskan gitu kita melihat di sekolah-sekolah di daerah ada TV-TV touch screen tapi padahal
06:47tembok-temboknya aja nggak ada Bang itu kan sangat miris gitu kita jadi merasa ini gimana sih
06:52fokusnya untuk memperbaiki pendidikan kita gaji guru misalnya saya sangat bingung Bang
06:56mungkin Bang Budiman sebagai lebih senior bisa memberitahu saya kenapa setiap debat capres
07:01guru honorer tuh selalu jadi kata kunci orang-orang yang sedang nyapres tapi setelah sudah
07:07terpilih guru honorer ini jadi terlupakan lagi jadi hanya seperti bahan-bahan setiap orang
07:11yang mau nyapres ini kan membuat masyarakat sakit hati Bang berkali-kali dijanjikan terikat
07:15bahwa terlupa bahwa ada prioritas lain itu menurut Fat gimana tuh tentu saja karena tadi
07:21kisus sebagian Yuskis ya soal makan bergisi tentu saja tidak makan bergisi ada kooperasi itu
07:27pun masih diproblemkan oke itu juga debatnya lebih lain nanti debat ekonomi dan bukan ekonomi
07:33makro dan masyarakat ekonomi bahkan tapi kalau berbicara apakah Pak Prabowo mengabaikan soal-soal
07:40sebuah eksidental yang bukan dalam desain bencana situasi-situasi darurat gitu ya bencana atau
07:47tiba-tiba krisis apa begitu ada perang mungkin misalnya tentu tidak soal percepatan dan perbaikan
07:53sebenarnya sudah dilakukan saya sendiri tidak masuk saat gas pemulihan bencana tapi beberapa
07:59kementerian sudah dikerahkan luar biasa saya tahu saya di grup WA menteri bagaimana arahan-arah
08:05salah untuk kementerian-kementerian itu pada setiap tahapan tanggap darurat sampai kemudian
08:12pemulihan sepuluh dan rehabilitasi itu masih-masih ada jadwal itu tanggap darurat kementerian
08:17X, Y, Z badan A, B, C kemudian tahapan rehabilitasi kementerian apa itu ada tuh giliran
08:26dan menteri itu ke daerah bencana itu sungguh-sungguh dimonitor di grup WA itu
08:30kami oke ini giliran sudah sekarang tanggap darurat ada bencana di BUSINTT yang paling
08:33baru tanggap darurat maka kementerian ke dalam kepala badan khusus harus
08:37menangkong disana minimal seminggu sekali kemudian pada bulan keberapa atau
08:40minggu keberapa ketika sudah mulai rehabilitasi maka kementerian yang lain itu
08:44betul-betul dalam grup WA itu saya lihat percakapannya kira-kira laporan foto
08:49sekala macam dan menteri dengan jadjalan diri jadjalan masuk jika ini tidak dirasa kurang puas
08:55pasti ada kekurangan tapi ini semasukan bagus oke kedua yang soal apakah Pak Prabowo tidak
09:01memperhatikan pendidikan ada dua hal Pak Prabowo udah lama bicara pendidikan bahkan faktanya
09:10sekarang ini sudah 87.911 sekolah yang sudah direnovasi ada sudah seratus ada seratus berapa
09:1882 sekolah rakyat kemudian pidato Pak Prabowo dalam acara hal ulang tahun PAN juga
09:24tidak keliru untuk melakukan menggratiskan pendidikan terutama di perguruan tinggi
09:28negeri yang sudah dihitung oleh beberapa hari kemudian Menteri Restek Dikti 92
09:35triliun untuk seluruh angkatan kalau untuk angkatan pertama saja lebih kurang itu
09:41satu itu artinya ada bukan cuma memurahkan tapi menggratiskan kedua pendidikan juga
09:47adalah bukan soal biaya tapi juga soal relevansi ilmu beberapa bulan lalu restek dirjen
09:53Dikti yang sekarang jadi sesnek eh segmen jadi sesnek jadi sekjen restek Dikti secara
09:58bicara perlunya adaptasi prodi karena memang kita menghadapi situasi yang sama sekali
10:04sederhananya bahwa semua kerja-kerja itu sudah dibuktikan bahwa tidak ada yang terlampaui
10:08ya ada lah masih belum selah
10:10soal guru
10:10guru baru dikatakan juga oleh Pak Prabowo
10:13dalam hal umat ulang tahun PAN juga bahwa penambah data anggaran pendidikan
10:18itu juga adalah penyakut nasib guru
10:21Oke Fad gimana tuh?
10:22Ya saya jadi penasaran Bang justru berarti disini ada sesuatu yang perlu diinvestigasi lebih lanjut
10:27karena kalau di grup Menteri sampai Semasif itu persiapannya berarti ada tanda tanya besar
10:31ada gap apa nih yang menghalangi antara persiapan di grup WhatsApp itu
10:35atau laporan-laporan di grup WhatsApp itu dengan realita yang kita lihat gitu
10:38teman-teman BBUI Bang kemarin kita ke Kalimantan
10:41dan disitu kita untuk menghirup nafas aja itu rasanya tuh kayak debu masuk ke paru-paru kita
10:47saking susahnya orang bernafas dan sebagainya
10:50air bersih juga masih susah dimana itu bukan hanya karak-karhut lagi
10:53itu karena dari dampak-dampak sebelumnya yang masih belum terselesaikan sampai hari ini
10:57jadi ada tanda tanya besar ada gap apa nih yang menghalangi antara grup Menteri yang sangat rapih
11:02dengan realita yang masih sangat berantakan gitu Bang
11:04Oke selalu saja pasti realita jauh lebih kompleks daripada sekedar laporan ya
11:09tentu saja itu harus diakui
11:12saya kira untuk dikatakan gini deh
11:16jadilah satu hal yang lain ini bukan sekedar protes
11:19tapi masukkan mahasiswa sebagai partner dari pemerintah
11:22atau whatever you may call it ya
11:26temuan-temuan lapangan tadi
11:28saya kira bagus disuarakan di jalanan supaya menarik perhatian
11:31saya kira bagus juga disuarakan disini
11:36ya tentu saja saya akan berbicara ke BPB
11:39saya akan berbicara pada kementerian-kementerian terkait soal itu
11:42sehingga kalau menurut Anda
11:43dan saya yakin juga mereka juga
11:45saya akan ketika ditanyakan lagi ulang di hari Sabtu
11:47saya juga akan kirim diskusi YouTube di dalam grup WA
11:50supaya di denger-dengar lah kira-kira begitu
11:52sehingga kan kalau kemudian sudah dijabarkan
11:54kalau sudah dijabarkan bahwa komunikasi di internal itu sudah dilaporkan
11:58oleh dari para menteri
11:59dari sejumlah perwakilan lembaga kepada presiden
12:02kerja-kerjanya sudah dilakukan A, B, C, D, E
12:04tapi ternyata masih ada pandangan bahwa di lapangan ternyata berbeda
12:07ini jadi masalahnya hanya masalah komunikasi
12:10atau programnya atau kebijakan yang tidak tepat
12:12jawabnya nanti tahan dulu
12:14kami jenis sebentar
12:14tetap di sini