00:00Oke, bagian dari teman-teman bisa lihat, ini merupakan bagian dari jawaban kami yang terdapat di halaman 50, mulai dari
00:1450.
00:16Kami sudah melampirkan dalam jawaban kami, yaitu Ijazah Pak Gimran, tingkat SD.
00:26Oke, kemudian selanjutnya, kami juga melampirkan di dalam jawaban kami, Ijazah Pak Gimran di tingkat SLTP, teman-teman bisa lihat.
00:42Bisa saya lanjut ya.
00:45Oh, ulang dari SD ya.
00:54Ini Ijazah Pak Gimran, kemudian bisa lanjut.
01:06Ini Ijazah Pak Gimran, tingkat SLTP.
01:10Beliau lulus dari SLTP Negeri 1 Surakarta.
01:32Ini adalah sertifikat O-Level Pak Gimran, yang diperoleh di tingkat secondary saat bersekolah di Singapura.
01:45Ini adalah Certificate of Attendance, yang diperoleh dari GTS Insert.
02:02Dan selanjutnya, ini adalah Ijazah Pak Gimran, yang diperoleh di MBIS tingkat pre-university, gelarnya adalah Advanced Diploma.
02:17Advanced Diploma inilah yang secara jenjang berada setara dengan A-Level, secara jenjang.
02:31Oke, selanjutnya, ini Ijazah S1 beliau, University of Brentford.
02:41Nah, jadi teman-teman sekalian, kami di sini juga sekaligus ingin memberikan penjelasan terkait dengan bagaimana sih jenjang pendidikan yang
02:54ditempuh Pak Gimran.
02:56Karena ini kaitannya adalah dengan sistem pendidikan yang ada di Indonesia maupun ada di luar negeri.
03:08Jadi di sini kami membuat dua bagan, yaitu sistem pendidikan di Indonesia yang di atas, sedangkan yang di bawah adalah
03:15sistem pendidikan di luar negeri.
03:17Pertama Pak Gimran, beliau menyelesaikan pendidikan dasarnya di Indonesia, di sini, kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di SMP juga di Indonesia,
03:33dan memperoleh Ijazah SMP.
03:36Kemudian setelah SMP, beliau masuk atau pindah pendidikan di luar negeri.
03:44Nah, di luar negeri, teman-teman bisa lihat, pada pendidikan menengah ini, di Indonesia dikenal pendidikan menengah adalah menengah pertama
03:55dan menengah atas, totalnya adalah 6 tahun.
03:58Sedangkan di singap di luar negeri, pendidikan menengah itu dikenal dengan secondary, dan jangka waktunya hanya 4 tahun.
04:06Nah, di sini adalah gap pertama antara sistem pendidikan di Indonesia dan di luar negeri.
04:15Oke, yang kedua, setelah Pak Gimran menyelesaikan pendidikannya di tingkat secondary, beliau memperoleh sertifikat O-Level.
04:27Setelah beliau memperoleh sertifikat O-Level, beliau melanjutkan ke jenjang selanjutnya.
04:32Nah, jenjang selanjutnya adalah di sini, yang tidak ada di Indonesia.
04:38Namanya adalah jenjang pre-university.
04:42Jenjang pre-university ini dikenal di sistem pendidikan di Indonesia.
04:49Saat beliau memasuki jenjang pre-university, ya kan, itu ternyata di sistem pendidikan di luar negeri itu terdapat banyak pilihan.
05:02Yang pertama ada pilihan...
05:08Ada pathway, yang diambil oleh Pak Gimran adalah jalur pathway, kemudian ada jalur teknik, dan jalur vokasi.
05:19Nah, jadi di sini kita bisa lihat, teman-teman, bahwa di jenjang pre-university ini,
05:28jalur pathway adalah sama jenjangnya dengan jalur A-Level,
05:33yaitu sama-sama di pre-university.
05:36Nah, dalam hal ini, Pak Gimran menempuh jalur pathway adalah di UTS In Search.
05:43Oke?
05:45Saat di UTS In Search, beliau telah menyelesaikan sebanyak 90% dari total mata pelajaran yang tersedia.
05:58Dan itu dibuktikan dengan namanya Certificate of Attendance.
06:03Nah, setelah dari UTS In Search, beliau pindah sekolah ke MDIS, pada jenjang yang sama, yaitu jenjang pre-university.
06:16Nah, jadi di jenjang pre-university ini beliau sekolah di dua sekolah, satu di UTS In Search, kemudian pindah ke
06:23MDIS.
06:24Oke? Nah, dari UTS In Search, sebagai bukti bahwa beliau betul sebagai pelajar di UTS In Search,
06:34UTS In Search mengeluarkan Certificate of Diploma, yang tadi saya sebutkan,
06:39yang untuk dipergunakan sebagai bukti yang diterbitkan oleh UTS In Search,
06:44bahwa bagi sekolah yang akan datang, yang akan dimasuki oleh Pak Gibran dalam hal ini MDIS,
06:53UTS In Search menyatakan melalui Certificate of Attendance-nya bahwa,
06:57lalu, betul, Pak Gibran adalah pelajar di sekolah kami, dan beliau telah menyelesaikan sebanyak 90 persen,
07:07dan bukti inilah yang kemudian oleh MDIS diadikan dasar untuk melakukan yang namanya transfer kredit,
07:15artinya transfer nilai.
07:18Nah, kemudian beliau menyelesaikan jenjang pendidikan di Pre-University-nya di MDIS,
07:28dan di situ beliau memperoleh ijazah berupa Advanced Diploma.
07:35Setelah selesai di Pre-University, beliau melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi,
07:41yaitu Bradford University yang bekerja sama dengan MDIS.
07:50Ini merupakan gambaran yang lengkap, runut, dan telah memenuhi setiap tahap.
07:58Inilah yang kami buktikan di dalam persidangan.
08:02Dan kami berharap,
08:04ini merupakan suatu penjelasan yang sangat gamblang,
08:08bisa memberikan gambaran yang sederhana dan bisa dimengerti oleh masyarakat
08:17tentang bagaimana sih riwayat pendidikan,
08:23dan bagaimana riwayat diperolehnya ijazah bagi beran yang lengkap,
08:27sejak SD sampai dengan S1.
08:29begitu.