00:00Surah korban keracunan gas kimia dari pabrik di desa Kuta Mekar, Kecamatan Ciambel, Karawang, Jawa Barat terus bertambah.
00:06Hingga kami sore, total yang masuk ke rumah sakit Rosela berjumlah 40 orang.
00:14Hingga kami sore, putih, putih. Terus langsung spontan itu?
00:20Iya, perih ke mata.
00:21Ke mata.
00:22Aik ke tenggorokan.
00:28Masih kerasa ibu?
00:29Pusing.
00:30Pusing sekarang?
00:32Sempat pingsan tadi?
00:34Pingsan.
00:37Winarti, warga desa Kuta Mekar, Kecamatan Ciambel, Jawa Barat terkulai lemas dan mendapat perawatan DRS Rosela, Karawang.
00:46Winarti diduga keracunan uap gas kimia pabrik yang ada di kawasan tempatnya tinggal.
00:52Jumlah korban keracunan gas kimia di desa Kuta Mekar, Kecamatan Ciambel, Kabupaten Karawang terus bertambah.
00:59Korban terus berdatangan ke sejumlah rumah sakit rujukan yang ditunjuk pihak perusahaan.
01:05Total hingga Rabu sore, berjumlah 40 orang.
01:09Jadi, kalau penanganan awal di Gede, ya kita tergantung berjalannya.
01:12Nah, ini kan karena mungkin kena gas ya tadi katanya ya.
01:16Nah, rata-rata paling kayak misalnya sesek, terus kayak misalnya tenggorokannya gatel,
01:22terus dia, apa namanya, kayak matanya kering, rata-rata kayak gitu sih.
01:26Terus ada yang menemukan oksigen, rata-rata sih pasti oksigen.
01:30Total ada berapa banyak masing?
01:32Total, tadi kira-kira semuanya sih ada 40-an ya Pak Kulang Mati?
01:36Iya.
01:37Yang terdaftar ya tadi ya.
01:40Hasil sementara penyelidikan bahan kimia jenis TCCA ditemukan tersimpan di area luar ruangan dan terkena air hujan.
01:49Bahan kimia ini diduga berasal dari pabrik PT Pindo Deli 2 Karawang.
01:53Reaksi kimia dari zat yang basah terkena hujan, uapnya menyebar ke permukiman,
01:59hingga menimbulkan sejumlah gejala seperti lemas, mual, hingga pingsan.
02:04Ada barang favorit yang akan iklim ke customer, namun di posisi lokasi prak loading tersebut,
02:15karena tersimpan di luar, dengan tertentu terpal, dan di bawahnya menggunakan palet,
02:20dengan posisi satunya di luar, terjadi hujan besar, akhirnya terkena air hujan,
02:27sehingga menyebar di area sejumlah asap pun bau yang peningan.
02:36Selain merujuk korban ke sejumlah rumah sakit,
02:39pihak perusahaan berupaya menangani area terdampak,
02:42termasuk penyemprotan menggunakan mobil pemadam kebakaran milik perusahaan.
02:47Adi Wahadi, Kompas TV Karawang, Jawa Barat.
02:54Informasi lebih lengkap terkait dengan kasus dugaan keracunan gas dari pabrik di Karawang, Jawa Barat.
02:59Kita akan tanyakan pada Kompol Ali Jubri, Kasat Reskrim Polresta Karawang.
03:04Selamat malam, Pak Kasat.
03:09Selamat malam, Mas.
03:11Pak Kasat, jadi hingga Kamis malam, ada berapa korban atau berapa warga yang dirawat di rumah sakit sejauh ini, Pak?
03:20Sampai dengan malam ini kita mendapatkan informasi dari perusahaan ada 139 orang,
03:28warga dari desa Kota Mekar dan juga desa Kota Negara Kecamatan Ciampel,
03:34Kabupaten Karawang, yang menjadi korban terdampak daripada gas TCCA.
03:42139 kondisi mereka seperti apa? Apa yang mereka rasakan informasinya, Pak Kasat?
03:50Informasinya yang kita dapatkan, para korban merasa sesak nafas dan juga daripada masyarakat sesak nafas
04:00dan juga matanya merasa pedih daripada asap tersebut.
04:08Informasinya tadi kita simak ada warga yang melihat asapnya berwarna putih itu kejadiannya sejak kapan?
04:14Dan kondisi saat ini apakah sudah bisa ditanggulangi tidak, Pak, di dua desa tadi, Pak?
04:22Jadi asap itu berasal dari bahan-bahan CL yang ada di pabrik Pindodeli yang mana
04:34gudang yang ada penuh penyimpanan CL tersebut pihak dari pabrik Pindodeli menyimpan di luar
04:42dan ditutup terpal hanya tadi malam terjadi hujan besar dan angin sehingga terpal ini terbuka
04:50dan zat CL tersebut yang tidak bisa kena air tersiram air hujan
04:57yang menimbulkan asap dan mengakibatkan sisak nafas buat masyarakat sekitar.
05:03Pak Kasat, sebuah zat kimia disimpan di luar menggunakan terpal
05:09di mana zat tersebut tidak boleh tercampur atau terkontaminasi dengan air.
05:14Ini nampaknya ada dugaan kelalaian dalam SOP penyimpanan barang-barang yang berbahaya
05:21toksik atau yang beracun seperti itu, Pak Kasat.
05:24Ada dugaan ke arah sana tidak?
05:27Betul, sedang kami dalami beberapa pihak yang bertanggung jawab atas gudang tersebut
05:33kita minta keterangan dan minta untuk tanggung jawaban daripada barang-barang yang disimpan di luar
05:40daripada gudang. Kita sedang mendalaman dan menguliskan beberapa saksi
05:43dan juga yang bertanggung jawab di gudang tersebut, Mas.
05:47Ini baru pertama kali kejadian atau sebelumnya pernah juga terulang hal serupa, Pak Kasat?
05:54Kalau informasi yang kami dapatkan, kejadiannya adalah pertama kali yang terjadi di Pindu Deli tersebut, Mas.
06:01Sebetulnya seberapa jauh sih lokasi Pindu Deli dengan permukiman warga ini, Pak?
06:08Kalau dari jarak yang kita lihat, tidak beberapa jauh daripada perusahaan itu ada perumahan masyarakat
06:15yang dekat dengan gudang daripada Pindu Deli 2 tersebut, Mas.
06:20Nah, kalau dari keterangan dari perusahaan, bagaimana untuk menetralisir udara di sekitar daerah itu, Pak?
06:26Apakah cukup dengan disemprotkan air tadi, bantuan pemadang?
06:30Atau perlu ada metode khusus, Pak, informasinya, Pak?
06:36Kami sedang menjalani dengan, tadi kami pun bergerak dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerawang
06:42untuk mencari solusi sehingga tidak terjadi lagi asap ataupun barang-barang tersebut kena air tes yang berupaya
06:51dengan cara beberapa jauh dari barang tersebut kita lakukan penyemprotan air oleh Damkar
07:00untuk mengantisipasi asap tersebut tidak banyak meluap ke masyarakat, Mas.
07:06Pak, kalau bentuk tanggung jawab dari perusahaan, bagaimana?
07:08Apakah seluruh biaya pengobatan warga juga ditanggung oleh perusahaan?
07:11Seperti apa sejauh ini, Pak?
07:14Sejauh ini perusahaan tadi siang pun sudah mengumumkan warga dan pihak perusahaan bertanggung jawab
07:20untuk pengobatan daripada masyarakat berdampak dari wanda sahab TCCA tersebut, Mas.
07:27Pak, kalau misalkan memang betul ditemukan dan terbukti ada dugaan kelayan SOP menyimpan benda yang berbahaya,
07:33ini melanggar amdal ya, apakah masuk juga dalam ranah pidana atau seperti apa pendegakan hukumnya, Pak Kasat?
07:42Sedangkan kami dalami, sedangkan kami dalami dengan pihak LH sendiri
07:46untuk menerapkan pasalnya disimpan dengan adanya kelelahan daripada pihak perusahaan tersebut, Mas.
07:53Baik, tentu nanti kita menantikan juga bagaimana perkembangan informasi hasil investigasinya.
07:57Tapi terima kasih untuk informasi sementara dari Kompol Ali Jupri, Pak Kasat Reskrim, dari Polresta Karawang.
08:04Terima kasih untuk informasinya di program Kompas Malam, Pak Kasat.