Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LAMPUNG, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan masih melanda puluhan hektare kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, Lampung.

Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi memantau langsung penanganan kebakaran di lokasi tersebut bersama Kepala BPBD Lampung dan Gubernur Lampung.

Operasi pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat dan udara dengan melibatkan personel gabungan.

Kristomei menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel, kecepatan respons, dan ketepatan penentuan lokasi prioritas.

Ia juga menekankan pentingnya menyelaraskan hasil pemantauan udara dengan laporan tim darat, termasuk data titik panas dan informasi cuaca terkini, agar upaya pemadaman berjalan lebih efektif.

#bnpb #lampung #waykambas #karhutla

Baca Juga BNPB Sampaikan Perkembangan Karhutla, Total Kasus ISPA 333.470 di https://www.kompas.tv/nasional/697509/bnpb-sampaikan-perkembangan-karhutla-total-kasus-ispa-333-470

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698042/kepala-bnpb-kristomei-pantau-pemadaman-karhutla-di-taman-nasional-way-kambas-lampung-kompas-siang
Transkrip
00:00Sementara di Sumatera, saudara kebakaran masih melanda puluhan hektare area di Taman Nasional Wai Kambas atau TNWK, Lampung Timur, Lampung.
00:08Kepala BNPB, legend Christo Mesianturi, memantau perkembangan penanganan kebakaran di lokasi itu.
00:19Kepala BNPB memantau langsung pemadaman karhutlah di TNWK, didampingi Kepala BPBD Lampung serta Gubernur Lampung.
00:26Operasi pemadaman terus dilakukan melalui darat maupun udara oleh personel gabungan.
00:32Kepala BNPB bilang penanganan karhutlah harus dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel, kecepatan respons, dan ketepatan penentuan lokasi prioritas.
00:43Selain itu, perlu adanya penyelarasan hasil pemantauan udara dengan laporan tim darat terkait data titik panas dan informasi cuaca terkini.
00:57Kenapa yang terbakar dekat dengan pemukiman di arah utara?
01:00Nah ini yang perlu kita cari tahu, makanya nanti kita bergerak bersama-sama apalagi hukum, kepolisian, dengan TNI, kemudian menggalakni,
01:08masyarakat beli api, untuk sama-sama mengevaluasi.
01:11Kenapa ini penyebabnya? Apakah muri alam atau memang ada berbual-bual dari seluruh kita yang berusaha untuk membakar hutan?

Dianjurkan