Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 9 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Persidangan perkara terkait ijazah Joko Widodo diwarnai adu pertanyaan saat kubu Dokter Tifa yakni Abdullah Alkatiri selaku tim kuasa hukum mencecar saksi Dumatno mengenai riwayat pendidikan Jokowi di SMA Negeri 6.

Dumatno mengaku mengetahui Jokowi bersekolah di SMA Negeri 6 karena salah satu kakaknya juga pernah bersekolah di sana.

Namun, saat ditanya mengenai tahun masuk Jokowi, sejarah sekolah tersebut, hingga tahun pendidikan kakaknya, Dumatno beberapa kali menjawab tidak ingat atau tidak mengetahui secara pasti.

Pemeriksaan berlanjut pada pertanyaan mengenai berita acara pemeriksaan (BAP) yang telah ditandatangani Dumatno.

Pihak advokat mempertanyakan sejauh mana saksi memahami isi BAP dan keterangannya terkait peristiwa yang disebut terjadi pada 22 Januari 2025.

Situasi sempat memanas hingga majelis hakim mengingatkan advokat agar tidak membuat asumsi, menyimpulkan sendiri, atau mengajukan pertanyaan yang menjerat saksi.

Hakim meminta pemeriksaan difokuskan pada penggalian fakta dan meminta saksi menjawab secara tegas sesuai hal yang diketahui.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/697420/hakim-tegur-jangan-berasumsi-kubu-tifa-cecar-saksi-dumatno-soal-sma-jokowi
Transkrip
00:02Beliau SMA nya dimana?
00:04SMA Negeri 6
00:06Saudara tau pas persis?
00:08Saya tau persis karena salah satu bapak saya sudah sekolah disitu
00:11Anda tau SMA Negeri 6 ini adanya tahun berapa?
00:16Kurang tahun pas
00:18Beliau masuk, Bapak Jokowi masuk, itu pada tahun berapa di SMA?
00:24Kurang tahun
00:25Kurang tahun?
00:30Kalau tahun 81
00:33Ini saya kasih gambar lagi
00:35Tahun 80 kuliah
00:38Berarti kan 3 tahun sebelumnya itu di SMA
00:41Ya kan?
00:43Tahun 80 kuliah
00:45Berarti tahun 77 maksudnya
00:50Sekitar itu
00:51Ya, apakah tahun 77 SMA 6 ini sudah ada?
00:56Kan begini
00:58SMA 6 ini jauh nggak dari rumah saksi?
01:02Kalau area masih sekolah itu nggak?
01:06Ya
01:07Berarti saksi sering lewat atau sering di sekitar SMA itu dan sebagainya
01:14Saya tau sejarahnya SMA ini sebelum SMA 6 itu SMA apa gitu
01:17Ya
01:18Kalau secara sejarah saya kurang tahun
01:20Nanti paling tidak kakak saya juga alih
01:23Di situ
01:23Iya
01:28Kakak kalau ada alihnya tahun berapa sekolah disitu?
01:30Kurang tahun pas
01:31Itu dia
01:33Kakaknya itu di atasnya Jokowi apa di mana Jokowi?
01:36Adik
01:37Adik Jokowi
01:39Berapa tahun?
01:41Pastinya kurang tahun
01:42Hah?
01:43Pastinya kurang tahun
01:44Ya kira-kira
01:47Kan dengan umur
01:50Sekarang umur anda sama Pak Jokowi berapa tahun jalan?
01:53Sekarang 49
01:55Mulai kira Pak Jokowi 63
01:57Ya kira-kira
01:58Hampir 14-14
02:00Jalanya umur anda?
02:02Seputaran seperti itu
02:0414
02:04Saya 77
02:06Pak Jokowi
02:0977
02:10Pak Jokowi
02:11Pak Jokowi
02:13Kalau nggak salah 61
02:1564 atau 61
02:18Saya ingatkan
02:2064
02:21Ini kan tidak Pak Jokowi
02:23Tahu tidak Pak Jokowi lain
02:25Bantu depan
02:25Ya nggak
02:26Ini kan
02:27Karena Cepuku
02:28Iya
02:29Tanya-tanya
02:30Nenek dan kagetnya
02:32Tapi nggak harus juga sahih
02:33Iya
02:33Dan tiap pertemuan
02:35Tiap pertemuan keluarga tahu
02:38Pernah ulang tahun nggak Pak Jokowi?
02:411 Juni
02:42Nggak pernah ulang tahun nggak
02:45Tidak pernah ulang tahun nggak?
02:47Belum menang
02:48Saudara pernah ulang tahun?
02:50Saya merayakan apa?
02:52Warpa kecil?
02:53Enggak
02:54Iya
02:55Iya
02:56Kalau jarak saudara
02:59Dengan kakak saudara berapa tahun?
03:03Yang di SMA 6 itu
03:05Pernah saya 73
03:0773
03:08Bapak 77
03:10Berapa 77
03:11Berapa 77 ya?
03:13Berarti
03:134 tahun
03:14Jalannya 4 tahun
03:16Dan Pak Jokowi
03:17Itu pantaran sama kakak?
03:20Tidak
03:22Pak Jokowi kan lebih-lebih
03:24Lebih dulu
03:25Iya
03:25Karena kami tahu
03:27SMA 6 ini
03:29Baru ada tahun 85
03:30Keberatan Pak Jokowi
03:32Ya saya tanya
03:33Mbak Jokowi
03:34Tidak tahu
03:35Saudara dan kakak saudara itu
03:38Kekola disitu
03:40Itu apa sudah SMA 6?
03:45Apakah saksi lupusnya SMA 6?
03:47Tadi punya data
03:48SMA 6 itu
03:49Baru ada tahun 85
03:51Ya
03:52Nah saya tanya
03:53Apakah kakak saudara itu
03:56Masuk di SMA itu
03:58Itu posisi SMA-nya SMA 6
04:01Atau masih SMPP
04:03Sebenarnya SMPP itu
04:05Karena saudara saya tidak sekolah disitu
04:09Kurang tahu
04:10Kurang tahu
04:11Ya
04:12Ya
04:13Jadi ya saudara tidak tahu
04:14Kalau SMA 6 ini
04:16Baru ada tahun 85
04:18Tidak tahu
04:20Bagaimana toh
04:22Oke
04:23Tahun 80
04:25Dikatakan
04:25Tahun 77
04:26Juga gimana
04:27Maksudnya
04:28Tahun 85
04:29Dan saudara saya itu
04:31Adalah angkatan
04:31Angkatan pertama
04:32Keberatan Magris
04:33Agar ditanyakan saja
04:35Agar tidak mengomong lagi
04:36Keberatan Magris
04:37Kalau dia
04:38Beli yang bohong
04:39Berbahaya buat dia
04:40Mohon izin Magris
04:41Enggak tidak
04:41Ada yang kata
04:42Agar tidak mengomong
04:44Agung kan
04:45Mungkin dibuat pertanyaan
04:46Kepada saksi
04:48Ayok
04:48Nanti di
04:49Apa jangan menginggulkan
04:50Sebelum tadi dibuat
04:51Laja pertanyaan
04:52Iya
04:52Ya
04:53Ini karena fakta persidangan
04:55Maka nanti akan dimasukkan kebohongan-kebohongan ini gitu loh. Siapa yang bohongan?
05:00Keberatan madu sendiri, jangan menipulkan ya. Jangan menipulkan, jangan menekan, jangan membuat pertanyaan yang menjerat ya.
05:09Sudah selesai di PPU? Enggak, saya tunggu. Enggak. Ini beberatannya sudah selesai dulu.
05:16Pertanyaan saya lagi, saudara pernah nyalai.
05:20Benar.
05:21Tahu berapa?
05:25Lupa.
05:28Di pantai?
05:29Menurang.
05:32Dan kapan sih, Pak saudara?
05:34Kapan.
05:35Putus saudara ada di mana-mana, gak?
05:42Kalau foto di mana-mana ya?
05:45Lihat, saya putus saudara, sudah pernah dipublikan.
05:48Sudah pernah dipublikan.
05:50Iya, di mana-mana, kan? Karena saudara nyalai.
05:52Ini sudah logikan, nyalai.
05:55Iya, kan?
05:55Putus saudara terpampak di mana-mana.
05:59Tapi saudara gagal, kan?
06:01Gagal.
06:02Oke.
06:03Saya minta maaf.
06:05Kemudian,
06:09Pertanyaan saya berikutnya, saudara yang buat PAP ini, ada para para saudara ini ya, kayak laut ini.
06:16Di samping ini, disamping ini.
06:19Iya?
06:20Iya.
06:20Oke.
06:21Saudara pada waktu dipikin PAP ini, kan saudara disumbarkan.
06:26Sepakat gak dengan ini?
06:28Iya.
06:31Bapak sepakat gak dengan ini, Bapak setuju gak dengan ini, Bapak paham gak dengan ini, Bapak paham gak dengan ini,
06:37sehingga Bapak parah, kan ini?
06:39Betul?
06:40Betul.
06:40Berarti kalau gak sepakat, maka parah, kan gak kan?
06:44Bapak parah kan sepakat.
06:46Iya kan?
06:47Nah, pertanyaan saya, Bapak gak tanya pada waktu, atau saya tanya, ini ada 4 laporan yang Bapak sepakat ini, yang
06:58Bapak pahami.
06:59Ada 4 laporan, dari orang-orang yang berbeda, dan maksud Pak Jokowi yang disini, saudara-saudara paham laporannya siapa, laporannya
07:10siapa.
07:15Seperti laporan-laporan yang ada di PAP, yang bukan seperti itu, paham?
07:20Paham.
07:23Siapa saja yang lapor selain Pak Jokowi?
07:27Kan ada 3 lagi, sekarang gini, saudara-saudara sekarang ini bersaksi, atas laporannya siapa, Bapak Jokowi.
07:35Oke, ada 3 yang bukan laporannya Bapak Jokowi, tapi yang saudara-saudara pahami, saudara sepakati disini, saudara-saudara paham.
07:43Iya kan?
07:44Pertanyaan saya, ada laporan polisi, belak-belak ya, atas nama Andi Punyawan.
07:53Dia melaporkan, sebelum Pak Jokowi melaporkan.
07:56Ini dengan pasal berapa?
07:59Saya gak paham.
08:05Iya.
08:07Kalau Pak Jokowi, dengan pasal berapa?
08:10Saya gak paham pasal, saya disini, saudara.
08:13Ini yang berkaitan, ya bukan, ini kan berapa yang menjawabkan, mas.
08:18Namanya berita acara pengeriksaan yang ditandatangani oleh Pak, siapa, Bumatno Budi Utomo.
08:26Saudara kan?
08:27Saudara-saudara Tandatangan, saudara Pak Arab dan sebagainya disini.
08:31Iya kan?
08:32Pertanyaan saya, ini kan ada beberapa pertanyaan.
08:37Kemudian ke halaman, gak tapi-habis, gak ada.
08:42Saya mau bertanya ke halaman 2.
08:46Halaman 2 itu, ada pertanyaan, segini, setengah halaman.
08:56Pada kesempatan sekarang ini, saudara diperiksa dan didengar keterangannya sebagainya, bla bla bla bla bla bla bla bla.
09:03Kemudian ada pasal-pasal, atau tiga lenyumat, atau tiga dua, atau dua lapang, dan sebagainya disini.
09:10Iya kan?
09:11Kemudian saudara ditanya oleh, apa namanya?
09:17Oleh, dan bersedia kan saudara memberikan keterangan sebenarnya jelakar.
09:23Apakah saudara sudah mengerti?
09:24Ditanya sama mereka.
09:26Sama pindik.
09:27Kemudian disini, bersedia kan saudara memberikan keterangan yang sebenarnya benarnya.
09:31Yang sebenarnya benarnya.
09:34Jelaskan.
09:35Apa?
09:35Jelaskan disini.
09:37Iya kan?
09:37Ya, saya mengerti, pada kesempatan sekarang ini diperiksa dan didengar keterangan saya sebagai takti oleh pindik.
09:44Dalam dugaan, tindak pidana tersebut di atas.
09:48Yang tadi.
09:50Yang, berarti aku pun udah baca, udah faham.
09:53Iya kan?
09:53Dan saya bersedia memberikan keterangan yang sebenarnya sebenarnya.
09:56Pertanyaan saya, apa yang kau pahami dari keterangan di atas?
10:02Kalau pahami tidak paham apa yang lupa tanda tangan.
10:06Berarti ini siapa yang buat?
10:10Ada pertanyaan lagi disini yang menarik.
10:13Bahwa, ya kan?
10:14Ya, tindak pidana diketahui terjadi di Jakarta Pusat pada tanggal 22 Januari tahun 2025.
10:22Apa yang Bapak ketahui tindak pidana apa yang dilakukan pada tanggal 22 Januari 2025?
10:30Kemudian, apakah di tempat ini, di Jakarta Pusat ini, dikatakan di sini ini, apakah ada beliau di situ?
10:38Apa jawaban Bapak?
10:41Apakah itu masih pertanyaan?
10:43Jadi, gak bisa keberatan.
10:46Apa?
10:53Tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa tanggal 22 Januari 2025.
11:17Pertanyaan masalah lainnya.
11:18Pernah?
11:18Pertanyaan seperti itu?
11:20Di pendidik.
11:22Pernah tidak ditanya seperti itu?
11:25Agak ruban.
11:26Terutup banyak.
11:31Kalau ditanyakan sekarang, kalau tidak kejadian 22 Januari 2025 ini?
11:39Sebenarnya, kalau tidak ada kejadian 22 Januari 2025 ini?
11:4222 Januari 2025, terkait dengan kedakwannya keusiannya semua.
11:52Tahu tidak?
11:58Tidak tahu ya tidak apa-apa.
12:00Kalau tahu, dijalankan tidak.
12:01Ya, kalau ada tidak tahu tidak masalah.
12:03Kalau ada tahu, kita tanya lagi tahunya sampai bagaimana.
12:06Nah, gitu loh.
12:07Dan inilah bersidang.
12:08Tahu pernah tidak ditakci di bersidang.
12:11Belum.
12:12Nah, iya.
12:13Tapi saya sudah di-beliefing lagi.
12:15Biar tahu.
12:18Bahaya, Pak.
12:19Kalau Bapak ngomong tidak benar,
12:22Bapak kena tim di tahu.
12:23Belum disumpat.
12:24Keberatan majelis diintimidasi.
12:27Ditanyakan saja.
12:28Majelis?
12:30Kayaknya tidak dengan video ini.
12:32Kayaknya video ini orang lain.
12:33Tuhan, izin majelis keberatan.
12:34Apokat tidak diperkenalkan untuk pidatko majelis.
12:37Tidak diperkenalkan majelis.
12:38Tidak diperkenalkan majelis.
12:39Tidak diperkenalkan majelis.
12:39Bahwa di Tauhap itu ada masalah itu, Pak.
12:44Bapak tahu nggak?
12:45Begini.
12:45Kalau tidak adanya tidak.
12:46Sebentar.
12:47Dan apokatnya sebentar.
12:49Jadi begini.
12:50Ya, saksi.
12:51Saksi kan tadi sudah bersumpah.
12:54Untuk memberikan keterangan yang benar dan jujur.
12:56Intinya seperti itu.
12:57Jadi ketika ada pertanyaan, jawab dengan tegas.
13:02Kalau tahu, dijawab.
13:03Kalau tidak, nyatakan dengan tegas.
13:05Tidak.
13:06Seperti itu.
13:07Jadi biar cepat gitu.
13:10Nanti muter-muter, muter-muter, lama.
13:13Ya, jauh dengan tegas.
13:15Barangkali kalau ada briefing, lupakan briefing itu dulu.
13:18Apa adanya?
13:19Nah, ini ya, tim advokat ya.
13:21Saya peringatkan ya.
13:23Jangan buat konsumsi pertanyaan saja.
13:26Sebenarnya kali itu kan bergabung.
13:27Keberadaan masyarakat.
13:29Ya, keberadaan masyarakat.
13:29Keberadaan masyarakat berasumsi berpikiran negatif.
13:32Kita menggabung fakta di sini.
13:34Silahkan bertanya.
13:36Ada waktu untuk bertanya.
13:38Silahkan dikutangkan.
13:40Jadi kita dipertanyaan saja.
13:42Jadara tidak tahu.
13:47Oke.
13:49Berarti bukan saudara yang menjawab ini.
13:51Kalau saudara tidak tahu.
13:52Satu halaman.
13:54Oleh sebab itu kami mohon.
13:56Dengan hormat pendidik dihadirkan.
13:58Untuk kita tanya.
14:00Seperti ini.
14:02Kemudian berikutnya.
14:03Anda katakan bahwa.
14:06Alamat 3 nomor 4.
14:09Apakah pekerjaan kebawah?
14:11Anda katakan bahwa.
14:12Saya bekerja sebagai wiral swasta.
14:14Dan memiliki pisi togah mitra tambang.
14:17Berkantor di zona topaz di Durma.

Dianjurkan