00:00Intro
00:04Selamat malam
00:05Pemerintahan Prabowo Gibran genap berusia 2 tahun
00:09Ada capaian dan juga catatan terkait kinerja dan jalannya pemerintahan
00:15Ada sejumlah prestasi yang harusnya memang diapresiasi
00:19Meski demikian masih ada catatan seperti masalah ekonomi, lapangan pekerjaan
00:26Juga merosotnya demokrasi dan kebebasan berekspresi
00:30Sejumlah program strategis juga masih menyisakan persoalan yang harus segera diselesaikan
00:36Guna memastikan program tersebut tepat sasaran dan sesuai harapan
00:422 tahun Prabowo Gibran, kerja nyata atau retorika?
00:47Inilah satu meja The Forum malam ini bersama saya, Radisa Putro
00:51Dan untuk membahasnya sudah hadir di Studio 1 Menara Kompas
00:56Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Carta Politika
00:59Selamat malam, Bung Dapak
01:00Selamat malam, Mas Radi
01:01Ada juga Saidiman Ahmad, Program Manager SMRC
01:05Saiful Mujani Research and Consulting
01:07Selamat malam, Bung Said
01:08Selamat malam
01:09Lalu ada Kurnia Ramadana, Deputi 3 Badan Komunikasi Pemerintah Bakom Republik Indonesia
01:14Selamat malam, Selamat malam, Mas Radi
01:15Dan juga Ahmad Irawan, politisi Partai Kulkar yang juga saat ini duduk di Komisi 2 DPR RI
01:21Selamat malam, Selamat malam
01:23Ya, pertama saya membacakan dulu data-data dari survei yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei ya
01:33Terutama dari para metropolitik Indonesia
01:36Ini menjadi sekaligus penanda 2 tahun kepemimpinan Prabowo Gibran
01:41Di survei PPI disebut kepuasan terhadap kinerja pemerintahan angkanya 65,4%
01:49Lalu kepuasan khusus terhadap Presiden Prabowo 65,2%
01:53Kepuasan terhadap wakili Presiden Gibran
01:56Ini juga menunjukkan angka 49%
02:00Dan faktor pendukung utama
02:02Ini disebutkan bansos tepat sasaran 15,9%
02:06Program sekolah rakyat 12,6% dan makan berisi gratis atau MBG 11%
02:11Ini angkanya cukup menarik ya Bapak-Bapak
02:14Saya kemaskurnya dulu kalau gitu
02:15Ini angkanya menarik
02:16Di satu sisi juga ada lembaga survei lainnya yang opposite
02:21Sepertinya merilis dengan angka yang berbeda
02:24Tapi yang menarik data ini bahkan juga dirilis di
02:27Atau ditampilkan di website sekretariat kabinet
02:30Yang sudah di konsumsi juga oleh publik
02:33Sebuah pencapaian prestasi ya
02:35Tapi bisa dijelaskan capaian program besar yang detail juga dari pemerintah
02:41Dari angka 65,4% tersebut
02:45Apa yang menjadi tolak ukur utama
02:46Bahwa disimpulkan pemerintahan Prabowo Gibran sejauh ini
02:50On the track dan sudah mencapai target
02:53Iya Mas Radi
02:54Beberapa hari terakhir itu ada tiga isu yang banyak di konsumsi oleh masyarakat
03:00Satu terkait dengan survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei
03:06Kemudian yang kedua
03:08Kemarin ada banyak aksi demonstrasi
03:11Betul
03:12Dan yang ketiga
03:13Pagi hari tanggal 20 Oktober ada aksi teatrical
03:17Dari salah satu organisasi masyarakat sipil
03:19Yang di dalam posternya mencantumkan
03:23Pemerintah ngapain aja
03:25Posisi pemerintah tentu tidak ingin memperdebatkan metodologi setiap lembaga survei
03:32Kami tentu menghargai angka-angka yang disampaikan oleh lembaga survei tersebut
03:37Yang ingin kami tanggapi adalah terkait dengan sama pertanyaan Mas Radi tadi
03:41Apa data-data yang bisa disampaikan oleh masyarakat
03:45Mas Radi 2 tahun kepemimpinan presiden
03:4920 Oktober sampai 20 Oktober 2026
03:53Kalimat pertamanya adalah
03:55Pemerintah tentu belum sempurna
03:58Namun niat untuk berbenah selalu ada
04:01Dan atas nama transparansi dan akuntabilitas
04:04Ada sejumlah capaian
04:06Misalnya yang pertama
04:07Mas Radi tadi juga di VT Kompas
04:10Menyampaikan satu kata penting
04:13Yang juga menjadi concern dari pemerintah
04:15Yaitu terkait dengan ekonomi
04:17Mas Radi pertumbuhan ekonomi
04:19Kuartal pertama tahun 2026
04:22Tumbuh 5,61%
04:25Dan semester pertama
04:27Tumbuh 5,45%
04:30Ini adalah pertumbuhan terbesar sejak 13 tahun terakhir
04:35Itu satu
04:36Kedua
04:37Realisasi investasi
04:39Ketika dibandingkan dengan pembukaan atau penciptaan lapangan kerja
04:44Selama dua tahun terakhir
04:46Total nilai investasi yang masuk ke Indonesia
04:49Ada 3,9 ribu triliun rupiah
04:52Dan menciptakan lapangan kerja
04:555,4 juta tenaga kerja
04:58Itu dalam konteks ekonomi
04:59Dalam hal pendidikan
05:01Yang cukup banyak juga diberikan oleh masyarakat
05:04Di ranah pendidikan
05:05Presiden Prabowo
05:07Meletakkan concern pendidikan itu
05:10Terhadap tiga hal
05:11Satu
05:12Infrastruktur pendidikan
05:14Dua peserta didik
05:16Tiga guru
05:17Dalam hal infrastruktur
05:19Sepanjang tahun 2025
05:21Revitalisasi sekolah mencapai 17 ribu sekolah
05:25Tahun ini targetnya 70 ribu
05:27Dalam hal peserta didik misalnya
05:30Dibuka kesempatan
05:33Bagi anak-anak yang barangkali selama ini
05:36Tidak pernah mengenyam pendidikan
05:38Atau mengenyam pendidikan
05:40Tapi karena alasan ekonomi
05:41Tidak bisa melanjutkan
05:42Namanya sekolah rakyat
05:44Saat ini sudah ada 182 sekolah rakyat
05:47Semuanya gratis
05:49Ada asrama
05:50Dan ada digitalisasi pendidikan juga
05:52Ada layar interaktif panel
05:55Ratusan ribu sudah disebar
05:56Dan juga ada kenaikan insentif guru
06:00Yang selama ini dinilai kurang
06:02Artinya data-data ini juga
06:03Anda juga mengakui sudah sesuai
06:05Dengan apa yang dirilis oleh PPI
06:07Parameter Politik Indonesia
06:09Ya jadi concernnya adalah
06:10Bukan dalam hal angka kepuasan
06:13Tetapi bagaimana pemerintah bisa menyajikan informasi yang
06:17Clean and clear
06:18Gitu mas
06:19Ini saya harus disclaimer dulu
06:20Karena yang dipakai adalah
06:22Data parameter politik Indonesia
06:23Kok tapi
06:24PPI-nya tidak dihadirkan dalam forum ini
06:26Tapi kita sebenarnya sudah mengundang
06:29Direktur PPI Adi Praitno
06:30Untuk hadir malam ini
06:31Tapi yang bersangkutan berhalangan
06:33Sehingga kita bahas
06:36Datanya yang diambil
06:37Tapi tetap kita bahas
06:38Melalui data-data yang dirilis oleh PPI
06:41Saya ke Bung Toto kalau begitu
06:43Dari data-data yang saya bacakan tadi
06:46Lalu Bung Kurnia juga tadi sudah
06:47Mengafirmasi itu data-data
06:50Dengan melengkapi data-data lagi
06:51Tadi ada kata-kata
06:53Atau kalimat dari Bung Kurnia
06:54Meskipun ada capaian
06:55Ya pemerintah mengakui
06:57Belum sempurna
06:58Begitu
06:59Kira-kira kalau kita melihat
07:01Ketidaksempurnaan
07:03Atau belum sempurnanya pemerintah
07:04Komposisinya
07:05Dalam skala persentase
07:07Banyakan sempurnanya
07:09Tidak sempurnanya sejauh
07:10Saya berharap kalimat itu keluar dari seorang presiden
07:13Oke
07:14Kalimat yang mengakui bahwa ada masalah
07:16Bahwa kami belum sempurna
07:18Sayangnya yang menjadi titik kelemahan komunikasi
07:21Dari pihak istana
07:23Malah dari sisi presiden sendiri
07:25Ketika ada kritik
07:26Dikatakan yang mengatakan Indonesia gelap
07:28Silahkan keluar dari Indonesia
07:29Ketika pakar-pakar kemudian
07:32Menyertakan kritiknya
07:33Dianggap goblok
07:34Sorry ini saya menggunakan bahasa presiden sendiri ya
07:36Jadi
07:37Ada kesan lack of honesty
07:39Padahal itu yang dibutuhkan
07:41Oleh siapapun yang menjadi pemimpin di negara
07:44Yang tidak ada satupun
07:46Yang sekarang kondisinya baik-baik saja
07:48Kita tahu
07:48Dunia sedang mengalami situasi geopolitik yang tidak baik-baik saja
07:52Itu betul
07:52Saya belum pernah menemukan
07:54Pidato politik
07:55Dari seorang
07:56Kepala pemerintahan
07:57Yang mengatakan kondisinya baik-baik saja
07:59Kalau kita coba kaitkan itu dengan
08:02Survei kepuasan publik
08:03Masukan saya
08:05Ketika kemudian
08:06Pemerintah
08:07Memberikan terlalu banyak ekspektasi
08:10Dengan tidak mengakui
08:11Ada masalah yang sedang terjadi
08:13Potensi
08:14Dari survei kepuasan publik rendah
08:16Lebih mungkin terjadi
08:17Kenapa?
08:17Yang namanya persepsi itu adalah
08:21Antara ekspektasi dengan realita
08:23Ketika ekspektasinya ditempatkan terlalu tinggi
08:26Realita mikronya tidak seperti itu
08:29Itu yang seringkali menyebabkan penurunan kepuasan publik terjadi
08:31Saya ingin mengatakan sedikit
08:33Ada tiga sebenarnya lembaga survei yang
08:35Mengeluarkan data yang berbeda semua
08:38Tapi ketika kita bisa lihat
08:40Underline yang muncul
08:42Semuanya mengatakan
08:43Bahwa ada penurunan kepuasan publik
08:46Kalau kita tarik year to date
08:47Misalnya dari awal tahun
08:49Itu yang tidak bisa dibantah
08:50Yang kedua
08:51Kalau kita bicara data-data
08:53Saya sepakat kita harus apresiasi
08:56Secara makro
08:57Misalnya kita berbicara
08:58Pertumbuhan ekonomi 5,45%
09:00Apakah perlu ada yang diberikan catatan kritis?
09:03Tetap ada
09:04Kalau pemerintah berbicara target
09:05Ada yang namanya RPJMN
09:07Target RPJMN
09:082026 itu 5,8%
09:11Sampai 6,3%
09:13Untuk pertumbuhan ekonomi
09:15Artinya belum tercapai
09:16Belum masih jauh ya
09:17Kalau ingin berbicara bangga
09:18Menjadi jagoan secara regional pun
09:20Di waktu yang sama
09:22Vietnam itu 8,18%
09:24Malaysia
09:25Itu 5,7%
09:27Dengan currency
09:29Menguat
09:30Tertinggi di
09:31Terkuat di Asia
09:32Berbeda dengan kita
09:33Yang depresiasinya
09:34Bisa dikatakan
09:36Terlemah di Asia
09:37Dan Pak Prabowo
09:39Kalau dikatakan tidak penting
09:40Pak Prabowo pernah mengatakan
09:41Di tweetnya Desember 2013
09:44Kondisi rupiah
09:45Menggambarkan
09:46Apakah bangsa ini
09:47Salah urus atau tidak
09:48Itu catatan kritis
09:49Yang kedua
09:50Kalau berbicara
09:51Misalnya
09:51Saya ingin tambahkan
09:52Misalnya yang sering dibanggakan juga
09:53Kemiskinan turun
09:55Dari September
09:56Lalu kemudian ke Maret
09:572026
09:58Dari 2025
09:59Dari 8,47%
10:01Ke 8,07%
10:03Ada catatan
10:04Juga untuk memberikan
10:05Catatan kritis
10:06Pada pertemuan ekonomi
10:07Yang dibanggakan
10:09Disparitas
10:09Dari kota
10:11Dengan desa
10:12Itu meningkat
10:12Dari angka
10:144,12 poin
10:15Ke 4,33 poin
10:16Ketika
10:18Kemiskinan turun
10:19Logikanya
10:20Indeks gini itu
10:21Seharusnya juga turun
10:23Yang terjadi adalah
10:24Rasio gini kita
10:25Malah naik ke 0,368
10:28Artinya apa
10:29Pertumbuhan ekonomi
10:31Penurunan kemiskinan
10:32Itu tidak serta-merta
10:33Menguntungkan
10:35Pihak yang terlemah
10:36Ada potensi
10:37K-shape
10:38Bahwa pertumbuhan ini
10:39Dinikmati oleh
10:40Kalangan atas
10:41Menjadi ironis
10:43Ketika Pak Prabowo
10:44Mencoba membangun
10:45Diferensiasi dirinya
10:46Dengan mimpin sebelum
10:47Dia membela
10:48Kalangan yang terkecil
10:49Tapi outcome
10:50Dan outputnya
10:51Sampai apa yang terjadi
10:52Pada 2 tahun pertama
10:53Tidak mencerminkan
10:54Angka tersebut
10:55Padahal
10:55Saya yang menyitir
10:56Data BPS
10:57Yang dibanggakan oleh pemerintah
10:59Itu catatan yang kritis
11:00Bicara soal
11:01Kepuasan publik
11:03Survei dari SMRC sendiri
11:05Menilai
11:05Dalam rilis
11:06Survei terakhir ya
11:061-10 Oktober ya
11:08Bung Said ya
11:08Mayoritas warga
11:10Sebesar
11:105,3
11:11Eh
11:1253,4%
11:13Tidak puas
11:14Dengan kinerja presiden
11:15Yang puas
11:16Hanya 44,5%
11:18Dan yang tidak
11:18Punya sikap
11:19Itu 2,1%
11:21Dalam sejarah presiden Prabowo
11:22Kepuasan rakyat
11:23Pada kinerjanya
11:24Pada Oktober 2026 ini
11:25Adalah yang terendah
11:26Kalau menurut SMRC
11:27Adalah
11:29Menurun tajam
11:30Dari 81,2%
11:32Pada November
11:332025
11:34Nah
11:34Ini
11:37Dengan perbedaan
11:38Survei yang ada
11:39Sekarang dari SMRC
11:40Dan yang saya paparkan tadi
11:41Dari PP
11:42Menurut Anda
11:42Apa yang jadi penyebab
11:43Apakah ini
11:44Karena program
11:46Yang jadi prioritas
11:47Katakanlah MBG
11:48Atau COPDES
11:50Yang kritik tajam oleh publik
11:51Atau ada faktor lain
11:52Tapi jangan dijawab dulu ya
11:53Bung Said
11:53Kita akan kembali
11:54Sesehat lagi
11:54Satu meja
11:55The Forum
11:55Segera kembali
12:01Terima kasih