Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming genap dua tahun pada 20 Oktober 2026.

Selama periode tersebut, pemerintah mencatat sejumlah capaian, terutama di bidang ekonomi, investasi, dan pendidikan.

Kurnia Ramadhana selaku Deputi III Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), menyampaikan bahwa pemerintah menghargai hasil survei dari berbagai lembaga dan tidak ingin memperdebatkan perbedaan metodologi yang digunakan.

Berbeda dengan penjelasan pemerintah, Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai pengakuan bahwa pemerintahan belum sempurna seharusnya disampaikan secara terbuka oleh Presiden Prabowo.

Baca Juga Yunarto Wijaya: Program MBG-Kopdes Tak Bisa Dijalankan Bermodal Insting | SATU MEJA di https://www.kompas.tv/talkshow/697288/yunarto-wijaya-program-mbg-kopdes-tak-bisa-dijalankan-bermodal-insting-satu-meja



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/697289/capaian-dan-evaluasi-2-tahun-pemerintahan-prabowo-gibran-satu-meja
Transkrip
00:00Intro
00:04Selamat malam
00:05Pemerintahan Prabowo Gibran genap berusia 2 tahun
00:09Ada capaian dan juga catatan terkait kinerja dan jalannya pemerintahan
00:15Ada sejumlah prestasi yang harusnya memang diapresiasi
00:19Meski demikian masih ada catatan seperti masalah ekonomi, lapangan pekerjaan
00:26Juga merosotnya demokrasi dan kebebasan berekspresi
00:30Sejumlah program strategis juga masih menyisakan persoalan yang harus segera diselesaikan
00:36Guna memastikan program tersebut tepat sasaran dan sesuai harapan
00:422 tahun Prabowo Gibran, kerja nyata atau retorika?
00:47Inilah satu meja The Forum malam ini bersama saya, Radisa Putro
00:51Dan untuk membahasnya sudah hadir di Studio 1 Menara Kompas
00:56Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Carta Politika
00:59Selamat malam, Bung Dapak
01:00Selamat malam, Mas Radi
01:01Ada juga Saidiman Ahmad, Program Manager SMRC
01:05Saiful Mujani Research and Consulting
01:07Selamat malam, Bung Said
01:08Selamat malam
01:09Lalu ada Kurnia Ramadana, Deputi 3 Badan Komunikasi Pemerintah Bakom Republik Indonesia
01:14Selamat malam, Selamat malam, Mas Radi
01:15Dan juga Ahmad Irawan, politisi Partai Kulkar yang juga saat ini duduk di Komisi 2 DPR RI
01:21Selamat malam, Selamat malam
01:23Ya, pertama saya membacakan dulu data-data dari survei yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei ya
01:33Terutama dari para metropolitik Indonesia
01:36Ini menjadi sekaligus penanda 2 tahun kepemimpinan Prabowo Gibran
01:41Di survei PPI disebut kepuasan terhadap kinerja pemerintahan angkanya 65,4%
01:49Lalu kepuasan khusus terhadap Presiden Prabowo 65,2%
01:53Kepuasan terhadap wakili Presiden Gibran
01:56Ini juga menunjukkan angka 49%
02:00Dan faktor pendukung utama
02:02Ini disebutkan bansos tepat sasaran 15,9%
02:06Program sekolah rakyat 12,6% dan makan berisi gratis atau MBG 11%
02:11Ini angkanya cukup menarik ya Bapak-Bapak
02:14Saya kemaskurnya dulu kalau gitu
02:15Ini angkanya menarik
02:16Di satu sisi juga ada lembaga survei lainnya yang opposite
02:21Sepertinya merilis dengan angka yang berbeda
02:24Tapi yang menarik data ini bahkan juga dirilis di
02:27Atau ditampilkan di website sekretariat kabinet
02:30Yang sudah di konsumsi juga oleh publik
02:33Sebuah pencapaian prestasi ya
02:35Tapi bisa dijelaskan capaian program besar yang detail juga dari pemerintah
02:41Dari angka 65,4% tersebut
02:45Apa yang menjadi tolak ukur utama
02:46Bahwa disimpulkan pemerintahan Prabowo Gibran sejauh ini
02:50On the track dan sudah mencapai target
02:53Iya Mas Radi
02:54Beberapa hari terakhir itu ada tiga isu yang banyak di konsumsi oleh masyarakat
03:00Satu terkait dengan survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga survei
03:06Kemudian yang kedua
03:08Kemarin ada banyak aksi demonstrasi
03:11Betul
03:12Dan yang ketiga
03:13Pagi hari tanggal 20 Oktober ada aksi teatrical
03:17Dari salah satu organisasi masyarakat sipil
03:19Yang di dalam posternya mencantumkan
03:23Pemerintah ngapain aja
03:25Posisi pemerintah tentu tidak ingin memperdebatkan metodologi setiap lembaga survei
03:32Kami tentu menghargai angka-angka yang disampaikan oleh lembaga survei tersebut
03:37Yang ingin kami tanggapi adalah terkait dengan sama pertanyaan Mas Radi tadi
03:41Apa data-data yang bisa disampaikan oleh masyarakat
03:45Mas Radi 2 tahun kepemimpinan presiden
03:4920 Oktober sampai 20 Oktober 2026
03:53Kalimat pertamanya adalah
03:55Pemerintah tentu belum sempurna
03:58Namun niat untuk berbenah selalu ada
04:01Dan atas nama transparansi dan akuntabilitas
04:04Ada sejumlah capaian
04:06Misalnya yang pertama
04:07Mas Radi tadi juga di VT Kompas
04:10Menyampaikan satu kata penting
04:13Yang juga menjadi concern dari pemerintah
04:15Yaitu terkait dengan ekonomi
04:17Mas Radi pertumbuhan ekonomi
04:19Kuartal pertama tahun 2026
04:22Tumbuh 5,61%
04:25Dan semester pertama
04:27Tumbuh 5,45%
04:30Ini adalah pertumbuhan terbesar sejak 13 tahun terakhir
04:35Itu satu
04:36Kedua
04:37Realisasi investasi
04:39Ketika dibandingkan dengan pembukaan atau penciptaan lapangan kerja
04:44Selama dua tahun terakhir
04:46Total nilai investasi yang masuk ke Indonesia
04:49Ada 3,9 ribu triliun rupiah
04:52Dan menciptakan lapangan kerja
04:555,4 juta tenaga kerja
04:58Itu dalam konteks ekonomi
04:59Dalam hal pendidikan
05:01Yang cukup banyak juga diberikan oleh masyarakat
05:04Di ranah pendidikan
05:05Presiden Prabowo
05:07Meletakkan concern pendidikan itu
05:10Terhadap tiga hal
05:11Satu
05:12Infrastruktur pendidikan
05:14Dua peserta didik
05:16Tiga guru
05:17Dalam hal infrastruktur
05:19Sepanjang tahun 2025
05:21Revitalisasi sekolah mencapai 17 ribu sekolah
05:25Tahun ini targetnya 70 ribu
05:27Dalam hal peserta didik misalnya
05:30Dibuka kesempatan
05:33Bagi anak-anak yang barangkali selama ini
05:36Tidak pernah mengenyam pendidikan
05:38Atau mengenyam pendidikan
05:40Tapi karena alasan ekonomi
05:41Tidak bisa melanjutkan
05:42Namanya sekolah rakyat
05:44Saat ini sudah ada 182 sekolah rakyat
05:47Semuanya gratis
05:49Ada asrama
05:50Dan ada digitalisasi pendidikan juga
05:52Ada layar interaktif panel
05:55Ratusan ribu sudah disebar
05:56Dan juga ada kenaikan insentif guru
06:00Yang selama ini dinilai kurang
06:02Artinya data-data ini juga
06:03Anda juga mengakui sudah sesuai
06:05Dengan apa yang dirilis oleh PPI
06:07Parameter Politik Indonesia
06:09Ya jadi concernnya adalah
06:10Bukan dalam hal angka kepuasan
06:13Tetapi bagaimana pemerintah bisa menyajikan informasi yang
06:17Clean and clear
06:18Gitu mas
06:19Ini saya harus disclaimer dulu
06:20Karena yang dipakai adalah
06:22Data parameter politik Indonesia
06:23Kok tapi
06:24PPI-nya tidak dihadirkan dalam forum ini
06:26Tapi kita sebenarnya sudah mengundang
06:29Direktur PPI Adi Praitno
06:30Untuk hadir malam ini
06:31Tapi yang bersangkutan berhalangan
06:33Sehingga kita bahas
06:36Datanya yang diambil
06:37Tapi tetap kita bahas
06:38Melalui data-data yang dirilis oleh PPI
06:41Saya ke Bung Toto kalau begitu
06:43Dari data-data yang saya bacakan tadi
06:46Lalu Bung Kurnia juga tadi sudah
06:47Mengafirmasi itu data-data
06:50Dengan melengkapi data-data lagi
06:51Tadi ada kata-kata
06:53Atau kalimat dari Bung Kurnia
06:54Meskipun ada capaian
06:55Ya pemerintah mengakui
06:57Belum sempurna
06:58Begitu
06:59Kira-kira kalau kita melihat
07:01Ketidaksempurnaan
07:03Atau belum sempurnanya pemerintah
07:04Komposisinya
07:05Dalam skala persentase
07:07Banyakan sempurnanya
07:09Tidak sempurnanya sejauh
07:10Saya berharap kalimat itu keluar dari seorang presiden
07:13Oke
07:14Kalimat yang mengakui bahwa ada masalah
07:16Bahwa kami belum sempurna
07:18Sayangnya yang menjadi titik kelemahan komunikasi
07:21Dari pihak istana
07:23Malah dari sisi presiden sendiri
07:25Ketika ada kritik
07:26Dikatakan yang mengatakan Indonesia gelap
07:28Silahkan keluar dari Indonesia
07:29Ketika pakar-pakar kemudian
07:32Menyertakan kritiknya
07:33Dianggap goblok
07:34Sorry ini saya menggunakan bahasa presiden sendiri ya
07:36Jadi
07:37Ada kesan lack of honesty
07:39Padahal itu yang dibutuhkan
07:41Oleh siapapun yang menjadi pemimpin di negara
07:44Yang tidak ada satupun
07:46Yang sekarang kondisinya baik-baik saja
07:48Kita tahu
07:48Dunia sedang mengalami situasi geopolitik yang tidak baik-baik saja
07:52Itu betul
07:52Saya belum pernah menemukan
07:54Pidato politik
07:55Dari seorang
07:56Kepala pemerintahan
07:57Yang mengatakan kondisinya baik-baik saja
07:59Kalau kita coba kaitkan itu dengan
08:02Survei kepuasan publik
08:03Masukan saya
08:05Ketika kemudian
08:06Pemerintah
08:07Memberikan terlalu banyak ekspektasi
08:10Dengan tidak mengakui
08:11Ada masalah yang sedang terjadi
08:13Potensi
08:14Dari survei kepuasan publik rendah
08:16Lebih mungkin terjadi
08:17Kenapa?
08:17Yang namanya persepsi itu adalah
08:21Antara ekspektasi dengan realita
08:23Ketika ekspektasinya ditempatkan terlalu tinggi
08:26Realita mikronya tidak seperti itu
08:29Itu yang seringkali menyebabkan penurunan kepuasan publik terjadi
08:31Saya ingin mengatakan sedikit
08:33Ada tiga sebenarnya lembaga survei yang
08:35Mengeluarkan data yang berbeda semua
08:38Tapi ketika kita bisa lihat
08:40Underline yang muncul
08:42Semuanya mengatakan
08:43Bahwa ada penurunan kepuasan publik
08:46Kalau kita tarik year to date
08:47Misalnya dari awal tahun
08:49Itu yang tidak bisa dibantah
08:50Yang kedua
08:51Kalau kita bicara data-data
08:53Saya sepakat kita harus apresiasi
08:56Secara makro
08:57Misalnya kita berbicara
08:58Pertumbuhan ekonomi 5,45%
09:00Apakah perlu ada yang diberikan catatan kritis?
09:03Tetap ada
09:04Kalau pemerintah berbicara target
09:05Ada yang namanya RPJMN
09:07Target RPJMN
09:082026 itu 5,8%
09:11Sampai 6,3%
09:13Untuk pertumbuhan ekonomi
09:15Artinya belum tercapai
09:16Belum masih jauh ya
09:17Kalau ingin berbicara bangga
09:18Menjadi jagoan secara regional pun
09:20Di waktu yang sama
09:22Vietnam itu 8,18%
09:24Malaysia
09:25Itu 5,7%
09:27Dengan currency
09:29Menguat
09:30Tertinggi di
09:31Terkuat di Asia
09:32Berbeda dengan kita
09:33Yang depresiasinya
09:34Bisa dikatakan
09:36Terlemah di Asia
09:37Dan Pak Prabowo
09:39Kalau dikatakan tidak penting
09:40Pak Prabowo pernah mengatakan
09:41Di tweetnya Desember 2013
09:44Kondisi rupiah
09:45Menggambarkan
09:46Apakah bangsa ini
09:47Salah urus atau tidak
09:48Itu catatan kritis
09:49Yang kedua
09:50Kalau berbicara
09:51Misalnya
09:51Saya ingin tambahkan
09:52Misalnya yang sering dibanggakan juga
09:53Kemiskinan turun
09:55Dari September
09:56Lalu kemudian ke Maret
09:572026
09:58Dari 2025
09:59Dari 8,47%
10:01Ke 8,07%
10:03Ada catatan
10:04Juga untuk memberikan
10:05Catatan kritis
10:06Pada pertemuan ekonomi
10:07Yang dibanggakan
10:09Disparitas
10:09Dari kota
10:11Dengan desa
10:12Itu meningkat
10:12Dari angka
10:144,12 poin
10:15Ke 4,33 poin
10:16Ketika
10:18Kemiskinan turun
10:19Logikanya
10:20Indeks gini itu
10:21Seharusnya juga turun
10:23Yang terjadi adalah
10:24Rasio gini kita
10:25Malah naik ke 0,368
10:28Artinya apa
10:29Pertumbuhan ekonomi
10:31Penurunan kemiskinan
10:32Itu tidak serta-merta
10:33Menguntungkan
10:35Pihak yang terlemah
10:36Ada potensi
10:37K-shape
10:38Bahwa pertumbuhan ini
10:39Dinikmati oleh
10:40Kalangan atas
10:41Menjadi ironis
10:43Ketika Pak Prabowo
10:44Mencoba membangun
10:45Diferensiasi dirinya
10:46Dengan mimpin sebelum
10:47Dia membela
10:48Kalangan yang terkecil
10:49Tapi outcome
10:50Dan outputnya
10:51Sampai apa yang terjadi
10:52Pada 2 tahun pertama
10:53Tidak mencerminkan
10:54Angka tersebut
10:55Padahal
10:55Saya yang menyitir
10:56Data BPS
10:57Yang dibanggakan oleh pemerintah
10:59Itu catatan yang kritis
11:00Bicara soal
11:01Kepuasan publik
11:03Survei dari SMRC sendiri
11:05Menilai
11:05Dalam rilis
11:06Survei terakhir ya
11:061-10 Oktober ya
11:08Bung Said ya
11:08Mayoritas warga
11:10Sebesar
11:105,3
11:11Eh
11:1253,4%
11:13Tidak puas
11:14Dengan kinerja presiden
11:15Yang puas
11:16Hanya 44,5%
11:18Dan yang tidak
11:18Punya sikap
11:19Itu 2,1%
11:21Dalam sejarah presiden Prabowo
11:22Kepuasan rakyat
11:23Pada kinerjanya
11:24Pada Oktober 2026 ini
11:25Adalah yang terendah
11:26Kalau menurut SMRC
11:27Adalah
11:29Menurun tajam
11:30Dari 81,2%
11:32Pada November
11:332025
11:34Nah
11:34Ini
11:37Dengan perbedaan
11:38Survei yang ada
11:39Sekarang dari SMRC
11:40Dan yang saya paparkan tadi
11:41Dari PP
11:42Menurut Anda
11:42Apa yang jadi penyebab
11:43Apakah ini
11:44Karena program
11:46Yang jadi prioritas
11:47Katakanlah MBG
11:48Atau COPDES
11:50Yang kritik tajam oleh publik
11:51Atau ada faktor lain
11:52Tapi jangan dijawab dulu ya
11:53Bung Said
11:53Kita akan kembali
11:54Sesehat lagi
11:54Satu meja
11:55The Forum
11:55Segera kembali
12:01Terima kasih

Dianjurkan