Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut angin sudah tidak bertiup ke arah Jawa di tengah potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penggunaan water mist dan modifikasi cuaca meski asap karhutla dari Kalimantan dilaporkan mulai menjauhi wilayah Jabodetabek.

"Memang kita berasap tapi memang belum pada masuk atmosfer ke bawah. Semalam juga saya mendengar dari BMKG bahwa angin sudah tidak bertiup ke Jawa. Ini mengindikasikan akan terjadi penurunan," kata Rano di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (18/10/2026).

Video editor: Lintang

#ranokarno #karhutla #pemprovdki

Baca Juga Haru! Tangis Rano Karno di Depan Megawati saat Pemakaman Guruh Soekarnoputra di https://www.kompas.tv/nasional/692780/haru-tangis-rano-karno-di-depan-megawati-saat-pemakaman-guruh-soekarnoputra




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696656/asap-karhutla-sampai-jakarta-rano-karno-pemprov-dki-siapkan-water-mist
Transkrip
00:00Memang kita berasap tapi memang belum pada masuk atmosfer ke bawah.
00:04Cuma apa yang harus kita lakukan? Kita akan melakukan water mission lagi.
00:08Itu salah satu bukan satu-satunya cara.
00:10Oke, jadi tentu Jakarta berdasarkan Undang-Undang nomor 2 tahun 2024
00:16dinyatakan satu adalah kota per ekonomi nasional dan dua kota global.
00:21Nah, yang sedang kita cari adalah kota globalnya.
00:24Karena kalau kota global itu ada lima syarat dari persyaratan bisa menjadi kota global.
00:30Dari lima syarat, poin keempat itu adalah kebudayaan yang harus kita angkat.
00:35Minimal 30 persen.
00:36Nah, Jakarta dengan kekayaan yang begitu luar biasa,
00:40multing potnya ada tempat berkumpul budaya, kita tinggal mengangkat saja.
00:45Makanya barangkali teman-teman menjadi kenyataan bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan
00:50di sekitar HI sejak waktu tahun lalu kita bikin ulang tahun Jakarta,
00:55boleh dikatakan fiskal Jakarta di sekitar sini meningkat.
00:59Dulu occupation hotel di sini mungkin 40 persen.
01:01Tapi sekarang ini sudah mencapai 80 sampai 90 persen.
01:04Nah, itu mengindikasikan kebudayaan bisa menjalin segala macam.
01:08Itu satu.
01:09Yang kedua tentang asap.
01:11Memang alhamdulillah kemarin saya juga mengikuti wawancara BPBDKI dengan sebuah media.
01:16Memang kita berasap tapi memang tiblum pada masuk atmosfer ke bawah.
01:21Cuma apa yang harus kita lakukan?
01:22Pak Gubernur sudah memerintahkan minimal kita mengantisipasi.
01:26Semua rumah sakit puskesmas harus siap.
01:28Kalau memang terjadi ispa segala macam.
01:30Tapi semalam juga saya mendengar dari BMKG bahwa angin sudah tidak bertiup ke Jawa.
01:35Ini mengindikasikan akan menjadi penurunan.
01:38Cuma mungkin satu, kita akan melakukan water missile lagi.
01:41Itu salah satu bukan satu-satunya cara.
01:43Minimal bisa meredam kabut polusi segala macam.
01:48Dan kita tetap melakukan modifikasi cuaca.
01:51Mudah-mudahan kita senang bahagia.
01:53Kemarin Palangkaraya sudah hujan.
01:55Beberapa tempat juga sudah hujan.
01:57Nah, itu mudah-mudahan hari ini setelah kita berdoa.
01:59Mudah-mudahan bisa segera selesailah kebakaran hutan dan lahan ini.
02:04Mungkin itu.
02:05Oke?
02:05Terima kasih.
02:17Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:56Sampai jumpa di video selanjutnya.

Dianjurkan