Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Paparan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah menimbulkan dampak bagi kesehatan hewan peliharaan.

Sejumlah kucing harus mendapatkan perawatan setelah mengalami gangguan pernapasan akibat kualitas udara yang memburuk.

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tetapi juga hewan peliharaan.

Kucing bernama Belang, salah satunya yang harus dirawat karena kondisinya lemas dan sesak napas.

Kucing bernama Belang, salah satunya yang harus dirawat karena kondisinya lemas dan sesak napas. infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Dokter kemudian memasangkan oksigen, infus, dan suntikan pereda sesak, serta terapi lampu inframerah karena suhu tubuhnya menurun.

Kucing lain bernama Embem harus diberi terapi uap dan dikarantina selama satu minggu, guna mengurangi lendir dan flu berat akibat paparan asap.

Selama tiga bulan masa kabut asap, klinik dokter hewan menangani banyak kucing yang mengalami keluhan yang sama seperti Belang dan Embem, yaitu sesak napas dan flu.

Kucing menjadi hewan yang rentan terdampak asap karena sistem pernapasannya sangat sensitif terhadap kualitas udara lingkungan.

Melihat tingginya risiko fatal pada hewan peliharaan akibat asap, warga diingatkan untuk membawa hewan peliharaan ke klinik saat muncul gangguan pernapasan, agar segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga Asap Karhutla Sampai ke Jakarta, Rano Karno Sebut Pemprov DKI Siapkan Water Mist dan OMC di https://www.kompas.tv/regional/696632/asap-karhutla-sampai-ke-jakarta-rano-karno-sebut-pemprov-dki-siapkan-water-mist-dan-omc

#karhutla #kucing #palangkaraya

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696636/kabut-asap-pekat-di-palangka-raya-kucing-alami-gangguan-pernapasan-hingga-dirawat-kompas-siang
Transkrip
00:00Paparan asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, menimbulkan dampak bagi kesehatan hewan peliharaan.
00:08Sejumlah kucing harus mendapatkan perawatan setelah mengalami gangguan pernafasan akibat kualitas udara yang memburu.
00:18Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tetapi juga hewan peliharaan.
00:27Kucing bernama Belang salah satunya yang harus dirawat karena kondisinya lemas dan sesak napas.
00:35Dokter hewan mendiagnosis Belang mengalami infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA.
00:41Dokter kemudian memasangkan oksigen, infus, dan suntikan pereda sesak, serta terapi lampu infrared karena suhu tubuhnya menurun.
00:50Kucing lain bernama embem harus diberi terapi uap dan dikarantina selama satu minggu, guna mengurangi lendir dan flu berat akibat
00:59paparan asap.
01:02Selama tiga bulan kabut asap melanda, klinik dokter hewan menangani banyak kucing yang mengalami keluhan yang sama seperti Belang dan
01:09Embem, yaitu sesak napas dan flu.
01:13Kucing menjadi hewan yang rentan terdampak asap karena sistem pernafasannya sensitif terhadap kualitas udara lingkungan.
01:21Jadi tindakan yang dilakukan pada kucing Belang yaitu adalah pemasangan oksigen, kemudian pemasangan infus, kemudian diberikan suntikan untuk pengurang rasa
01:34sesaknya, gejala sesaknya.
01:37Dan setelah itu dia ternyata suhunya rendah jadi kita kasih lampu infrared.
01:44Kemudian yang satunya adalah kucing bernama embem, dia itu terkena ispa, tapi dia gejalanya cuma flu bersin dan keluar cairan
02:00dari hidungnya.
02:01Jadi untuk penanganannya yaitu adalah melakukan nebulizer, pemasangan nebulizer kalau bisa setiap hari, kemudian pengobatan untuk,
02:12mengurangi flu-nya dan mengurangi lendir di hidungnya.
02:18Melihat tingginya risiko fatal akibat asap, warga diingatkan untuk membawa hewan peliharaan ke klinik saat muncul gangguan pernafasan agar segera
02:27mendapatkan penanganan yang tepat.
02:31Arpawi, Deni Hermawan, Kompas TV, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Dianjurkan