Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SEMARANG, KOMPAS.TV - Semarang 10K bakal kembali digelar 13 Desember 2026. Gelaran lari tahunan ini berbeda, karena diikuti 3.500 peserta dan dengan rute yang juga berbeda.

The City Touchdown merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang Semarang 10K 2026 yang digelar Harian Kompas bersama Bank BJB dan Pemerintah Kota Semarang.

Gelaran ini diawali dengan lari santai sejauh 3 kilometer bersama sekitar 100 pelari dari sejumlah komunitas di antaranya Semarang Runners, Pemkot Runners, Undip Runners dan DKRC Semarang.

Deputi GM Corporate Secretary Bank BJB, Sani Ikhsan Maulana bilang, ini partisipasi BJB kali kedua.

Tahun ini yang berbeda yakni bagi runners yang berhasil menyelesaikan rangkaian Ultimate 10K Series, bakal mendapatkan tambahan medali yakni Ultimate 10K Series.

Selain itu, jumlah peserta dari 3.000 di tahun lalu kini menjadi 3.500 orang, sehingga memberi peluang bagi runners yang belum kebagian kuota tahun lalu.

Namun, bagi yang tidak mendapatkan keduanya, Bank BJB memberi kemudahan dengan produk tabungan yang dimiliki, sehingga peserta tak perlu lagi war tiket.

Sementara itu, Manager Event Harian Kompas, Sri Aswito Zainul, bilang war tiket Semarang 10K bakal segera dibuka dengan harga tiket mengalami penyesuaian.

Perbedaan lain pada Semarang 10K tahun ini yakni rute. Selain itu, ada rencana menggandeng brand yang sudah memiliki komunitas lari.

Subkor Promosi Olahraga dan Prestasi Dispora Kota Semarang, Rudi Andika, bilang akan berusaha maksimal dalam mendukung gelaran ini.

Rute yang dinilai padat aktivitas bakal dilakukan sistem buka tutup. Karakter rute baru kali ini lebih datar, diharapkan dapat mendukung pelari untuk berlari lebih cepat.

Baca Juga 3.000 Pelari Ikuti Tangerang 10K 2026, Registrasi Digelar di Pemkot Tangerang | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/690409/3-000-pelari-ikuti-tangerang-10k-2026-registrasi-digelar-di-pemkot-tangerang-sapa-pagi

#run #bankbjb #semarang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696617/100-pelari-ikuti-the-city-touchdown-ajang-lari-santai-jelang-semarang-10k-2026-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara menyambut Semarang 10K pada 13 Desember 2026 mendatang
00:04digelar ajang pemanasan bertajuk The City Touchdown.
00:09Ajang ini diramaikan sekitar 100 pelari dari sejumlah komunitas.
00:13Seperti apa keseruannya? Berikut liputannya untuk Anda.
00:21Semarang 10K bakal kembali digelar 13 Desember 2026.
00:26Gelaran lari tahunan ini berbeda karena diikuti 3.500 peserta dan rute yang juga berbeda.
00:34Menyambut Semarang 10K digelar The City Touchdown di sebuah kafe di kota Semarang.
00:39The City Touchdown merupakan salah satu rangkaian kegiatan menjelang Semarang 10K 2026
00:44yang digelar harian kompas bersama Bank BJB dan pemerintah kota Semarang.
00:50Gelaran diawali dengan lari santai sejauh 3 km bersama sekitar 100 pelari
00:55dari sejumlah komunitas.
00:57Di antaranya Semarang Runners, Pemkot Runners, Undip Runners, dan BKRC Semarang.
01:04Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi terbuka
01:06tentang persiapan penyelenggaraan Semarang 10K.
01:10Diputi GM Corporate Sekretari Bank BJB, Sandi Iksan Maulana bilang
01:14ini partisipasi BJB kali kedua.
01:17Tahun ini yang berbeda yakni bagi Runners yang berhasil menyelesaikan rangkaian Ultimate 10K Series
01:23bakal mendapatkan tambahan pedali yakni Ultimate 10K Series.
01:28Selain itu, jumlah peserta dari 3.000 di tahun lalu kini menjadi 3.500 orang
01:33sehingga memberi peluang bagi Runners yang belum kebagian kuota tahun lalu.
01:37Namun, bagi yang tidak mendapatkan keduanya,
01:40Bank BJB memberi kemudahan dengan produk tabungan yang dimiliki
01:44sehingga peserta tidak perlu lagi war tiket.
01:47Ini mungkin sedikit memberi kemudahan bagi para Runners
01:51yang mungkin tahun lalu agak sulit mendapatkan war
01:53pada saat war untuk mendapatkan slot larinya.
01:57Di tahun ini mungkin kesempatannya,
01:59presentase kesempatan untuk mendapatkan slotnya sedikit naik.
02:02Namun, kalau tidak mendapatkan slot juga sulit melalui war.
02:06Kami ada program tabungan,
02:08baik tabungan rencana atau tabungan yang di hold dana
02:11maupun deposito yang kita tawarkan kepada para Runners
02:17yang pasti dengan membuka tabungan di Bank BJB slot
02:21sudah pasti tidak perlu melalui war.
02:26Sementara itu, manajer event harian Kompas,
02:29Sri Aswito Zainul bilang,
02:31war tiket Semarang 10K bakal segera dibuka
02:34dengan harga tiket mengalami penyesuaian.
02:37Perbedaan lain pada Semarang 10K tahun ini yakni rute.
02:40Selain itu, ada rencana mengganing brand
02:43yang sudah memiliki komunitas lari.
02:45Yang berbeda tadi ada dua hal yang signifikan,
02:49tiga ya signifikan.
02:50Yang pertama rute berubah,
02:52yang kedua peserta 3.000 menjadi 3.500.
02:56Kemudian yang ketiga,
02:57tadi kita coba tidak hanya Semarang 10K qualifier,
03:01tapi juga akan ada kolektif lain.
03:04Kolektif lain ini mengundang para brand
03:06yang sudah punya community untuk join,
03:09apa ya, berkompetisi lah kayak gitu.
03:11untuk mewakili si brand itu sendiri.
03:13Penempatan peserta itu 3.000 menjadi 3.500,
03:16tapi kalau yang kolektif lain ini baru pertama kali.
03:20Jadi memang belum punya benchmarking sih.
03:24Subkor promosi olahraga dan prestasi
03:26di sebuah kota Semarang,
03:27Rudi Andika bilang,
03:28akan berusaha maksimal
03:30dalam mendukung gelaran ini.
03:32Rute ini nilai padat aktivitas
03:34bakal dilakukan sistem bukan tutup.
03:36Kami dari pemerintah kota
03:38maupun dari Panitia Kompas,
03:40kita akan terselalu berusaha maksimal,
03:44terkait lute-rute yang sekiranya
03:47memang jalurnya itu sangat padat,
03:49akan kita lakukan sistem buka-tutup.
03:52Buka-tutup di jalur yang sekiranya
03:54memang betul-betul kredit.
03:57Karena tadi seperti yang saya sampaikan
03:59kepada peserta Ranes,
04:01kita itu istilahnya kalau bisa itu
04:04berlari itu tidak hanya berlari
04:06untuk mengejar target waktu,
04:08tapi kita juga harus humanis.
04:11Dan mana kita itu harus saling berbagi.
04:14Nantinya pada gelaran Semarang TNK,
04:16penyelenggara ingin membawa peserta lebih dekat
04:18dengan denyut aktivitas pusat kota.
04:21Karakter rute baru,
04:22kali ini lebih datar,
04:23diharapkan dapat mendukung pelari
04:25untuk berlari lebih cepat.
04:27Para Yuda Febrianto,
04:28Kompas TV Semarang, Jawa Tengah.
04:31Terima kasih.
04:32Terima kasih.

Dianjurkan