Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Aliansi Rakyat Kalimantan Tengah menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Kamis siang (16/10/2026). Massa menuntut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara serius serta transparansi anggaran penanganannya.

Dalam aksi tersebut, massa menolak ditemui Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah dan meminta bertemu langsung dengan gubernur. Namun, Gubernur Kalimantan Tengah tidak menemui massa.

Di tengah tuntutan penanganan karhutla, kebakaran lahan kembali terjadi di dekat permukiman warga di Jalan Bukit Keminting Tiga, Palangka Raya. Angin kencang mempercepat penyebaran api ke arah permukiman.

Dua unit truk pemadam dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan penyekatan agar api tidak mendekati permukiman warga.

#karhutla #kalimantantengah #palangkaraya #kebakaranlahan #demonstrasi #kompastv

Baca Juga Rocky Gerung Setuju Karhutla Jadi Bencana Nasional dan Buka Bantuan Internasional | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/696278/rocky-gerung-setuju-karhutla-jadi-bencana-nasional-dan-buka-bantuan-internasional-rosi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/696291/aliansi-rakyat-kalimantan-tengah-gelar-demo-tuntut-pemerintah-serius-tangani-karhutla-kompas-pagi
Transkrip
00:00Informasi lain, sodara kebakaran lahan kembali terjadi di dekat permukiman warga di Jalan Bukit Keminting 3, Palangkaraya.
00:09Lokasi ini merupakan area kebakaran lahan yang meluas dari arah belakang lahan yang terbakar saat ini.
00:14Kencangnya angin mempercepat sebaran dan merambat dan rambatan api ke arah permukiman.
00:21Dua unit truk pemadam Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah yang tiba di lokasi segera memadamkan api
00:26serta melakukan penyekatan agar api tidak mendekati permukiman.
00:49Empat bulan dilanda kabut asap akibat karhutlah, hujan turun di kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada kami sore.
00:55Relawan meluapkan ekspresinya setelah bergelut memadamkan karhutlah setiap harinya.
01:00Meski hanya berlangsung 10 menit, guyuran hujan di Jalan Mahir-Mahar, kilometer 10,
01:05membantu mengurangi kepulan kabut asap serta menurunkan suhu lahan gambut yang kering dan mudah terbakar.
01:23Kita yang ditunggu-tunggu hujan selama ini akhirnya datang untuk membantu kita para relawan,
01:31untuk memadamkan asap-asap sisa yang di lahan, yang di dalam gambut.
01:35Alhamdulillah sekarang hujan di kilometer 10 Lintas, Fahir Mahal.
01:47Sebelumnya pada kami siang, aliansi rakyat Kalimantan Tengah beruncuk kerasa di depan kantor gubernur Kalimantan Tengah di Palangkaraya.
01:54Dalam aksi ini, masa menyuarakan sejumlah tuntutan diantaranya penanganan kebakaran hutan dan lahan secara serius
02:00dan transparansi anggaran penanganan kebakaran hutan dan lahan.
02:04Kendati ada teriakan aspirasi penanganan karhutlah di depan kantor gubernur Kalimantan Tengah.
02:11Namun gubernur tidak menemui masa.
02:14Sekda Kalimantan Tengah yang menemui masa ditolak karena masa meminta ditemui langsung oleh gubernur.
02:33Penanganan yang lebih serius terhadap kondisi di Kalimantan Tengah, terutama kantor gubernur ini.
02:39Nah yang kedua adalah transparansi anggaran.
02:42Nah yang ketiga adalah memberikan tanggung jawab penuh kepada kepala daerah agar supaya tidak saling lempar.
02:48Nah yang keempat adalah menetapkan status bencana nasional.
02:54Walaupun ini menjadi polemik ya.
02:57Karhutlah ini bisa kok.
03:00Jadi mudah kok menyelesaikan ini.
03:04Karena pada saat 2014, 2015, 2016, dan 2017, Pak Jokowi bisa menyelesaikannya.
03:09Menyelesaikannya.
03:14Menteri Luar Negeri, Armanata Nasir, mengatakan Presiden Prabowo sudah menyetujui tawaran bantuan negara tetangga untuk menangani karhutlah.
03:23Menlu belum merinci bantuan apa yang akan diterima Indonesia dari negara tetangga untuk menuntaskan persoalan kebakaran hutan dan lahan di
03:31sejumlah daerah.
03:32Pembahasan terkait hal ini masih berlangsung di tingkat teknis yang melibatkan BNPB.
03:49Terkait apa yang bantuan yang ingin diberikan oleh negara-negara tetangga itu sudah dibahas.
03:57Dan itu sekarang dalam proses, Bapak Presiden juga seperti kita ketahui sudah menyampaikan persetujuannya.
04:05Dan juga ini sudah dalam proses pembahasan di level teknis.
04:09Jadi ini kan level teknisnya adalah BNPB.
04:12Jadi itu yang penting.
04:14Terima kasih.
04:14Terima kasih.
04:15Terima kasih.

Dianjurkan