Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Rocky Gerung, menegaskan sikap independennya dalam menyampaikan kritik politik, termasuk terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Rocky membantah anggapan bahwa dirinya berhenti berbicara karena mendapat teguran. Ia menjelaskan, keputusan tersebut diambil karena menurutnya argumentasi yang disampaikan selama ini sudah final.

Rocky menegaskan, dirinya memang telah memutuskan untuk menghentikan diskusi mengenai isu tersebut. Ia juga menyoroti anggapan publik yang mengharapkannya terus mengkritik Gibran.

Menurut Rocky, kritik seharusnya lahir dari pemikiran dan keputusan pribadi, bukan karena desakan pihak lain. Ia menilai, sikap independen berarti menentukan sendiri objek kritik dan argumentasi yang digunakan.

Rocky kemudian membedakan sikap independen dengan netral. Menurutnya, independensi bukan berarti tidak memiliki pendirian, melainkan kebebasan menentukan sikap dan menyampaikan argumentasi sendiri.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/bhVcHeFlw1w



Baca Juga Rocky Gerung Ungkap Alasan Masuk Istana: Demi Pikiran Saya Sendiri | ROSI di https://www.kompas.tv/talkshow/696276/rocky-gerung-ungkap-alasan-masuk-istana-demi-pikiran-saya-sendiri-rosi


#rockygerung #wantimpres #presidenprabowo

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/696277/klarifikasi-rocky-gerung-ditegur-kepala-bakom-syahganda-bicara-soal-gibran-mundur-rosi
Transkrip
00:01Orang langsung berpikir gini, wah Rocky Gerung sudah mengatakan bahwa ya sebaiknya wakil presiden mengundurkan diri karena yang tadi itu
00:11dalilnya tuh yang sudah Anda terangkan pelan-pelan ya.
00:16Dan kemudian bakom, Bang Syaganda bilang, oh Pak Rocky begini, begini, begini. Orang mengaitkan, wah Rocky Gerung ditegur oleh bakom
00:27nih. Dan kemudian jadi crup, diem.
00:30Bukan, saya bilang, Syaganda Anda akan bakom. Anda terangkan bahwa saya jangan lagi ditanya-tanya soal itu. Kan udah final
00:40argumen saya. Ya karena itu, Pak Syaganda terangkan bahwa saya berjanji tidak akan bicara lagi. Bukan sekedar berjanji, memang saya
00:48udah hentikan diskursus itu.
00:53Sebenarnya Bang Rocky secara sadar memang udah gak mau ngomongin lagi, itu sudah diucapkan.
00:57Karena setiap kali orang tanya, ya dalil saya itu-itu juga. Orang ingin saya naikin apa, oktavnya apa-apa. Enggak
01:04itu poin saya begitu.
01:05Secara etis, berhenti. Satu.
01:08Oke presiden.
01:09Yang kedua, hasil perjanjian elektoral ini ternyata tidak efektif bahkan di paroh pertama, apalagi paroh kedua.
01:19Itu normal aja sih, keterangan itu. Tapi kan publik menganggap, ya saya mesti jadi panah mereka ke Pak Gibran yang
01:26gak mau lah saya.
01:27Bukan gak mau dan gak, apa, disuruh-suruh orang tuh saya gak suka tuh.
01:32Walaupun saya tahu argumennya sama, tapi gue punya argumen sendiri tuh.
01:36Ucapin dong. Justru karena lu paksa, gue gak mau ucapin.
01:42Artinya mereka yang gak mau, yang takut kan untuk mengucapkan, dia pakai proksi.
01:48Itu, itu paling melanggar akal sehat.
01:54Kalimat pertama yang saya ingat, ketika di press conference, seorang Rocky Gerung mengatakan,
02:01I'm an independent person.
02:02Yes.
02:04Dan itu maksim, maksim etik saya disitu tuh.
02:10Seorang independen, dia memutuskan sendiri dan bertanggung jawab sendiri.
02:14Saya gak membawa suara publik.
02:16Karena kalau suara publik, artinya saya mesti konsultasi terus dengan publik.
02:22Saya, kata independen itu, kualitasnya lebih tinggi dari sekedar netral.
02:29Netral itu ya gak punya poin, tapi independen dia punya poin.
02:33Saya memilih objek kritik saya, saya memilih susunan argumen saya,
02:38saya memilih sinisme saya, saya memilih satir saya.
02:41Itu hanya ada kalau orangnya independen.

Dianjurkan