00:01Orang langsung berpikir gini, wah Rocky Gerung sudah mengatakan bahwa ya sebaiknya wakil presiden mengundurkan diri karena yang tadi itu
00:11dalilnya tuh yang sudah Anda terangkan pelan-pelan ya.
00:16Dan kemudian bakom, Bang Syaganda bilang, oh Pak Rocky begini, begini, begini. Orang mengaitkan, wah Rocky Gerung ditegur oleh bakom
00:27nih. Dan kemudian jadi crup, diem.
00:30Bukan, saya bilang, Syaganda Anda akan bakom. Anda terangkan bahwa saya jangan lagi ditanya-tanya soal itu. Kan udah final
00:40argumen saya. Ya karena itu, Pak Syaganda terangkan bahwa saya berjanji tidak akan bicara lagi. Bukan sekedar berjanji, memang saya
00:48udah hentikan diskursus itu.
00:53Sebenarnya Bang Rocky secara sadar memang udah gak mau ngomongin lagi, itu sudah diucapkan.
00:57Karena setiap kali orang tanya, ya dalil saya itu-itu juga. Orang ingin saya naikin apa, oktavnya apa-apa. Enggak
01:04itu poin saya begitu.
01:05Secara etis, berhenti. Satu.
01:08Oke presiden.
01:09Yang kedua, hasil perjanjian elektoral ini ternyata tidak efektif bahkan di paroh pertama, apalagi paroh kedua.
01:19Itu normal aja sih, keterangan itu. Tapi kan publik menganggap, ya saya mesti jadi panah mereka ke Pak Gibran yang
01:26gak mau lah saya.
01:27Bukan gak mau dan gak, apa, disuruh-suruh orang tuh saya gak suka tuh.
01:32Walaupun saya tahu argumennya sama, tapi gue punya argumen sendiri tuh.
01:36Ucapin dong. Justru karena lu paksa, gue gak mau ucapin.
01:42Artinya mereka yang gak mau, yang takut kan untuk mengucapkan, dia pakai proksi.
01:48Itu, itu paling melanggar akal sehat.
01:54Kalimat pertama yang saya ingat, ketika di press conference, seorang Rocky Gerung mengatakan,
02:01I'm an independent person.
02:02Yes.
02:04Dan itu maksim, maksim etik saya disitu tuh.
02:10Seorang independen, dia memutuskan sendiri dan bertanggung jawab sendiri.
02:14Saya gak membawa suara publik.
02:16Karena kalau suara publik, artinya saya mesti konsultasi terus dengan publik.
02:22Saya, kata independen itu, kualitasnya lebih tinggi dari sekedar netral.
02:29Netral itu ya gak punya poin, tapi independen dia punya poin.
02:33Saya memilih objek kritik saya, saya memilih susunan argumen saya,
02:38saya memilih sinisme saya, saya memilih satir saya.
02:41Itu hanya ada kalau orangnya independen.