Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa di Dies Natalis Unpad: Kelola Negara Butuh Kerja Sama

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membagikan pandangannya mengenai kepemimpinan serta kompleksitas dalam mengelola sebuah negara saat menghadiri Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad. Dalam pemaparannya, SBY mengaku gemar membaca literatur dan sejarah mengenai faktor-faktor penyebab kegagalan sebuah bangsa agar dapat menghindari krisis serupa selama masa kepemimpinannya. Ia mengenang bagaimana pemerintahannya harus menghadapi berbagai ujian berat, mulai dari bencana tsunami di awal masa jabatannya hingga terjangan badai krisis ekonomi global pada tahun 2008–2009.

Menurut SBY, memimpin Indonesia bukanlah perkara mudah dan tidak pernah lepas dari berbagai gejolak serta tantangan yang datang silih berganti. Kendati demikian, berbagai krisis tersebut berhasil dilalui berkat penerapan kepemimpinan yang berpijak pada sistem, konstitusi, serta kolaborasi yang kuat. SBY juga menekankan pentingnya kebersamaan dan modal moral bagi setiap pemimpin bangsa dalam menjaga stabilitas serta kemajuan negara.

#SBY #Unpad #KepemimpinanSBY

Creative/Video Editor: Aqilah/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Tetapi sekaligus, bagaimana ceritanya sebuah bangsa gagal?
00:05How nations succeed and how nations fail?
00:13Saya tertarik dan to be frank,
00:17waktu saya mengemban amanah selama 10 tahun,
00:20karena saya suka membaca, saya suka belajar,
00:23saya mempelajari bagaimana sebuah negara gagal.
00:31Agar insya Allah waktu itu,
00:34saya mohon pertolongan Tuhan,
00:36agar saya memimpin Indonesia tidak berakhir dengan kegagalan.
00:40Saya harus tahu jalan ceritanya seperti apa,
00:45mengapa, faktor-faktor apa sebuah negara gagal.
00:49Sebaliknya, tentu I love to be a successful guy,
00:54bagaimana saya memimpin Indonesia yang tidak mudah,
00:57tantangannya banyak, permasalahan tidak pernah berhenti,
01:00bisa diatasi along the way.
01:04Dengan harapan sebanyak mungkin persoalan bisa kita selesaikan,
01:08dan kemajuan bisa kita bangun.
01:10Itulah saya menfokuskan banyak hal tentang kajian, research,
01:15buku, pemikiran besar tentang suksesnya sebuah negara
01:22untuk tidak mengalami gagalnya Indonesia.
01:27Kira-kira itu.
01:28Dan saya ini, I am a student of history.
01:32Saya suka sekali sejarah.
01:36Saya mempelajari sejarah Indonesia di era Bung Karno,
01:39era Pak Harto,
01:40presiden-presiden di era reformasi,
01:42agar saya bisa memetik pelajarannya dalam keadaan apa Indonesia sukses,
01:48tapi dalam keadaan seperti apa Indonesia mengalami krisis atau kegagalan.
01:54Terus terang, 2008-2009 ketika terjadi badai krisis global,
02:01saya berdoa siang dan malam sambil mempelajari,
02:04sambil mengelola krisis ekonomi waktu itu,
02:07jangan sampai nasib kita seperti 10 tahun sebelumnya,
02:111998.
02:13Alhamdulillah kita selamat.
02:15Ketika dihantam pencana tsunami,
02:18the biggest disaster in this century,
02:23abad 21 ini,
02:25saya terus terang,
02:26baru dua bulan jadi presiden,
02:28semuanya tidak siap,
02:30dunia juga tidak siap,
02:31tetapi dengan segala upaya kita jalankan krisis,
02:36ulangi manajemen krisis,
02:38dan krisis action leadership.
02:40Day by day, night after night,
02:42itu bisa kita selesaikan.
02:44So,
02:45mengelola negara,
02:47menjalankan pemerintahan itu,
02:49tidak seperti di bawah bulan purnama,
02:51selalu ada gejolak,
02:52ada tatangan here and there.
02:55Tetapi yang penting kita teguh,
02:57kita punya visi,
02:58kita punya determinasi,
02:59kita merujuk konstitusi,
03:03bekerja dengan sistem,
03:05presiden itu lombaga,
03:06semuanya on board,
03:08collaboration is very important,
03:10dan kemudian,
03:12secara menunjukkan bahwa,
03:14seberat apapun persoalan yang dihadapi oleh bangsa ini,
03:17dengan modal seperti itu,
03:19togetherness,
03:20ada kata-kata,
03:21together,
03:22together,
03:23yes we can,
03:24together we are stronger,
03:27itulah modal mental,
03:28modal moral,
03:30yang diperlukan oleh para penyelenggara,
03:34penyelenggara negara,
03:35oleh para pemimpin di negeri ini.
03:37yang diperlukan oleh para penyelenggara,
03:41yang diperlukan oleh para penyelenggara,
03:46yang diperlukan oleh para penyelenggara,

Dianjurkan