Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (12/10/2026), untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk tawaran bantuan dari Malaysia. Bantuan tersebut berupa satu pesawat, tiga helikopter, dan puluhan personel pemadam.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan dampak kabut asap karhutla telah meluas hingga negara tetangga. Pemerintah pun akan membahas langkah penanganan lebih lanjut, mengingat kebakaran di lahan gambut sulit dipadamkan.

#prabowo #karhutla #malaysia
Transkrip
00:03Ini hari ini membahas tentang karputlah,
00:09benar beliau sangat seru sekali tentang penanganan karputlah ini.
00:16Apa aja apa yang itu Pak?
00:19Oh disitu yang terkait Panglima TNI, Kapolri,
00:23jadi kemudian Kementerian Kehutanan, kemudian BNPB dan sebagainya itu zoom meeting,
00:32jadi tidak langsung.
00:39Ya memang dampaknya kan ke negara-negara tetangga,
00:43makanya beliau sangat konsen sekali,
00:46karena memang banyak lahan-lahan Gambuccia yang sulit untuk dipadamkan.
00:50Tetapi beberapa usaha-usaha yang kita lakukan,
00:55tentunya saya sebagai Ketua Pengarah untuk kebakaran dan lahan ini,
01:01ini nanti akan dibahas oleh Bapak Presiden.
01:03Secara khusus mungkin apa yang akan dibahas mungkin ada Atau Ustaz Kumpin?
01:06Nanti saya sampaikan ya.
01:07Terima kasih dalam teman-teman personil gitu Pak?
01:11Kalau personil sudah dikerahkan baik TNI, Polri, maupun satuan-satuan yang terkait,
01:18tinggal memang sangat luas sih memang ya,
01:22nahan kita,
01:23ya mudah-mudahan nanti ada arahan-arahan secara khusus dari Bapak Presiden,
01:27khususnya untuk penanganan yang secara insidik.
01:30Pak, ada kemungkinan jadi penjara-penjara yang masih tak?
01:34Ya nanti kita lihat.
01:35Tapi dari Bapak sendiri akan menyampaikan solusi yang Bapak sampaikan?
01:38Saya hanya melaporkan kepada Bapak Presiden,
01:41presentasi yang sudah kita lakukan,
01:42di daerah-daerah yang menjadi konsentrasi seperti Sumatera Selatan,
01:47Kalimantan, Keluang Rio, dan sebagainya.
01:51Apa yang sudah ditangani,
01:52berapa presentasi yang sudah dilaksanakan,
01:55kemudian langkah-langkah konkret yang nanti akan kita lakukan,
01:57mana yang menjadi prioritas.
01:59Karena ini kan sudah menjadi isu ke negara lain.
02:04Bagaimana tanda-tanda soal adanya tawaran dari Bapak Presiden,
02:06negara-negara,
02:07malisnya nanti akan kita bahas di sini.
02:10Oh iya, makanya nanti akan kita bahas di sini.
02:13Oh kan jarak pandang di Sulitul katanya sudah semakin tipis,
02:15bahkan di bawah seribu meter.
02:17Ya.

Dianjurkan