Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuka peluang membantu Arab Saudi melawan kelompok Houthi di Yaman, menyusul rentetan serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada Sabtu (10/10/2026). Trump menyebut serangan tersebut mengerikan.

Serangan itu mengejutkan calon penumpang. Ledakan keras terdengar, asap memenuhi ruangan, dan puing-puing berjatuhan. Sebanyak 13 orang tewas dan 300 orang terluka, termasuk jemaah umrah.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan di bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi.

Houthi juga memperingatkan bahwa penerbangan menuju Arab Saudi tidak aman, kecuali penerbangan ke bandara di kota suci Makkah dan Madinah.

Pemerintah Arab Saudi memerintahkan perawatan penuh bagi para korban dan menanggung seluruh biaya pengobatan.

Perang saudara di Yaman kembali berkobar pada Juli lalu dan meluas ke Arab Saudi, setelah pasukan pemerintah meluncurkan Operasi Militer Fajar Yaman untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi.

#trump #houthi #arab #

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/695674/trump-respons-serangan-houthi-di-riyadh-arab-saudi-terima-dukungan-as-kompas-pagi

Dianjurkan