00:00...untuk kemudian mendorongkan angkat di JPR.
00:03Pertama kami sampaikan ya, terima kasih penghargaan kepada teman-teman yang datang ke lembaga partai.
00:14Artinya mereka menghormati demokratisasi dan menghormati proses hukum yang ada di negara kita.
00:22Bahkan itu PKS terbuka. Bukan saja isu-isu seperti ini, di fraksi kami pun punya hari-hari aspirasi publik pada
00:31hari Selasa.
00:32Jadi ini adalah wilayah ritual atau kebiasaan keharusan kami sebagai partai politik membuka aspirasi masyarakat.
00:40Dan aspirasi yang disampaikan ini menjadi perhatian publik pada saat ini, karena ini menyangkut tindak lanjut dari putusan MK.
00:49Masuk kepada kami berbagai aspirasi meminta tindak lanjut putusan MK yang terakhir terkait ijasa SMA Pak Gibran.
01:01Atau kami sebut gampangnya ijasa GID lah.
01:04Ijasa GID ini pihak banyak meminta tindak lanjut.
01:08Karena putusan MK itu final and binding tentu ya kita hargai ini.
01:14Bagian dari pendewasan politik dan hukum kita.
01:19Permintaan publik adalah menilai lanjut secara hukum dan konstitusional.
01:24Jadi permintaan itu ya memang sesuatu yang wajar dalam iklim demokrasi.
01:30Nah pintunya memang kemudian karena kami di partai politik, kami pun anggota kami di DPR,
01:37permintaan teman-teman itu tindak lanjut di DPR.
01:40Nah ini sedang reses ya, kami akan menyampaikan kepada fraksi PKS di DPR untuk berdialog dengan berbagai fraksi di sana,
01:51dengan pimpinan DPR, apa langkah terbaik yang perlu diambil terhadap kasus ijasa GID ini.
02:00Karena ini juga melibatkan KPU, melibatkan Dik Dasmen, pendidikan dasar menengah juga di situ terlibat.
02:10Mungkin juga komisi hukum terlibat di situ.
02:13Kita ingin memberi ruang biar teman-teman fraksi kita menindaklanjuti dengan berbagai fraksi yang ada dan pimpinan DPR.
02:19Kita buka ruang itu.
02:20Dan harapan kita yang ketiga adalah kasus seperti ini untuk pembelajaran kita.
02:29Pendewasan demokratisasi kita, ketaatan kita kepada aturan hukum,
02:36karena semua pejabat itu ya dilantik dengan sumpah jabatannya.
02:39Kita ingin ke depan agar masyarakat Indonesia merasa bahwa DPR bekerja mendengar suara mereka sebagai wakil rakyat,
02:54dan kami sebagai partai politik yang juga punya wakil-wakil kami di sana,
02:58juga kami menjembatani.
03:00Adapun waktunya memang sekarang sedang reses, jadi mungkin kita tindaklanjuti setelah reses ya.
03:07Dan kami, karena kami tentu, kami salah satu di antara lapan fraksi yang ada,
03:12tentu ini tidak bisa tergantung hanya kepada kami.
03:14Bagaimana sikap-sikap teman-teman fraksi lainnya?
03:17Apakah di 6 Oktober kemarin, maaf, itu belum ada pertemuan antar para polisi di DPR ya, Pak Presiden?
03:26Sekiranya belum ada. Belum ada. Belum ada pembicaraan tentang itu.
03:28Tapi kalau akan menginisiasinya sih PKS maju paling depan untuk serius meminta teman-teman di fraksi dari partai-partai lain
03:37untuk juga membahas ini?
03:38Ya, beri waktulah kita PKS berdialog dengan teman-teman ya.
03:43Saya kira itu, Pak.
03:44Tapi kalau melihat dari audiensi tadi, apakah sudah memenuhi dasar untuk nantinya akan digunakan hak angket untuk DPR?
03:53Saya kira kita di fraksi, itu akan membicarakan ini pada tingkat mungkin pada pimpinan fraksi.
04:02Dan juga kita punya anggota-anggota di komisi.
04:09Dengan pendidikan menengah, dasar dan menengah ya.
04:13Atau ada komisi hukum.
04:14Nah, teman-teman itu biar mereka berbuat sehingga saya kira bisa nanti kita lihat bagaimana perkembangan.
04:19Sekali lagi, teman-teman kan tahu yang namanya politik nggak bisa, satu fraksi berbuat nggak bisa.
04:26Tentu harus ada kesamaan cara pandang.
04:28Apa yang terbaik untuk bangsa dan negara kita ke depan, itulah yang kita akan ambil sama-sama.
04:33Ya, saya kira itu.
04:34Terima kasih.
04:36Terima kasih.