00:00Saudara asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan melimuti kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:06Pakatnya asap membuat warga yang bekerja di luar ruangan mulai merasakan sesak nafas.
00:15Benapas sesak, kepala sakit, ya efeknya itu memang gak sehat lah rasanya.
00:23Oke, gimana lagi kalau kita yang kerja di lapangan, mau gak mau harus tetap kerja di lapangan karena untuk sesuap
00:30nasi kan.
00:33Asap pekat akibat karhutlah mengepung kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:39Aktivitas di luar ruangan pun mengancam kesehatan warga.
00:42Namun, tak semua warga bisa berlindung di dalam rumah dari pekatnya asap.
00:47Warga tetap harus beraktivitas di tengah paperan asap yang mengancam kesehatan.
00:53Badariah dan Joni, dua petugas kebersihan Pemkot Palangkaraya, terpaksa menghirup asap pekat karhutlah setiap hari.
01:01Meski mulai mengeluh sesak dan sakit kepala, mereka tetap bekerja demi mengais rezeki.
01:07Berasa aku tuh lah, yang pertama tuh, benapas sesak, kepala sakit.
01:13Ya efeknya tuh memang gak sehat lah rasanya.
01:16Nah, Agustus lah aku merasa tuh.
01:18Mungkin yang dulu-dulunya kada terasa lagi, mungkin kelamaan rasanya tuh.
01:22Gimana lagi kalau kita yang kerja di lapangan, mau gak mau harus tetap kerja di lapangan karena untuk sesuap nasi
01:29kan.
01:30Kita gak kerja kan gak makan.
01:32Kalau yang untuk kerja di lapangan memang harus, mau gak mau kita harus kuat mental, kuat fisik.
01:39Tak hanya petugas kebersihan.
01:41Ardi, seorang pengemudi ojek online di Palangkaraya, mulai merasakan sesak napas.
01:48Tiga bulan, terkepung asap.
01:50Ia menjerit meminta pemerintah beri solusi nyata mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang kian mengancam.
01:57Ini sih sesak sih di dada, berat juga kalau mau yang gimana-gimana kita beraktifitas itu.
02:04Kayak gimana ya rasanya itu sesak banget sih.
02:07Kalau untuk pernapasan itu tuh kurang ini, kurang lega gitu.
02:12Olehnya kan kita gak ada oksigen juga apa segala macam.
02:15Semoga cepat ini aja sih mas, cepat selesai aja sih kabut asap ini.
02:20Soalnya kita udah tiga bulan, empat bulan ini ngerasain kayak gini.
02:22Gak ada ininya juga solusi yang bagus gitu.
02:26Hingga Senin 12 Oktober 2026, pukul 8 malam,
02:31data indeks standar pencemaran udara dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan
02:35udara di kota Palangkaraya termasuk dalam kategori berbahaya.
02:40Gerak cepat atas sikar hutlah dinanti demi keselamatan warga.
02:46Tim Liputan Kompas TV, Palangkaraya, Kalimantan Tengah