Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Penetapan masinis sebagai tersangka dalam kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Bekasi Timur menuai sorotan.

Dalam dialog ini, pengamat transportasi mempertanyakan apakah penanganan perkara telah melihat seluruh rangkaian kejadian dan faktor keselamatan, termasuk sistem persinyalan, komunikasi, serta kondisi prasarana perkeretaapian.

Ia menilai masinis tidak semestinya langsung dijadikan satu-satunya pihak yang disalahkan sebelum seluruh faktor diperiksa secara menyeluruh.

Pengamat tersebut juga mendesak agar laporan investigasi KNKT menjadi bahan evaluasi bersama bagi aparat penegak hukum, Kementerian Perhubungan, dan pihak terkait.

Menurutnya, tanggung jawab pengelola prasarana dan pejabat yang berwenang perlu ditelusuri, sementara tim hukum masinis dapat mempertimbangkan upaya hukum untuk menguji penetapan tersangka.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/695458/masinis-argo-bromo-anggrek-jadi-tersangka-tunggal-pengamat-soroti-gugatan-praperadilan-dirjen-ka
Transkrip
00:00Yang modernnya kereta kita itu cuman
00:01yang ada ini MRT, LHT ini masih modern.
00:06Sementara keajaran jauh ini
00:08sangat-sangat
00:10apa ya, melebatkan banyak masyarakat
00:12yang menggunakan seperti itu ya Pak ya?
00:14Betul, betul.
00:16Coba bayangin Mas ya, kita bayangin
00:18kok bisa
00:19dalam satu jalur yang sama
00:21Argo Bromo dengan KRL Mas.
00:26Ya.
00:27Dan Mas ini saya sampai nggak tahu
00:32ada kereta
00:33dan jalurnya yang sama
00:35di depannya gitu loh Mas.
00:37Polisi mikir nggak begitu?
00:41Oke, dalam konteks ini
00:43Bapak melihatnya apakah
00:45dalam hal ini kan tadi kan
00:46polisi menyatakan
00:48terlalu cepat, hanya mengambil
00:51dari satu angle, kita katakan seperti itu
00:52dari pengereman. Apakah
00:55dalam arti, Mas Inis
00:57bisa kita sebut
00:57tanda kutip
00:58kita kambing hitamkan sebagai
01:00udah, biar ada hasil
01:01dikorbankan.
01:02Dikorbankan, Mas.
01:03Dikorbankan jadi kambing hitam.
01:05Paling gampang itu saya bilang
01:06polisi itu kan
01:08berbeda gitu, satu peristiwa
01:09diambil kejadian yang mana gitu loh.
01:12Sesuai kebutuhan
01:13tersangkanya ini loh.
01:14Tersangkanya
01:16Mas Yogi
01:16ini tersangkanya udah ditetapkan
01:19dulu nih Mas.
01:21Mas Inis, udah cari deh.
01:24Buktinya dia yang mana lah.
01:26Pokoknya Mas Inis
01:27jangan jadi korban gitu loh.
01:28Jadi
01:31kambing hitam gitu loh.
01:33Oh gak ada peristiwa ini,
01:34disini nih Mas Inis bisa kita
01:35jadikan pesantan nih.
01:37Apa?
01:37Lambat pengereman.
01:39Dia gak baca hati-hati itu
01:41laporan.
01:42Dia jangan jadi korbankan
01:44Mas Inis ini mas.
01:46dari
01:46ada agenda tersembunyi
01:49kalau saya menangkap gitu loh.
01:52Agenda seperti apa itu Pak?
01:54Loh, ya sebetulnya
01:56ada yang harus
01:58lebih bertanggung jawab gitu loh.
01:59Kan juga
02:00ini kan
02:00sebelumnya ada kejadian
02:02kecelakaan
02:02di perintasan sepidang Mas.
02:06Antara KLL,
02:07Jabodetabek,
02:08yang lain gitu ya.
02:10Dengan
02:12sebuah taksi kan,
02:13green taksi.
02:14Yes.
02:17Ya itu harus diperiksa juga
02:19kecelakaannya kenapa.
02:21Kenapa kan
02:22kecelakaannya juga
02:23mengakibatkan kerusakan
02:26fasilitas kereta api yang di
02:28jalur tersebut gitu loh.
02:32Kan harus dicek juga.
02:33Kan di laporan kan ada
02:34kecelakaannya.
02:37Oke.
02:38Nah jadi
02:39kelihatan betul
02:40penetapan tersangka ini
02:41adalah
02:42sudah, sudah,
02:43sudah direncanakan Mas.
02:45Direncanakan apa?
02:46Tidak lah.
02:47Ini kayak, kayak, kayak, kayak, kayak
02:49kesempatan.
02:50Udah lah.
02:50Mas ini saja jadi tersangkannya nih.
02:53Nah udah.
02:54Tinggal direkayasa aja kan.
02:57Mana
02:58pinyerah
02:58dasarnya bisa.
03:00Oke.
03:01Pak, dalam konteks
03:03kecelakaan ini kan sebetulnya
03:04kalau kita melihatkan
03:05polisi, KNKT, dan juga
03:07masih ada KAI, bahkan
03:08Kementerian Perhubungan juga harus
03:09melihat utuh
03:11bagaimana rangkaian
03:12peristiwa ini, Pak.
03:13Bagaimana Anda melihat
03:14pihak, menyoroti
03:16bagaimana perspektif
03:17dari pihak KAI
03:18ataupun juga
03:18Kementerian Perhubungan
03:19dengan insiden ini
03:21dan sampai saat ini kan
03:23Mas, baru Mas Sinis nih.
03:24Apakah mungkin
03:25di kemudian
03:26proses panjang nanti
03:28masih akan dilakukan
03:29investigasi ulang
03:30atau seperti
03:30hal yang berkaitan
03:32untuk mengungkap
03:33bagaimana peristiwa ini, Pak?
03:35Ya, kalau
03:36harusnya dibaca betul
03:38secara utuh
03:39laporan
03:41investigasi KNKT.
03:43Itu para
03:45peratmenegak hukum
03:46atau APA
03:47polisi
03:47siapapun
03:48duduk bersama.
03:51Mari kita
03:52pakai ini
03:53laporan ini
03:54untuk memperbaiki
03:55sistem
03:56perkereta apian
03:57nasional.
04:00Harusnya itu
04:01gitu loh, Mas.
04:03Bukan sekedar
04:04menentukan
04:06siapa yang bertanggung jawab
04:07gitu.
04:07Siapa yang bersalah.
04:10Bukan.
04:12Sebetulnya
04:13kejadian ini
04:13ini adalah
04:14potret
04:15potret kecil
04:18kekurangan
04:18sistem perkereta apian
04:20nasional nih, Mas.
04:21Tadi kan kita udah
04:22bicara juga.
04:26Ketinggalan-ketinggalan
04:27dalam sistem
04:28perkereta apian
04:29nasional kita
04:29ini gitu loh.
04:33Jadi itu
04:34harusnya yang dilakukan.
04:35Oleh polisi,
04:36oleh kementerian
04:37perhubungan.
04:40Kalau yang
04:41sebelumnya
04:42tau nggak?
04:42Juga kan kayak gitu.
04:43Masti dilempar
04:44persoalannya kemana.
04:44Tau nggak?
04:45yang sebelumnya.
04:47Persoalannya adalah
04:48nggak ada
04:49anggaran
04:50untuk
04:51memperbaiki
04:52sistem
04:52perlintasan
04:53sepidang.
04:55Langsung
04:56didorong
04:57Presiden bilang,
04:58kasih uang
04:594 triliun
04:59beresin
05:00itu perlintasan
05:00sepidang.
05:02Jadi segampang
05:04itu ya Pak
05:04kesannya ya?
05:06Itu sama
05:07nih gini gitu loh.
05:10Iya kan?
05:11Lucu aja nih
05:12yang bisikin gitu loh.
05:16Persoalannya
05:16kok cuma
05:16perlintasan
05:18sepidang.
05:19Perlintasan
05:19sepidang memang
05:20persoalan
05:20iya,
05:21tapi bukan
05:21cuma itu gitu loh.
05:25Jadi ini kan
05:26persoalannya
05:26sudah ditentukan nih.
05:27tinggal cari
05:28pembenarannya
05:29justifikasi kan.
05:31Oke.
05:33Bapak,
05:33kalau saat ini kan
05:36masih ini
05:36kan jadi tersangkap Pak.
05:38Kemudian
05:38apakah
05:40mengingat
05:40di media sosial
05:41kan banyak pihak
05:42yang mungkin
05:42mengatakan
05:43ya tidak bisa
05:44Mas Sinis ini
05:45sebagai tersangka tunggal.
05:46Apakah bisa nanti
05:47pihak Mas Sinis
05:48menggugat
05:49seperti itu Pak
05:50terkait hal ini?
05:52Secara hukum
05:53bisa mempertanyakan
05:54penetapan
05:55tersangka dia.
05:56Saya berharap
05:58nanti tim hukumnya
05:59Mas Sinis ini
05:59tim hukum
06:01PTKI
06:02harus melakukan
06:04ini
06:04peradilan.
06:07Ya.
06:08Menggugat
06:09penetapan
06:09tersangkanya
06:10Mas Sinis
06:12Oke.
06:13Ini kan belum
06:14kedengaran nih Mas.
06:15Untung
06:15di
06:17wajar
06:18kompasi
06:19yaudah
06:19ini saya mau bilang.
06:20Harusnya ini
06:20udah lakukan
06:21ajukan
06:21apa namanya
06:24tim hukum
06:25advokatnya
06:26Mas Sinis
06:26ajukan
06:28peradilan
06:30untuk
06:30mempertanyakan
06:31penetapan
06:32tersangkanya
06:32si Mas Sinis
06:33sebelum
06:33kedengaran nih.
06:36Bisa Pak
06:37kalau menurut
06:38Bapak
06:38sebenarnya
06:39kalau
06:40kita ngambil
06:42secara general
06:42pihak mana saja
06:44yang perlu
06:45menjadi kunci
06:47mungkin
06:48bisa disorot
06:48untuk
06:49investigasi
06:49lebih mendalam
06:50mengingat
06:50dari ada rangkaian
06:51dari KNKT tadi.
06:52Pihak
06:53siapa aja
06:53selain dari Mas Sinis
06:54yang harus diperiksa
06:55secara detail Pak.
06:57Ya harus diperiksa
06:58misalnya di
06:58jen kata api ya.
07:00Misalnya kok begini sih
07:01jen kata api
07:02yang nasional kita
07:03gitu ya.
07:03Raksaranannya ya.
07:05Ya sinyalnya.
07:07Kejadian
07:08seperti ini gitu loh.
07:09Ya.
07:11Itu bisa diperiksa
07:12kenapa sih?
07:13Kok gak ada perubahan
07:14sudah puluhan tahun ya?
07:17Kan dia
07:18harus bertanggung jawab juga
07:18lalai juga dong dia.
07:22Dia tidak memperbaiki
07:23apa gunanya dia
07:24sebagai dirjen
07:25atau sebagai
07:26Menteri Perhubungan.
07:29Ya kan?
07:31Itu kan
07:32pendapatan dari
07:33bisnis kata api
07:34itu kan besar sekali.
07:36itu harusnya
07:37bisa dipakai
07:38untuk
07:38meningkatkan
07:39kapasitas
07:40dan kualitas
07:42sarana-prasarana
07:43perketa
07:44api nasional
07:44untuk pelayanan
07:45yang berkeselamatan kan.
07:47Itu kok gak dilakukan.
07:49Berarti kan dia
07:50juga lalai
07:50akibatnya
07:51karena dia tidak
07:52lakukan perbaikan
07:52peningkatan
07:53kapasitas
07:53prasarananya
07:54misalnya
07:55persinyalan
07:56atau
07:56fasilitas
07:57komunikasi
07:58terjadilah
07:59kecelakaan ini.
08:00Dia harus bertanggung jawab juga.
08:04ya
08:04harus bertanggung jawab.
08:05Dirjen kereta api itu
08:06harus bertanggung jawab.
08:07Menteri Perhubungan
08:08harus bertanggung jawab.
08:13Gak bisa
08:14dia diem aja gitu loh.
08:16Tapi kan
08:17PT kereta api
08:18dilepas aja.
08:18Udah lah
08:19kamu lo kerjain aja deh.
08:21Tapi
08:21ya
08:23suruh bawa gitu ya.
08:24Suruh bawa
08:26suruh bawa kereta
08:27keretanya
08:28bobrok gitu loh.
08:29Nah kenapa
08:30Anda melihat kok
08:31seakan-akan
08:32udah lepas tangan aja
08:33diurus yang bawah
08:34itu kenapa alasannya Pak?
08:35Kalau analisa Anda?
08:38Ya karena
08:39memang
08:39kalau kita
08:40kita lihat
08:41selama ini kan
08:42ada ketidakmauan
08:44dari pemerintah
08:46meningkatkan
08:47keselamatan
08:48bertransportasi
08:49umum ini.
08:51Belakangan ini kan
08:52sangat kelihatan
08:53banyak kejadian
08:54di kecelakaan
08:57transportasi.
08:58misalnya kapal laut
08:59gitu ya.
09:00Bahkan juga gitu
09:01bayang
09:01100
09:02apa itu ya
09:04kecelakaan
09:04Oh Virgo
09:05maksud Bapak Virgo ya?
09:06Virgo ya?
09:07Iya.
09:07Apal Virgo
09:08129 kurang lebih Pak?
09:10Nah sebelumnya
09:11juga ada
09:11juga kecelakaan
09:12itu kan catatan saya
09:14dari bulan Januari
09:15sampai
09:15khusus sudah
09:16601 kecelakaan
09:17kapal.
09:20Kereta api juga
09:21lebih banyak juga
09:22kecelakaannya.
09:24Iya.
09:25Iya.
09:26Terus juga
09:27di lalu lintas
09:29darat juga
09:29kecelakaan terus
09:30Mas.
09:31Iya.
09:33Nah ini
09:34yang harusnya
09:34jadi konsen
09:35bagaimana
09:35memperbaiki
09:36gitu loh
09:38keselamatan
09:38bertransportasi
09:39kita.
09:40Nah dalam
09:41konteks
09:41setiap api
09:42juga banyak
09:42sebetulnya.
09:43Dan kebutuhannya
09:44sudah jelas
09:44tapi itu
09:45tidak dilakukan tadi
09:46kebutuhannya apa
09:46misalnya sinyal
09:47sinyalnya
09:47berperbaiki
09:48tingkatkan
09:49gitu misalnya.
09:50Teknologi yang digunakan
09:51harusnya lebih bagus
09:52gitu kan tadi.
09:53bagaimana Mas Iri
09:54bisa mengetahui
09:56ada apa saja
09:57di sekitarnya.
09:59Itu kan
09:59gak ketahui
10:00itu yang paling
10:00sederhana loh Mas.
10:02Paling sederhana
10:03dan harusnya
10:03paling penting
10:04itu harus ada tuh Mas.
10:05hmm.

Dianjurkan