00:06Intro
00:14Senin 28 September 2026,
00:18Mahkamah Agung RI menerima kunjungan delegasi negara Palestina
00:21dalam agenda Trilateral Law Enforcement Dialogue
00:25di ruang rapat panitra Mahkamah Agung Jakarta.
00:30Pertemuan juga dihadiri perwakilan pemerintah Australia,
00:33perwakilan Bapenas RI, serta Kementerian Luar Negeri RI.
00:37Selama dialog yang berlangsung dua jam,
00:40delegasi Palestina menunjukkan ketertarikan terhadap kemajuan peradilan di Indonesia,
00:45seperti digitalisasi layanan peradilan,
00:48akses terhadap keadilan, hingga transparansi lembaga.
00:52It is a great honor for the Palestinian delegation
00:55to be received by the Supreme Court of the Republic of Indonesia.
00:59We attach great importance to this visit,
01:03as the strength of the rule of law depends not only on sound legislation,
01:09but also on strong institutions,
01:12effective justice, and public confidence
01:15in the ability of those institutions to upload the law.
01:20We are particularly interested in Indonesia's experience
01:24in advancing access to justice,
01:27digitalization judicial services,
01:30strengthening legal identity,
01:32and civil registration, as you mentioned, Your Excellency,
01:35and ensuring effective oversight and accountability in accordance with the law.
01:41Mahkamah Agung RI menyambut baik dialog trilateral ini.
01:45Ketua Kamar Pembinaan MA RI Syamsul Ma'arif
01:48menyinggung keberhasilan MA mereduksi tunggakan perkara
01:52dari 88 persen menjadi 0,1 sampai 0,3 persen
01:57melalui pemanfaatan ekosistem peradilan digital.
02:00Selain digitalisasi, MA juga membagikan pengalaman
02:05perluasan akses peradilan bagi kelompok rentan,
02:08masyarakat kurang mampu, serta penyandang disabilitas.
02:12Terutama mereka ingin tahu perkembangan peradilan kita
02:17dalam banyak hal,
02:19subtansinya status kependudukan,
02:23anak, kalau cerai,
02:27kemudian harta, dan seterusnya.
02:29Mereka ingin exchange itu.
02:32Kemudian mereka juga ingin tahu
02:34kenapa kita berhasil meredus bad log perkara.
02:39Peranan IT terhadap penanganan perkara.
02:44Dan kita sampaikan luar biasa gitu kan.
02:47Dari sekian 88 persen bad log
02:52sampai sekarang hanya tinggal mungkin 0,1, 0,3 persen.
02:58Ini semua IT dan kita share gitu.
03:01Kemudian mereka juga menanyakan
03:03bagaimana dengan legal aid.
03:06Karena di sana kan juga banyak yang tidak mampu.
03:10Bagaimana dengan peradilan yang jauh
03:13dari tempat penduduk.
03:15Apalagi mereka kan di buku gedungan gitu kan.
03:18Nah kita sampaikan juga,
03:20di sini ada peradilan di luar kantor pengadilan.
03:23Melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik ini,
03:28negara-negara yang terlibat diharapkan dapat mempererat kemitraan,
03:32sekaligus mendukung penguatan kapasitas dan pembaruan peradilan.
03:36Tim Liputan, Kompas TV.